KKP Kerahkan 1.142 Taruna ke AcehSumatra, Fokus Bersihkan Lumpur Pascabencana

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:09 WIB
KKP Kerahkan 1.142 Taruna ke AcehSumatra, Fokus Bersihkan Lumpur Pascabencana
KKP Kerahkan 1.142 Taruna ke Aceh–Sumatra (suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • KKP mengirim 1.142 taruna ke Aceh dan Sumatra untuk mendukung pemulihan pascabencana berdasarkan koordinasi dengan Mendagri Tito Karnavian.
  • Ribuan taruna tersebut akan ditempatkan di tiga sampai empat titik fokus selama tiga bulan, termasuk membantu pembersihan material lumpur.
  • Mendagri memetakan tujuh fokus kabupaten/kota di Aceh serta beberapa wilayah di Sumatra Utara dan Barat terdampak longsor dan limpahan lumpur.

Suara.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengerahkan 1.142 taruna ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Aceh dan Sumatra. Pengiriman taruna tersebut dilakukan sebagai bagian dari dukungan pemerintah pusat dalam proses pemulihan pascabencana.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, pengiriman taruna itu dilakukan setelah berkoordinasi dengan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Bencana yang juga Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

“Hari ini Kementerian Kelautan dan Perikanan mengirim 1.142 Taruna ke wilayah daerah bencana di Aceh dan Sumatra. Kita berkoordinasi dengan Ketua Satgas, Menteri Dalam Negeri Pak Tito, beliau hadir di sini juga melepas keberangkatan taruna,” kata Trenggono.

Menurut Trenggono, ribuan taruna tersebut akan ditempatkan di tiga hingga empat titik berbeda sesuai kebutuhan di lapangan. Dari total sekitar 6.000 taruna yang dimiliki KKP, pihaknya menyatakan siap menambah personel apabila dibutuhkan.

“Kita sudah berkoordinasi dari jumlah Taruna yang kita sampaikan itu nanti dibagi di beberapa titik, ada tiga sampai empat titik dengan jumlah tertentu. Totalnya kira-kira 1.142. Kita punya 6.000 Taruna kurang lebih, jadi nanti kalau Pak Mendagri call lagi ke kita untuk ditambahkan, kita siap,” ujarnya.

Trenggono menuturkan, dirinya telah meninjau langsung wilayah terdampak bencana sekitar sepekan lalu dan melihat medan yang cukup berat. Karena itu, KKP membekali para taruna agar tetap menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan tugas.

“Saya sudah pergi ke sana baru satu minggu yang lalu, sudah keliling dari ujung ke ujung memang medannya sangat luar biasa. Kita sudah bekali kepada seluruh Taruna ini, kita sampaikan jangan sampai mereka di sana sakit,” jelasnya.

Para taruna akan bertugas selama tiga bulan dan memperoleh pengakuan akademik berupa kredit 8 satuan kredit semester (SKS). Tugas mereka antara lain membantu proses pemulihan, termasuk pembersihan lumpur yang menumpuk di sejumlah wilayah.

“Tugasnya banyak, di antaranya membantu recovery, salah satunya membantu pembersihan lumpur karena lumpurnya kan tinggi-tinggi. Tentu tugas utamanya nanti tergantung dari Pak Ketua Satgas,” kata Trenggono.

baca juga

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memaparkan pemetaan wilayah terdampak bencana di Aceh dan Sumatra. Dari 52 kabupaten/kota terdampak di Aceh, terdapat tujuh wilayah yang menjadi fokus penanganan.

“Yang di Aceh itu spesifik ada tujuh. Empat ada di lowland, tiga di highland,” kata Tito.

Wilayah highland meliputi Gayo Lues, Bener Meriah, dan Aceh Tengah, dengan persoalan utama berupa longsor, jembatan putus, serta akses jalan tertutup. Adapun wilayah lowland menghadapi limpahan lumpur dari sungai.

“Kalau di lowland itu lebih banyak karena limpahan lumpur yang luar biasa dari sungai-sungai. Itu terutama di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie Jaya,” ujarnya.

Tito menambahkan, di Sumatra Utara wilayah terdampak antara lain Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, serta Humbang Hasundutan, dengan dominasi lumpur dan longsoran. 

Wilayah Sumatra Barat daerah terdampak meliputi Agam, Tanah Datar, Kabupaten Pariaman, dan Pesisir Selatan juga mayoritas terdampak longsoran dan banjir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang

Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 21:34 WIB

Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi

Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 20:38 WIB

Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang

Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 16:39 WIB

Terkini

Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka

Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 15:27 WIB

Belum Turunkan Skuad Terbaik, Shin Tae-yong Bongkar Kondisi Persija Jelang Hadapi Java United

Belum Turunkan Skuad Terbaik, Shin Tae-yong Bongkar Kondisi Persija Jelang Hadapi Java United

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:26 WIB

Petaka Bakar Sampah Ditinggal di Manggarai, Bedeng dan Dua Mobil Ludes Terbakar

Petaka Bakar Sampah Ditinggal di Manggarai, Bedeng dan Dua Mobil Ludes Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:22 WIB

Kesaksian Quiermo Dumay Usai Dihajar Jhon van Beukering: Berawal dari Kontak Mata Berakhir di UGD

Kesaksian Quiermo Dumay Usai Dihajar Jhon van Beukering: Berawal dari Kontak Mata Berakhir di UGD

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:21 WIB

Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa

Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:15 WIB

6 Airy Sunscreen untuk Pemakai Kacamata agar Frame Hidung Tidak Licin dan Melorot sesuai Review

6 Airy Sunscreen untuk Pemakai Kacamata agar Frame Hidung Tidak Licin dan Melorot sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:15 WIB

Day Cream dan Night Cream untuk Flek Hitam, Diformulasikan Adik Oki Setiana Dewi

Day Cream dan Night Cream untuk Flek Hitam, Diformulasikan Adik Oki Setiana Dewi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:11 WIB

Sekilas Sama, Perbedaan Bedak Two Way Cake dengan Bedak Padat Biasa Apa Saja?

Sekilas Sama, Perbedaan Bedak Two Way Cake dengan Bedak Padat Biasa Apa Saja?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:10 WIB

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

×