Jerman, Prancis, Swedia dan Norwegia Kirim Militer ke Greenland, NATO Siap Hadang AS

M Nurhadi

Kamis, 15 Januari 2026 | 17:25 WIB
Jerman, Prancis, Swedia dan Norwegia Kirim Militer ke Greenland, NATO Siap Hadang AS
Germany Military [Credit: Heer]
baca 10 detik
  • Negara-negara Eropa mengirim personel militer ke Nuuk, Greenland, pada Rabu (14/1/2026) sebagai respons terhadap ambisi AS.
  • Pengerahan pasukan Eropa ini bertujuan memperkuat kehadiran NATO dan merupakan misi pengintaian atas undangan resmi Denmark.
  • Denmark menolak keras keinginan Presiden Trump untuk mengambil alih Greenland, meskipun pertemuan dengan AS berlangsung intens.

Suara.com - Ketegangan geopolitik di wilayah Arktik mencapai titik didih baru setelah sejumlah negara besar Eropa, termasuk Prancis, Jerman, Swedia, dan Norwegia, mengumumkan pengiriman personel militer ke ibu kota Greenland, Nuuk, pada Rabu (14/1/2026).

Langkah ini merupakan respons langsung terhadap ambisi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berulang kali menyatakan niatnya untuk mengambil alih wilayah otonom milik Denmark tersebut.

Pemerintah Greenland mengonfirmasi bahwa pengerahan ini adalah bagian dari misi pengintaian dan latihan militer guna memperkuat kehadiran NATO di wilayah utara.

Wakil Perdana Menteri Greenland, Mute Egede, menyatakan bahwa aktivitas militer di wilayahnya akan meningkat secara signifikan dalam beberapa hari ke depan.

Hal ini mencakup intensitas penerbangan militer dan pergerakan kapal perang di perairan Greenland.

"Tentara NATO diharapkan akan lebih banyak hadir di Greenland mulai hari ini. Ini adalah bagian dari pelatihan dan koordinasi keamanan," ujar Egede dalam konferensi pers di Nuuk, yang dilansir via RFI.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, melalui akun media sosial X, mengonfirmasi bahwa personel militer pertamanya sudah dalam perjalanan menuju Greenland.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Jerman menyatakan telah mengirimkan tim pengintai dari Bundeswehr atas undangan resmi dari Denmark untuk misi singkat yang berlangsung hingga akhir pekan ini.

Pengerahan pasukan ini terjadi pada hari yang sama saat Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Lokke Rasmussen, bertemu dengan Wakil Presiden AS JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio di Washington.

baca juga

Meski pertemuan berlangsung intens, pihak Denmark menegaskan bahwa pengambilalihan Greenland oleh AS adalah tindakan yang "sama sekali tidak diperlukan."

"Kami tidak berhasil mengubah posisi Amerika. Sangat jelas bahwa Presiden (Trump) memiliki keinginan kuat untuk menaklukkan Greenland," ungkap Rasmussen setelah meninggalkan Gedung Putih.

Ia mengakui adanya perbedaan pendapat yang fundamental antara kedua negara sekutu tersebut.

Di sisi lain, Donald Trump menunjukkan sikap yang sedikit lebih lunak meski tetap tidak menutup kemungkinan tindakan apa pun.

"Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Denmark, dan kita akan lihat bagaimana hasilnya nanti," kata Trump tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Trump beralasan bahwa kendali AS atas Greenland sangat penting bagi keamanan nasional, terutama untuk membentengi wilayah tersebut dari potensi pendudukan oleh Rusia atau China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Langkah Trump Berdampak ke Harga Perak, Potensi Geger Geopolitik Masih Ada

Langkah Trump Berdampak ke Harga Perak, Potensi Geger Geopolitik Masih Ada

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 17:02 WIB

Eskalasi AS-Iran: Ada Operasi Intelijen Israel di Balik Protes Rakyat Iran?

Eskalasi AS-Iran: Ada Operasi Intelijen Israel di Balik Protes Rakyat Iran?

Your Say | Kamis, 15 Januari 2026 | 16:07 WIB

Seruan Boikot Piala Dunia 2026 Menggema, FIFA Gak Berani Bersuara

Seruan Boikot Piala Dunia 2026 Menggema, FIFA Gak Berani Bersuara

Bola | Kamis, 15 Januari 2026 | 11:52 WIB

Terkini

Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Kemenpora, BRI Dukung Ekosistem Olahraga Nasional

Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Kemenpora, BRI Dukung Ekosistem Olahraga Nasional

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 12:09 WIB

Gedung Pengungsi Jalur Gaza Roboh, 5 Orang Tewas

Gedung Pengungsi Jalur Gaza Roboh, 5 Orang Tewas

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:07 WIB

SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027

SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 12:07 WIB

Karier dan Pekerjaan yang Cocok untuk Zodiak Aquarius yang Kreatif, Ide Liarnya Bisa Jadi Cuan

Karier dan Pekerjaan yang Cocok untuk Zodiak Aquarius yang Kreatif, Ide Liarnya Bisa Jadi Cuan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:06 WIB

BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026

BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026

Kalbar | Rabu, 16 September 2026 | 12:05 WIB

Kronologi Lengkap Serda AMF Dianiaya Senior hingga Tewas di Mess Halim Perdanakusuma

Kronologi Lengkap Serda AMF Dianiaya Senior hingga Tewas di Mess Halim Perdanakusuma

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:04 WIB

Apa Perbedaan antara Powder Foundation dan Foundation Cair? Ini Perbandingan Hasil dan Fungsinya

Apa Perbedaan antara Powder Foundation dan Foundation Cair? Ini Perbandingan Hasil dan Fungsinya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:02 WIB

81% Pasar RI Dikuasai Baja China, Pemerintah Mulai Penyelidikan Antidumping

81% Pasar RI Dikuasai Baja China, Pemerintah Mulai Penyelidikan Antidumping

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 12:01 WIB

Soal Parliamentary Threshold, Dede Yusuf Sebut Angka 4 atau 5 Persen Paling Kuat

Soal Parliamentary Threshold, Dede Yusuf Sebut Angka 4 atau 5 Persen Paling Kuat

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:01 WIB

BRI Raih Penghargaan Industri Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

BRI Raih Penghargaan Industri Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 12:01 WIB

×