Menteri KKP: Tiga Personel PSDKP Hilang di Balik Kabut Maros

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:31 WIB
Menteri KKP: Tiga Personel PSDKP Hilang di Balik Kabut Maros
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Pesawat ATR 42-500 registrasi PK-PHT hilang kontak di Maros, Sulawesi Selatan pada Sabtu, 17 Januari 2026.
  • Tiga dari sebelas orang di pesawat tersebut adalah pegawai KKP yang melaksanakan pemantauan udara perikanan.
  • Operasi pencarian dan penyelamatan sedang dilakukan tim SAR gabungan, diserahkan penanganan penyebab kepada otoritas terkait.

Suara.com - Pesawat ATR 42-500 dengan nomor registrasi PK-PHT dilaporkan hilang kontak saat melintasi wilayah Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026).

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, memberikan klarifikasi terkait insiden yang menimpa armada milik PT Indonesia Air Transport (IAT) tersebut.

"Terkait dengan informasi tentang insiden yang dialami oleh pesawat nomor registrasi PK-PHT yang dioperasikan oleh PT Indonesia Air Transport atau IAT, dengan ini kami menyatakan prihatin," ujar Sakti Wahyu Trenggono dalam sesi jumpa pers hari ini, Sabtu (17/1/2026).

Ia menegaskan bahwa pihak kementerian merasa sangat terpukul dan terus melangitkan doa agar seluruh awak serta penumpang segera ditemukan dalam kondisi selamat.

"Kami terpukul, sedih, dan prihatin dan berdoa yang terbaik untuk para penumpang dan kru pesawat tersebut," tuturnya dengan nada emosional.

Berdasarkan pemutakhiran data dari Kantor SAR Nasional Makassar hingga pukul 19:20 WIB, tim gabungan masih berjibaku melakukan operasi pencarian di lokasi yang diduga menjadi titik jatuh.

"Status pesawat, kru, dan penumpang sedang dilakukan pencarian atau search and rescue oleh tim SAR gabungan," jelas Sakti.

Ketiga penumpang yang berada di dalam burung besi tersebut merupakan pegawai berdedikasi dari Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).

Identitas personel yang hilang tersebut adalah Ferry Irawan selaku Analis Kapal Pengawas, Deden Mulyana sebagai Pengelola Barang Milik Negara, dan Yoga Naufal yang bertugas sebagai Operator Foto Udara.

baca juga

Ketiganya diketahui tengah menjalankan mandat negara untuk melakukan pemantauan udara atau air surveillance di wilayah pengelolaan perikanan Indonesia.

"Perlu kami sampaikan bahwa benar terdapat pegawai KKP dalam pesawat tersebut yang melakukan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara atau air surveillance di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia," tegasnya.

Sakti Wahyu Trenggono memastikan bahwa koordinasi intensif terus dijalin dengan otoritas terkait guna memantau setiap jengkal perkembangan proses pencarian.

"Terkait hal pencarian dan penyebab insiden, kami serahkan seluruhnya kepada Basarnas, KNKT, dan Kementerian Perhubungan," pungkasnya.

Selain 3 penumpang, masih ada 8 kru dari IAT yang juga belum diketahui nasibnya hingga malam ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros, TNI AU Terjunkan Helikopter Caracal Sisir Lokasi

Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros, TNI AU Terjunkan Helikopter Caracal Sisir Lokasi

News | Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:17 WIB

Misteri Hilangnya PK-THT di Langit Sulawesi: Bawa 10 Orang, GM Bandara Pastikan Ini

Misteri Hilangnya PK-THT di Langit Sulawesi: Bawa 10 Orang, GM Bandara Pastikan Ini

News | Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:41 WIB

Bawa 11 Orang, Pesawat ATR 42 IAT yang Hilang Kontak di Maros Masih Dicari

Bawa 11 Orang, Pesawat ATR 42 IAT yang Hilang Kontak di Maros Masih Dicari

News | Sabtu, 17 Januari 2026 | 15:47 WIB

Terkini

BRI Taipei Gandeng KDEI Tingkatkan Literasi Keuangan Pekerja Migran

BRI Taipei Gandeng KDEI Tingkatkan Literasi Keuangan Pekerja Migran

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:02 WIB

Ulasan Cek Khodam: Saat Tren Viral Berubah Jadi Komedi Horor yang Segar!

Ulasan Cek Khodam: Saat Tren Viral Berubah Jadi Komedi Horor yang Segar!

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:00 WIB

BRI Taipei dan KDEI Perkuat Edukasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

BRI Taipei dan KDEI Perkuat Edukasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

Malang | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:55 WIB

Monitor Lenovo Yoga Pro 27UD-10 Hadir, Satukan Kamera 4K, Audio Studio, dan QD-OLED dalam Satu Layar

Monitor Lenovo Yoga Pro 27UD-10 Hadir, Satukan Kamera 4K, Audio Studio, dan QD-OLED dalam Satu Layar

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:49 WIB

BRI Taipei Perkuat Komitmen Inklusi Keuangan Bagi WNI di Taiwan

BRI Taipei Perkuat Komitmen Inklusi Keuangan Bagi WNI di Taiwan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:49 WIB

Momen Slavko Vincic Menangis Haru usai Terpilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026

Momen Slavko Vincic Menangis Haru usai Terpilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:45 WIB

Apa Beda Slow Jogging dan Lari Biasa? Kenali 5 Perbedaannya Sebelum Coba!

Apa Beda Slow Jogging dan Lari Biasa? Kenali 5 Perbedaannya Sebelum Coba!

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:40 WIB

Bungkam Keraguan, Debut Sutradara Muda Ferly Halim 'Takkan Kubiarkan Kau Menangis' Banjir Air Mata

Bungkam Keraguan, Debut Sutradara Muda Ferly Halim 'Takkan Kubiarkan Kau Menangis' Banjir Air Mata

Entertainment | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:34 WIB

Bae Nara dan Han Jae Ah Umumkan Rencana Menikah Usai 7 Bulan Go Public

Bae Nara dan Han Jae Ah Umumkan Rencana Menikah Usai 7 Bulan Go Public

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:30 WIB

Amnesty Soroti Mandeknya Kasus HAM Berat, Kementerian HAM Dinilai Sekadar Simbol

Amnesty Soroti Mandeknya Kasus HAM Berat, Kementerian HAM Dinilai Sekadar Simbol

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:29 WIB

×