Bongkar 6 Nyawa yang Masih Terjebak, Adian Ingatkan Sejarah Kelam 'Asap Pengusir' di Pongkor

Andi Ahmad S | Suara.com

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:34 WIB
Bongkar 6 Nyawa yang Masih Terjebak, Adian Ingatkan Sejarah Kelam 'Asap Pengusir' di Pongkor
Anggota DPR RI dari PDIP, Adian Napitupulu. (Suara.com/Bagaskara)

Adian Napitupulu membongkar ketidakjujuran PT Antam terkait jumlah korban. Meski perusahaan mengklaim nihil, faktanya enam warga masih terjebak di lubang tambang dan delapan lainnya telah dievakuasi mandiri oleh masyarakat.

Enam penambang yang masih terjebak di area Pongkor telah teridentifikasi, yaitu Jaka, Dedi, Isep Septiana, Akim, Aji (warga Desa Urug), serta satu warga Parakan Muncang yang nasibnya kini masih belum menemui kejelasan.

Tragedi ini mengulang sejarah kelam penggunaan asap misterius untuk mengusir penambang liar. Adian menyoroti rangkaian peristiwa masa lalu yang tidak pernah diusut tuntas, termasuk pembakaran bangunan warga pada tahun 2015.

Suara.com - Tragedi kemanusiaan di area pertambangan PT Antam Pongkor, Nanggung, Kabupaten Bogor, semakin memanas.

Di tengah klaim nihil korban yang sempat didengungkan pihak perusahaan dan aparat, fakta lapangan yang mengerikan justru menyeruak ke permukaan.

Politisi vokal yang juga Anggota DPR RI, Adian Napitupulu, turun gunung dan membongkar data yang selama ini seolah tertutup rapat.

Berdasarkan data eksklusif yang dihimpun, ternyata masih ada nyawa manusia yang tertimbun di kedalaman perut bumi.

Data yang diterima Suara.com menyebutkan ada lima warga Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, dan satu warga Desa Parakan Muncang yang masih terjebak di lubang tikus (Tambang Ilegal) di area PT Antam.

Identitas mereka bukan sekadar angka statistik. Mereka adalah Jaka, Dedi, Isep Septiana, Akim, dan Aji (warga Desa Urug), serta satu orang lagi yang merupakan warga Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, Bogor.

Nasib keenam orang ini masih belum diketahui, sementara keluarga menanti dengan cemas.

Adian Napitupulu tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap manajemen PT Antam. Ia menilai ada ketidakjujuran dalam penanganan krisis ini.

Saat ia melakukan kunjungan langsung, pihak perusahaan bersikukuh tidak ada korban, padahal realita di lapangan sangat kontras.

"Kemarin ketika saya datang ke Antam, pihak Antam tidak mengakui ada korban. Sementara menurut masyarakat masih ada beberapa yang tertinggal di dalam terowongan," ungkap Adian kepada Suara.com, Sabtu 17 Januari 2025.

Fakta yang lebih mengejutkan dibeberkan Adian. Ternyata, evakuasi mandiri telah dilakukan oleh warga secara diam-diam karena ketidakpercayaan terhadap otoritas.

"Berikut nya dari berbagai informasi yang dikumpulkan, ternyata 8 korban sudah di evakuasi sendiri oleh masayarakat dan sudah di kuburkan sementara 6 lagi masih di cari dan hingga malam ini belum di temukan," jelasnya.

Pernyataan ini menjadi tamparan keras. Jika benar 8 orang sudah dikuburkan dan 6 masih hilang, maka total korban jauh melebihi apa yang dibayangkan publik.

"Menurut saya, Antam menganggap remeh atau mungkin tidak jujur karena menutupi sesuatu dari peristiwa serupa yang telah terjadi berulang kali," tegas Adian.

Sejarah Kelam: Asap Sebagai Senjata Pengusir?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Lengkap 6 Nama Korban Meninggal Dunia Tragedi Asap Tambang Pongkor Bogor

Daftar Lengkap 6 Nama Korban Meninggal Dunia Tragedi Asap Tambang Pongkor Bogor

News | Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:09 WIB

Fakta Pahit! Sempat Dibantah Polisi, Kades Bangun Jaya Benarkan 6 Warganya Tewas di Lubang Pongkor

Fakta Pahit! Sempat Dibantah Polisi, Kades Bangun Jaya Benarkan 6 Warganya Tewas di Lubang Pongkor

News | Sabtu, 17 Januari 2026 | 20:39 WIB

Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor

Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 23:19 WIB

Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat

Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 22:23 WIB

Libur Isra Miraj, 3.300 Kendaraan Padati Jalur Wisata Puncak

Libur Isra Miraj, 3.300 Kendaraan Padati Jalur Wisata Puncak

Foto | Jum'at, 16 Januari 2026 | 16:10 WIB

Harga Emas Batangan Antam Terkoreksi Jelang Akhir Pekan

Harga Emas Batangan Antam Terkoreksi Jelang Akhir Pekan

Bisnis | Jum'at, 16 Januari 2026 | 10:27 WIB

Terkini

KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif

KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif

News | Sabtu, 18 April 2026 | 14:51 WIB

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

News | Sabtu, 18 April 2026 | 14:12 WIB

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:57 WIB

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:50 WIB

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:30 WIB

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:16 WIB

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:06 WIB

11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius

11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:01 WIB

Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita

Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:43 WIB

Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026

Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:34 WIB