Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor

Andi Ahmad S | Suara.com

Jum'at, 16 Januari 2026 | 23:19 WIB
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
Kondisi di Koramil Nanggung Saat Bupati Bogor dan Kapolres Bogor datang Meninjau lokasi Asap di Antam [Andi Ahmad S/Suarabogor]
  • Kontradiksi Data Korban Polisi membantah adanya korban jiwa dalam insiden asap PT Antam Pongkor, namun laporan warga dan temuan lapangan menunjukkan adanya indikasi kematian penambang ilegal di berbagai wilayah.

  • Dugaan Rembesan Asap Muncul dugaan asap operasional masuk ke jalur tambang tikus, menyebabkan fatalitas bagi para penambang tanpa pengamanan, meski otoritas berwenang menyebut video evakuasi yang beredar sebagai informasi keliru.

  • Langkah Investigasi Lanjutan Bupati Bogor Rudy Susmanto bersikap terbuka terhadap informasi baru dan berkomitmen melakukan penelusuran kembali guna memverifikasi kebenaran fakta di lapangan demi memberikan kepastian bagi masyarakat luas.

Suara.com - Misteri mengenai insiden asap tebal di area PT Antam Pongkor, Nanggung, Kabupaten Bogor, belum sepenuhnya terpecahkan.

Meski pihak kepolisian telah mengeluarkan bantahan resmi mengenai adanya korban jiwa, kabar duka justru terus bermunculan dari akar rumput.

Isu ini berkembang menjadi bola liar yang membingungkan masyarakat. Apakah benar tidak ada korban, atau ada fakta yang belum terungkap di kedalaman lubang tambang.

Kabar soal adanya sejumlah penambang emas ilegal (gurandil) yang meninggal dunia pasca-adanya asap di area PT Antam Pongkor terus bermunculan di media sosial dan grup WhatsApp warga.

Data lapangan yang dihimpun oleh Suara.com bahkan menunjukkan adanya indikasi korban jiwa yang tersebar di beberapa wilayah, yakni Kecamatan Nanggung dan Sukajaya Bogor, hingga Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak, Banten.

Situasi ini menciptakan paradoks informasi. Di satu sisi, pihak kepolisian bersikukuh bahwa video yang beredar mengenai mayat penambang adalah tidak benar.

Polisi menyebutkan tidak adanya korban meninggal dunia, dan video beredar para penambang emas ilegal di Pongkor meninggal akibat asap di PT Antam merembet ke lubang-lubang tikus Gurandil adalah informasi yang keliru.

Namun, di sisi lain, kesaksian warga dan penelusuran media mengarah pada dugaan bahwa asap dari operasional resmi mungkin merembes ke jalur tikus tambang ilegal yang saling terhubung di bawah tanah, menyebabkan fatalitas bagi mereka yang tidak memiliki peralatan keselamatan memadai.

Menanggapi adanya perbedaan informasi yang tajam antara laporan resmi aparat dan kabar yang beredar di masyarakat, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengambil langkah bijak.

Tidak serta merta menutup mata, Rudy memilih sikap hati-hati namun tetap terbuka terhadap kemungkinan adanya fakta baru yang belum terlaporkan.

Ia menegaskan bahwa meskipun pemerintah daerah berpegang pada data resmi saat ini, pintu investigasi belum tertutup rapat.

"Nah, tetapi apabila ada beberapa informasi yang lain, maka kami akan melakukan penelusuran kembali. Kami akan menyampaikan berdasarkan apa yang kami tahu, berdasarkan data dan fakta yang ada di lapangan," ujar Rudy Susmanto kepada awak media, Rabu 14 Januari 2025 kemarin.

Pernyataan ini memberikan sedikit kelegaan bagi keluarga atau kerabat yang mungkin merasa suaranya belum didengar. Bupati menyadari bahwa validasi data di medan yang sulit seperti Nanggung membutuhkan ketelitian ekstra.

Rudy Susmanto meminta masyarakat untuk bersabar dan memberikan waktu bagi timnya bekerja memverifikasi segala informasi yang simpang siur ini. Tujuannya satu demi ketenangan masyarakat dan memastikan tidak ada data yang ditutup-tutupi.

"Dan walaupun ada beberapa tadi yang disampaikan (Korban meninggal gurandil), izinkan kami beberapa saat ke depan untuk memastikan kebenarannya," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat

Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 22:23 WIB

Harga Emas Batangan Antam Terkoreksi Jelang Akhir Pekan

Harga Emas Batangan Antam Terkoreksi Jelang Akhir Pekan

Bisnis | Jum'at, 16 Januari 2026 | 10:27 WIB

Dedi Mulyadi dan Willy Bongkar Sisi Gelap Gunung Emas: 70 Ribu Gurandil dan Raup 250 Kg Emas

Dedi Mulyadi dan Willy Bongkar Sisi Gelap Gunung Emas: 70 Ribu Gurandil dan Raup 250 Kg Emas

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 23:34 WIB

ANTAM Bantah Kabar Ledakan Tambang: Hoaks!

ANTAM Bantah Kabar Ledakan Tambang: Hoaks!

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08 WIB

PT Antam Tegas Bantah Isu 700 Penambang Terjebak Gas Beracun di Nanggung Bogor

PT Antam Tegas Bantah Isu 700 Penambang Terjebak Gas Beracun di Nanggung Bogor

Video | Kamis, 15 Januari 2026 | 11:18 WIB

Emas Antam Terus Meroket, Harganya Kini Rp 2.675.000/Gram

Emas Antam Terus Meroket, Harganya Kini Rp 2.675.000/Gram

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 09:24 WIB

Terkini

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:36 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB