Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat

Andi Ahmad S Suara.Com
Jum'at, 16 Januari 2026 | 22:23 WIB
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
Potret Evakuasi Penambang Emas Ilegal di Nanggung Bogor Mendapatkan Bantahan dari Polisi [Ist/Gemini]
Baca 10 detik
  • Video evakuasi korban keracunan asap di tambang Antam Nanggung dinyatakan hoaks oleh kepolisian, meskipun video kepulan asap di dalam terowongan dikonfirmasi asli sebagai bagian dari prosedur teknis operasional perusahaan.

  • Terdapat kontradiksi antara bantahan resmi polisi dengan laporan warga mengenai adanya korban jiwa penambang ilegal asal Banten dan Bogor, namun pihak otoritas menegaskan tidak ada data medis pasien tersebut.

  • Kasus ini menunjukkan simpang siur informasi antara konten viral yang mencekam dengan pernyataan resmi otoritas, sehingga masyarakat diminta kritis memverifikasi kebenaran berita guna menghindari kepanikan akibat disinformasi yang beredar.

Suara.com - Jagat maya kembali dibuat gempar oleh beredarnya rangkaian video mencekam yang dinarasikan sebagai tragedi kemanusiaan di wilayah Nanggung, Kabupaten Bogor.

Video-video tersebut menampilkan adegan dramatis evakuasi korban yang diduga keracunan asap dari lubang tambang PT Antam hingga ada yang tak sadarkan diri.

Tak berhenti di situ, Suara.com bahkan menerima rekaman visual lain yang lebih mengerikan jenazah yang sudah dikafani, diklaim sebagai korban jiwa akibat insiden tersebut.

Narasi liar berkembang menyebutkan bahwa asap beracun dari operasional resmi merembes ke lubang-lubang tikus milik penambang emas tanpa izin (gurandil), menewaskan warga dari berbagai daerah.

Namun, di tengah gelombang kepanikan warga Bogor, pihak kepolisian setempat mengeluarkan bantahan tegas. Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah ini tragedi yang ditutup-tutupi atau murni disinformasi?

Kapolsek Nanggung, AKP Ucup Supriatna, angkat bicara untuk meluruskan kesimpangsiuran ini. Ia membedah satu per satu video yang beredar.

Menurutnya, dari sekian banyak video, hanya satu yang otentik, yakni video yang memperlihatkan kepulan asap pekat di dalam terowongan. Namun, konteksnya bukan bencana.

"Video yang beredar itu, itu sebenarnya memang di Antam tapi bukan kejadian kemarin memang sop nya dia kalau ada asap seperti itu," jelas AKP Ucup, Kamis (15/1/2026).

Asap tersebut diklaim sebagai bagian dari prosedur teknis, bukan ledakan tak terkendali.

Baca Juga: Libur Isra Miraj, 3.300 Kendaraan Padati Jalur Wisata Puncak

Terkait video evakuasi korban yang digotong warga hingga korban tak sadarkan diri, Kapolsek menepis keras bahwa lokasi kejadian tersebut berada di area Antam maupun di galian ilegal (gurandil) sekitarnya.

"Bukan, bukan evaluasi itu mah bukan lah itu viral gak bener, yang bener mah itu press rilis pak Kapolres tadi malam. Jadi yang ramai itu bukan seperti itu, biasa," jelas dia.

Nilus Rahmat, General Manager Gold Mining Business Unit PT Antam [Andi Ahmad S/Suara.com]
Nilus Rahmat, General Manager Gold Mining Business Unit PT Antam [Andi Ahmad S/Suara.com]

Polisi juga membantah adanya korban yang dilarikan ke fasilitas kesehatan akibat sesak napas karena asap tersebut. Pengecekan ke rumah sakit dan klinik terdekat menurut versi kepolisian menunjukkan hasil nihil.

"Ga ada, tidak ada korban di wilayah level Antam," tegas AKP Ucup menutup spekulasi.

Misteri Korban dari Cipanas dan Malasari

Bantahan polisi ini bertolak belakang dengan informasi yang beredar di akar rumput. Berdasarkan penelusuran lapangan, muncul dugaan kuat adanya korban jiwa dari kalangan penambang ilegal yang berasal dari luar Bogor.

Sumber Suara.com menyebutkan ada dua warga Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten, yang meninggal dunia. "Muhun aya (Betul ada) warga di Kecamatan Cipanas," ujar warga Cipanas berinisial A memberikan kesaksian.

Selain dari Banten, rumor juga menyebutkan adanya korban dari warga lokal, yakni Desa Malasari Kecamatan Nanggung dan Desa Urug Kecamatan Sukajaya.

Namun, saat dikonfirmasi mengenai kebenaran warganya yang menjadi korban, Sekdes Malasari, Uchu, memilih bungkam dan tidak merespons sama sekali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI