- Banjir merendam dua titik di Tol Sedyatmo, mengganggu akses ke bandara.
- Polisi alihkan arus kendaraan di Gerbang Tol Pluit 3 arah Kapuk.
- Pengguna jalan diimbau gunakan jalur alternatif JORR 2 untuk ke bandara.
Suara.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan pengalihan arus lalu lintas di sejumlah titik di Tol Sedyatmo akibat banjir. Terdapat dua titik genangan yang signifikan, yaitu di Gerbang Tol (GT) Pluit 3 dan pintu keluar Rawa Bokor.
Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Dhanar Dono, merinci kondisi di lapangan:
- GT Pluit 3: Tergenang setinggi 30-40 cm. Arus kendaraan dialihkan ke GT Kapuk, sementara jalur A hanya bisa dilintasi kendaraan besar.
- Exit Rawa Bokor/Tegal Alur: Tergenang setinggi 10-15 cm, namun masih dapat dilintasi oleh semua jenis kendaraan.
"Di GT Pluit 3, jalur B dialihkan ke arah GT Kapuk," kata Dhanar saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (18/1/2026).
Jasa Marga Kerahkan 7 Pompa
Untuk mempercepat penanganan, Jasa Marga telah mengerahkan total tujuh pompa air untuk menyedot genangan yang terdeteksi sejak pukul 04.12 WIB.
"Saat ini beroperasi total tujuh pompa, dengan tambahan satu pompa portabel di akses Rawa Bokor untuk mempercepat penanganan," ucap Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Ginanjar Bekti R.
Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan yang memiliki jadwal penerbangan mendesak untuk memanfaatkan jalur alternatif seperti JORR 2 atau menggunakan moda transportasi umum lainnya untuk menuju Bandara Soekarno-Hatta.
"Kepada pengguna jalan diimbau untuk tetap tertib di antrean dan mengikuti arahan petugas di lapangan," kata Ginanjar. (Antara)
Baca Juga: Alasan Kuat Polisi SP3 Eggi Sudjana dan Damai Lubis di Kasus Ijazah Palsu Jokowi