Desain pesawat mencakup mesin baru, sistem baling-baling yang diperbarui, serta peningkatan kapasitas bobot demi kenyamanan dan efisiensi penerbangan.
Sebelum insiden terjadi, seri ATR 42-500 milik IAT ini dikenal dengan fitur yang cukup modern.
Perusahaan juga menyebutkan bahwa pemeliharaan armada ini terdaftar dalam Program Part by Hour dari Sabena, sebuah standar perawatan internasional untuk menjamin kelaikan terbang.
Hingga saat ini, tim investigasi masih berupaya mencapai titik jatuh utama untuk mencari korban lainnya serta mengamankan kotak hitam (black box) guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Kontributor : Rizqi Amalia