Waspada! Jakarta Selatan dan Timur Jadi Titik Merah Potensi Longsor Januari 2026, Cek Wilayahnya

Kamis, 22 Januari 2026 | 15:46 WIB
Waspada! Jakarta Selatan dan Timur Jadi Titik Merah Potensi Longsor Januari 2026, Cek Wilayahnya
Wilayah potensi gerakan tanah di DKI Jakarta. (BPBD)
Baca 10 detik
  • BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi tanah longsor di beberapa wilayah sepanjang Januari 2026.
  • Ancaman gerakan tanah didominasi Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dengan tingkat kerentanan bervariasi berdasarkan peta prakiraan.
  • Gerakan tanah menengah dapat terjadi ketika curah hujan melebihi normal, terutama di dekat lembah sungai atau lereng.

Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta merilis peringatan dini mengenai potensi gerakan tanah atau tanah longsor yang mengintai sejumlah wilayah di ibu kota sepanjang Januari 2026.

Berdasarkan peta prakiraan yang diunggah, ancaman bencana geologi ini didominasi wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dengan tingkat kerentanan yang bervariasi.

Jakarta Selatan tercatat sebagai kota administrasi dengan jumlah kecamatan terbanyak yang masuk dalam zona waspada, mulai dari Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, Pesanggrahan, hingga Tebet.

Sementara itu, di wilayah Jakarta Timur, titik-titik rawan tersebar di sepuluh kecamatan, yakni Cakung, Cipayung, Ciracas, Duren Sawit, Makasar, Matraman, Pasar Rebo, Pulogadung, Jatinegara, dan Kramatjati.

Jakarta Barat dan Jakarta Pusat juga tidak luput dari pantauan, meskipun titik risikonya lebih terbatas, masing-masing berada di Kecamatan Kembangan dan Menteng.

BPBD DKI Jakarta menjelaskan bahwa klasifikasi potensi menengah merupakan kondisi di mana pergerakan tanah dapat terjadi apabila dipicu faktor meteorologis tertentu.

"Dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan, atau jika lereng mengalami gangguan," tulis BPBD DKI Jakarta dalam unggahan tersebut.

Selain potensi menengah, terdapat pula zona dengan tingkat kerentanan tinggi yang memerlukan kewaspadaan ekstra bagi masyarakat yang bermukim di wilayah tersebut.

"Dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali," lanjut keterangan BPBD DKI Jakarta.

Baca Juga: Daftar Titik Banjir Jakarta Hari Ini: Waspada, Air Setinggi 90 Cm Genangi Jakbar-Jaksel

Masyarakat yang tinggal di daerah bantaran sungai maupun kawasan lereng diimbau untuk terus memantau informasi terkini melalui kanal komunikasi resmi pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI