- Badan Geologi ESDM memperingatkan potensi longsor susulan di Desa Pasirlangu, Bandung Barat, akibat curah hujan tinggi.
- Pemicu longsor meliputi curah hujan ekstrem, lereng curam, batuan vulkanik lapuk, dan aktivitas pemotongan lereng.
- Tim ahli menyisir 30 hektare area terdampak dan mengimbau warga segera mengungsi demi keselamatan jiwa.
Tim Ahli Turun Tangan, Area 30 Hektare Disisir
Menyikapi situasi darurat ini, Badan Geologi tidak tinggal diam. Sebuah tim tanggap darurat (TTD) yang terdiri dari para ahli telah diberangkatkan untuk menyisir area terdampak seluas 30 hektare.
"Tim Tanggap Darurat Badan Geologi saat ini sudah berada di lokasi terjadinya tanah longsor. Tim akan melakukan pemeriksaan di lokasi bencana untuk mengetahui penyebab terjadinya bencana," ujar Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Hadi Wijaya.
Tim beranggotakan 10 orang ini bertugas tidak hanya untuk menganalisis penyebab, tetapi juga memberikan rekomendasi teknis penanganan dan sosialisasi langsung kepada masyarakat agar mereka paham betul bahaya yang masih mengintai.
Segera Mengungsi dan Waspada
Melihat potensi bahaya yang masih sangat tinggi, Badan Geologi mengeluarkan dua rekomendasi kritis yang wajib dipatuhi. Pertama, untuk warga sipil, dan kedua, untuk tim penyelamat yang bekerja di lokasi.
"Masyarakat yang tinggal di dekat lereng curam diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat dan setelah hujan deras, mengingat potensi terjadinya gerakan tanah susulan masih tinggi," ujar Lana.
Imbauan ini dipertegas dengan permintaan agar warga segera mengungsi demi keselamatan jiwa. Sementara itu, bagi para petugas yang melakukan evakuasi dan pencarian korban, kewaspadaan ekstra mutlak diperlukan. Bekerja di bawah ancaman longsor susulan adalah pertaruhan nyawa.
"Penanganan longsoran dan pencarian korban hilang agar memperhatikan cuaca, agar tidak dilakukan pada saat dan setelah hujan deras, karena daerah ini masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan yang bisa menimpa petugas," sebut Lana.
Baca Juga: Longsor Cisarua Bandung Barat: 9 Tewas, 81 Warga Masih Dicari