Tiga Tahun Nihil Serangan Teror, Kapolri Waspadai Perekrutan 110 Anak Lewat Ruang Digital

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 26 Januari 2026 | 14:36 WIB
Tiga Tahun Nihil Serangan Teror, Kapolri Waspadai Perekrutan 110 Anak Lewat Ruang Digital
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026). Raker tersebut membahas evaluasi kinerja Tahun Anggaran 2025 dan rencana kerja Tahun Anggaran 2026. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/nz
baca 10 detik
  • Kapolri menyatakan Indonesia berhasil mempertahankan kondisi nir-serangan terorisme (Zero Attack) selama periode 2023 hingga 2025.
  • Keberhasilan ini dicapai melalui kombinasi strategi pendekatan lunak (sosial) dan pendekatan keras (penindakan tegas) oleh Polri.
  • Polri menemukan pergeseran ancaman: paham radikal menyasar anak di bawah umur melalui media digital di banyak provinsi.

Suara.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan pencapaian signifikan Indonesia dalam penanggulangan terorisme.

Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, yakni periode 2023 hingga 2025, Indonesia berhasil mempertahankan kondisi Zero Attack atau nihil serangan terorisme.

Capaian ini dinilainya membanggakan karena di saat yang sama, Indonesia sebenarnya masih masuk dalam kategori medium impact berdasarkan indeks ancaman terorisme global.

Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

"Walaupun Indonesia berada dalam kategori medium impact, kita berhasil mempertahankan Zero Attack dari 2023 sampai dengan 2025," kata Sigit di hadapan anggota Komisi III.

Ia menjelaskan, keberhasilan ini tidak terlepas dari penerapan dua strategi utama secara berkesinambungan, yakni pendekatan lunak (soft approach) dan pendekatan keras (hard approach).

Dalam soft approach, Polri fokus memperkuat ketahanan masyarakat melalui peran keluarga dan tokoh agama untuk menangkal paham radikal.

Sementara pada sisi hard approach, Polri melakukan langkah mitigasi ketat, mulai dari peringatan dini, pemutusan jalur pendanaan logistik, hingga tindakan tegas berupa preventive strike.

Kendati serangan fisik berhasil ditiadakan, Kapolri memberikan peringatan serius mengenai pergeseran pola penyebaran radikalisme.

baca juga

Saat ini, paham berbahaya tersebut mulai menyasar anak di bawah umur melalui media digital.

Polri mencatat telah menangani 70 anak di bawah umur di 19 provinsi yang terpapar paham Neo-Nazi dan White Supremacy melalui aktivitas daring.

Bahkan, sebuah pengungkapan besar tercatat pada 18 November 2025 lalu yang melibatkan jaringan perekrutan anak secara masif.

"Polri berhasil mengungkap kasus terorisme dgn 5 tersangka yang merekrut 110 anak secara daring. Korban berusian 10-18 tahun dan berasal dari 26 provinsi," ungkapnya.

Menyikapi dinamika yang semakin kompleks ini, Kapolri menegaskan bahwa Polri akan terus memperkuat kerja sama lintas sektoral.

Langkah koordinasi tidak hanya dilakukan dengan pemangku kepentingan di dalam negeri, tetapi juga mempererat hubungan dengan kepolisian mancanegara guna memastikan keamanan nasional tetap terjaga dari ancaman terorisme lintas negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak Wacana Menteri Kepolisian, Kapolri: Lebih Baik Saya Jadi Petani

Tolak Wacana Menteri Kepolisian, Kapolri: Lebih Baik Saya Jadi Petani

News | Senin, 26 Januari 2026 | 14:20 WIB

Kapolri Ogah Polisi di Bawah Kementerian, Singgung "Matahari Kembar"

Kapolri Ogah Polisi di Bawah Kementerian, Singgung "Matahari Kembar"

News | Senin, 26 Januari 2026 | 13:54 WIB

Janji Kapolri: Telepon 110 Wajib Diangkat 10 Detik, Lewat? Langsung Eskalasi ke Mabes

Janji Kapolri: Telepon 110 Wajib Diangkat 10 Detik, Lewat? Langsung Eskalasi ke Mabes

News | Senin, 26 Januari 2026 | 13:22 WIB

Kapolri Sigit: Perpol Jabatan Polri Bukan Lawan Putusan MK

Kapolri Sigit: Perpol Jabatan Polri Bukan Lawan Putusan MK

News | Senin, 26 Januari 2026 | 12:51 WIB

Buka Raker Bareng Kapolri, Ketua Komisi III DPR Bedah 7 Lini Transformasi Reformasi Polri

Buka Raker Bareng Kapolri, Ketua Komisi III DPR Bedah 7 Lini Transformasi Reformasi Polri

News | Senin, 26 Januari 2026 | 11:03 WIB

Laporkan Stabilitas Kamtibmas 2025, Kapolri Singgung Agustus Kelabu Saat Rapat Bereng Komisi III

Laporkan Stabilitas Kamtibmas 2025, Kapolri Singgung Agustus Kelabu Saat Rapat Bereng Komisi III

News | Senin, 26 Januari 2026 | 11:01 WIB

Rotasi Besar Polri, Irjen Sandi Nugroho Geser Andi Rian di Polda Sumsel!

Rotasi Besar Polri, Irjen Sandi Nugroho Geser Andi Rian di Polda Sumsel!

News | Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:02 WIB

Terkini

OJK Ungkap Kelanjutan Kasus Gagal Bayar DSI

OJK Ungkap Kelanjutan Kasus Gagal Bayar DSI

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:16 WIB

JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda

JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress

Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Tiga Pelanggaran dengan Denda Tilang Terbesar di Operasi Patuh Jaya 2026

Tiga Pelanggaran dengan Denda Tilang Terbesar di Operasi Patuh Jaya 2026

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

The Lament of Autumn: Drama Republik dalam Vibes Love Hate yang Bikin Baper

The Lament of Autumn: Drama Republik dalam Vibes Love Hate yang Bikin Baper

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Suahasil Akui APBN Habis RP 60 T buat Banjir Sumatra & Karhutla, Belanja Negara Naik ke Rp 3.942 T

Suahasil Akui APBN Habis RP 60 T buat Banjir Sumatra & Karhutla, Belanja Negara Naik ke Rp 3.942 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia

Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Kepala BGN Sudaryono Curhat Didemo Setiap Hari: Senin - Jumat Kok Nggak Ada yang Dukung MBG?

Kepala BGN Sudaryono Curhat Didemo Setiap Hari: Senin - Jumat Kok Nggak Ada yang Dukung MBG?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:01 WIB

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

×