Laporkan Stabilitas Kamtibmas 2025, Kapolri Singgung Agustus Kelabu Saat Rapat Bereng Komisi III

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 26 Januari 2026 | 11:01 WIB
Laporkan Stabilitas Kamtibmas 2025, Kapolri Singgung Agustus Kelabu Saat Rapat Bereng Komisi III
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso]
  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit memaparkan kinerja 2025 pada Raker Komisi III DPR RI di Senayan, Jakarta, 26 Januari 2026.
  • Polri berhasil mengendalikan situasi usai peristiwa sulit yang disebut "Agustus Kelabu" yang sempat mengganggu Kamtibmas.
  • Indeks keamanan Indonesia membaik; Indonesia peringkat 19 secara global dan Polri peringkat ketiga paling dipercaya secara domestik.

Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan laporan capaian kinerja Polri sepanjang tahun 2025 dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Listyo secara terbuka menyinggung masa sulit yang disebutnya dengan istilah "Agustus Kelabu".

Ia mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut merupakan salah satu dinamika terberat yang berdampak langsung pada stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Saat itu, kata dia, terjadi serangkaian aksi perusakan terhadap berbagai fasilitas publik, mulai dari kantor Polri, gedung DPRD, hingga fasilitas Pemerintah Daerah.

“Alhamdulillah, atas kerja keras seluruh anggota dan dukungan seluruh elemen bangsa, dalam waktu cepat situasi segera bisa dikendalikan. Saat ini kami melaporkan bahwa stabilitas Kamtibmas nasional pada tahun 2025 dalam keadaan aman dan kondusif," ujar Listyo di hadapan pimpinan dan anggota Komisi III DPR RI.

Ia menegaskan bahwa capaian ini tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah pusat, daerah, pimpinan DPR, serta seluruh komponen bangsa.

Hal ini memungkinkan Polri menjalankan tugas pokoknya dalam menjaga stabilitas, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.

Api berkobar saat massa aksi Indonesia Gelap membubarkan diri di Kawasan Patung Kuda Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2025) malam. [Suara.com/Faqih]
Api berkobar saat massa aksi Indonesia Gelap membubarkan diri di Kawasan Patung Kuda Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2025) malam. [Suara.com/Faqih]

Meski sempat diguncang peristiwa di bulan Agustus, Listyo mengungkap kepercayaan publik terhadap Polri dan indeks keamanan Indonesia justru mencatatkan rapor positif.

Mengutip data Global Safety Report per 18 September 2025, Indonesia berhasil menempati peringkat 19 dari 140 negara dalam Law and Order Index dengan nilai 89.

Selain itu, survei tersebut mencatat bahwa 83 persen responden merasa aman saat berjalan sendirian di malam hari (safe to walk alone at night). Angka ini menempatkan Indonesia di peringkat 25 dari 144 negara dalam hal rasa aman masyarakat.

Di tingkat domestik, kata dia, kinerja Polri juga mendapat pengakuan serupa. Berdasarkan survei Litbang Kompas pada November 2025, Polri berhasil menjadi salah satu lembaga negara yang paling dipercaya dengan menduduki peringkat ketiga secara umum.

"Polri juga menjadi lembaga penegak hukum yang paling dipercaya pada peringkat pertama berdasarkan survei tersebut," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rotasi Besar Polri, Irjen Sandi Nugroho Geser Andi Rian di Polda Sumsel!

Rotasi Besar Polri, Irjen Sandi Nugroho Geser Andi Rian di Polda Sumsel!

News | Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:02 WIB

Perkuat Perlindungan Pekerja Migran, Menteri Mukhtarudin Gandeng Kapolri Berantas Jalur Ilegal

Perkuat Perlindungan Pekerja Migran, Menteri Mukhtarudin Gandeng Kapolri Berantas Jalur Ilegal

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 19:59 WIB

Legislator PKS Dorong Pembahasan RUU Perampasan Aset Harus Transparan dan Junjung Tinggi HAM

Legislator PKS Dorong Pembahasan RUU Perampasan Aset Harus Transparan dan Junjung Tinggi HAM

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 16:08 WIB

Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang

Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 19:29 WIB

Boni Hargens: Rekomendasi Kompolnas Normatif Saja Soal Reformasi Polri

Boni Hargens: Rekomendasi Kompolnas Normatif Saja Soal Reformasi Polri

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 09:48 WIB

Terkini

Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi

Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi

News | Senin, 27 April 2026 | 13:41 WIB

Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Senin, 27 April 2026 | 13:40 WIB

Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM

Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM

News | Senin, 27 April 2026 | 13:37 WIB

Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital

Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital

News | Senin, 27 April 2026 | 13:29 WIB

Kementerian HAM Kecam Keras Kasus Daycare Yogya: Masuk Kategori Pelanggaran Berat

Kementerian HAM Kecam Keras Kasus Daycare Yogya: Masuk Kategori Pelanggaran Berat

News | Senin, 27 April 2026 | 13:27 WIB

Isu Reshuffle Menguat, Qodari: Sepenuhnya Hak Presiden Prabowo

Isu Reshuffle Menguat, Qodari: Sepenuhnya Hak Presiden Prabowo

News | Senin, 27 April 2026 | 13:26 WIB

Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan

Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan

News | Senin, 27 April 2026 | 13:24 WIB

KemenPPPA Sebut Lonjakan Daycare di Indonesia Tak Diiringi Standar dan Legalitas

KemenPPPA Sebut Lonjakan Daycare di Indonesia Tak Diiringi Standar dan Legalitas

News | Senin, 27 April 2026 | 13:22 WIB

Diisukan Bakal Digeser dari KSP Saat Reshuffle Kabinet Hari Ini, Qodari Bilang Begini

Diisukan Bakal Digeser dari KSP Saat Reshuffle Kabinet Hari Ini, Qodari Bilang Begini

News | Senin, 27 April 2026 | 12:57 WIB

Misteri Motif Penyiraman Air Keras di Cengkareng, Satu Orang Pelaku Kini Diperiksa Intensif

Misteri Motif Penyiraman Air Keras di Cengkareng, Satu Orang Pelaku Kini Diperiksa Intensif

News | Senin, 27 April 2026 | 12:51 WIB