Terbongkar! Penyebab Utama Banjir Jakarta yang Tak Teratasi: 'Catchment Area' Sudah Mati?

Erick Tanjung, Adiyoga Priyambodo

Senin, 26 Januari 2026 | 15:01 WIB
Terbongkar! Penyebab Utama Banjir Jakarta yang Tak Teratasi: 'Catchment Area' Sudah Mati?
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan inspeksi langsung ke Pintu Air Cengkareng Drain guna memastikan kesiapan sistem pengendalian banjir di wilayah Jakarta Barat pada Jumat (23/1/2026). (Dok. Pemprov DKI Jakarta)
baca 10 detik
  • Gubernur sebut kapasitas Jakarta hanya bisa tampung hujan 150 mm per hari.
  • Pemprov akan keruk sungai terus-menerus dan normalisasi tiga sungai utama.
  • Jika curah hujan di atas 200 mm, Jakarta dipastikan masih banjir.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan evaluasi pasca-banjir besar yang melanda Ibu Kota pada 22 Januari 2026. Ia mengungkap bahwa salah satu kendala utama adalah kapasitas daerah tangkapan air (catchment area) Jakarta yang sudah tidak memadai.

Menurutnya, kondisi tata ruang yang sudah permanen dan sulit diubah membuat infrastruktur yang ada saat ini hanya mampu menoleransi curah hujan dengan intensitas tertentu.

"Sekarang ini yang jadi problem, tata ruangnya sudah given. Catchment area-nya tidak mencukupi. Jadi, walaupun dikeruk semuanya, Jakarta ini cuma bisa menampung curah hujan 150 milimeter per hari," ujar Pramono di Jakarta Barat, Senin (26/1/2026).

Langkah Penanganan Jangka Pendek dan Menengah

Sebagai respons, Pramono telah menyiapkan serangkaian langkah, baik jangka pendek maupun jangka menengah:

1.  Jangka Pendek: Ia menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air untuk memaksimalkan 200 unit ekskavator yang dimiliki Pemprov DKI guna melakukan pengerukan secara terus-menerus untuk mencegah pendangkalan sungai.
2.  Jangka Menengah: Pemprov DKI akan fokus pada program normalisasi tiga sungai utama, yaitu Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama.

"Saya sudah minta ini segera diputuskan. Normalisasi Kali Ciliwung akan segera dimulai bersama pemerintah pusat, sedangkan untuk Krukut dan Cakung Lama, kami mulai tahun ini," bebernya.

Meskipun berbagai upaya telah disiapkan, Pramono tetap mengingatkan bahwa Jakarta akan selalu memiliki risiko banjir jika terjadi cuaca ekstrem di atas rata-rata.

"Walaupun tetap, yang namanya Jakarta itu kalau curah hujannya di atas 200 (mm), pasti terus ada penanganan banjir," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem Besok, Pramono Anung Kebut Pengerukan Kali dan Modifikasi Cuaca

Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem Besok, Pramono Anung Kebut Pengerukan Kali dan Modifikasi Cuaca

News | Senin, 26 Januari 2026 | 14:28 WIB

Perbandingan Banjir Jakarta Dulu dan Sekarang: Cerita Warga Kelapa Gading Timur

Perbandingan Banjir Jakarta Dulu dan Sekarang: Cerita Warga Kelapa Gading Timur

Your Say | Senin, 26 Januari 2026 | 13:29 WIB

Jalan Jakarta Dikepung Lubang Usai Hujan Deras, Pramono: Sampai 27 Januari Belum Bisa Diperbaiki

Jalan Jakarta Dikepung Lubang Usai Hujan Deras, Pramono: Sampai 27 Januari Belum Bisa Diperbaiki

News | Senin, 26 Januari 2026 | 12:06 WIB

Terkini

4 Zodiak Beruntung yang Diprediksi Ketiban Rezeki Melimpah pada 15 September 2026

4 Zodiak Beruntung yang Diprediksi Ketiban Rezeki Melimpah pada 15 September 2026

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 07:54 WIB

Viral Biksu Mesum dan Korup, Lembaga Budha Thailand Bantah Ada Kasus di Kuil Lain

Viral Biksu Mesum dan Korup, Lembaga Budha Thailand Bantah Ada Kasus di Kuil Lain

News | Selasa, 15 September 2026 | 07:54 WIB

Anak Eks Menkeu: Gaji Kecil, Kerja Nonstop Ngurusin Negara Bawahan Korup

Anak Eks Menkeu: Gaji Kecil, Kerja Nonstop Ngurusin Negara Bawahan Korup

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 07:52 WIB

Karhutla Masih Membara di Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Meranti

Karhutla Masih Membara di Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Meranti

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 07:42 WIB

BBWS Petakan 5 Zona Merah Banjir di Bandar Lampung: Cek Wilayah Tempat Tinggal Anda

BBWS Petakan 5 Zona Merah Banjir di Bandar Lampung: Cek Wilayah Tempat Tinggal Anda

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 07:41 WIB

Siapa Amanda Rigby? Ini Profil Calon Istri Andre Taulany yang Disorot

Siapa Amanda Rigby? Ini Profil Calon Istri Andre Taulany yang Disorot

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 07:38 WIB

Pelatih Rayo Vallecano Tegaskan Emil Audero Belum Aman, Dani Cardenas Bisa Rebut Posisi Utama

Pelatih Rayo Vallecano Tegaskan Emil Audero Belum Aman, Dani Cardenas Bisa Rebut Posisi Utama

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 07:37 WIB

Bos BI Akui Cadangan Devisa RI Bakal Terus Meningkat , Bisa Tembus Rp2.606 Triliun

Bos BI Akui Cadangan Devisa RI Bakal Terus Meningkat , Bisa Tembus Rp2.606 Triliun

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 07:37 WIB

Detik-detik Eks Menkeu Purbaya Dicopot dan Kronologi Reshuffle Kilat Bendahara Negara

Detik-detik Eks Menkeu Purbaya Dicopot dan Kronologi Reshuffle Kilat Bendahara Negara

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 07:35 WIB

Jangan Takut! Ini Arti Mimpi Melihat Ular Menurut Psikologi, Primbon Jawa, dan Islam

Jangan Takut! Ini Arti Mimpi Melihat Ular Menurut Psikologi, Primbon Jawa, dan Islam

News | Selasa, 15 September 2026 | 07:35 WIB

×