Jakarta Siaga Banjir, Pramono Anung Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 1 Februari 2026

Bangun Santoso, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:16 WIB
Jakarta Siaga Banjir, Pramono Anung Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 1 Februari 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan inspeksi langsung ke Pintu Air Cengkareng Drain guna memastikan kesiapan sistem pengendalian banjir di wilayah Jakarta Barat pada Jumat (23/1/2026). (Dokumen Pemprov DKI Jakarta)
baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta memperpanjang Operasi Modifikasi Cuaca hingga 1 Februari 2026 guna memecah awan hujan.
  • Perpanjangan OMC berbasis data BMKG dan didukung alokasi anggaran Pemprov DKI yang telah disiapkan sebelumnya.
  • Selain OMC (jangka pendek), penanganan banjir komprehensif meliputi proyek infrastruktur jangka panjang seperti NCICD dan Giant Sea Wall.

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah cepat dalam menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda ibu kota dalam beberapa pekan ke depan.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, secara resmi mengumumkan perpanjangan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk memecah awan hujan sebelum masuk ke wilayah Jakarta, guna meminimalisir risiko banjir yang kerap melumpuhkan aktivitas warga.

Awalnya, Pramono menetapkan bahwa OMC hanya akan berlangsung hingga tanggal 27 Januari 2026. Namun, berdasarkan pemantauan data meteorologi terbaru dan koordinasi intensif dengan pihak terkait, durasi operasi tersebut diputuskan untuk ditambah.

“Untuk OMC, sekali lagi kami melihat cuaca yang ada. Hasil BMKG memang sekarang ada kemungkinan sampai tanggal 1 Februari cuacanya kurang lebih harus dilakukan OMC,” kata Pramono di Jakarta, sebagaimana dilansir Antara, Selasa (27/1/2026).

Strategi Berbasis Data BMKG dan Kesiapan Anggaran

Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan adanya potensi curah hujan tinggi yang masih konsisten membayangi wilayah Jabodetabek hingga awal Februari.

Pramono menjelaskan bahwa kebijakan ini telah didukung oleh kesiapan finansial yang matang. Pemerintah Jakarta bersama DPRD DKI Jakarta memang sudah mengalokasikan anggaran untuk satu bulan penuh melakukan OMC.

Dengan adanya pos anggaran yang sudah disiapkan sejak awal, fleksibilitas dalam memperpanjang atau memperpendek durasi operasi modifikasi cuaca dapat dilakukan sesuai kebutuhan mendesak di lapangan.

baca juga

Sehingga, kata Pramono, apabila memang masih diperlukan OMC, maka Pemerintah Provinsi Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan hal tersebut.

Sinergi antara BPBD, BMKG, dan instansi teknis lainnya menjadi kunci keberhasilan operasi yang mengandalkan teknologi penyemaian garam di awan ini.

Menjaga Jakarta dari Kerugian Ekonomi Akibat Banjir

Bagi Pramono, efektivitas OMC sudah mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir. Intervensi teknologi terhadap awan hujan dianggap mampu mengurangi volume air yang jatuh di titik-titik rawan banjir Jakarta.

Ia menekankan bahwa prioritas utama pemerintah adalah memastikan keselamatan warga dan meminimalisir kerugian material yang seringkali timbul akibat genangan air yang tak terkendali.

Menurut Pramono, hal terpenting adalah jangan sampai dampak curah hujan yang tinggi nantinya mengakibatkan banjir yang merugikan masyarakat. Tanpa adanya upaya modifikasi, Jakarta diprediksi akan menghadapi tekanan hidrometeorologi yang jauh lebih berat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Normalisasi Ciliwung Dikebut, Pramono Pastikan Relokasi dan Pembebasan Lahan Segera Berjalan

Normalisasi Ciliwung Dikebut, Pramono Pastikan Relokasi dan Pembebasan Lahan Segera Berjalan

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:43 WIB

Buka Peluang Perpanjang Modifikasi Cuaca, Pramono: Nggak Mungkin Jakarta Nggak Ada Genangan

Buka Peluang Perpanjang Modifikasi Cuaca, Pramono: Nggak Mungkin Jakarta Nggak Ada Genangan

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:25 WIB

Garap Kali Cakung Lama, Pramono Anung Bakal Relokasi Rumah Warga Demi Jalan Inspeksi

Garap Kali Cakung Lama, Pramono Anung Bakal Relokasi Rumah Warga Demi Jalan Inspeksi

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 12:31 WIB

Atasi Banjir Jakarta Utara, Pramono Anung Targetkan Normalisasi Kali Cakung Lama Rampung 2027

Atasi Banjir Jakarta Utara, Pramono Anung Targetkan Normalisasi Kali Cakung Lama Rampung 2027

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 12:15 WIB

Kawasan Sukapura Cilincing Kembali Tergenang Banjir, Sudah Lima Kali di Bulan Ini

Kawasan Sukapura Cilincing Kembali Tergenang Banjir, Sudah Lima Kali di Bulan Ini

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 10:12 WIB

Banjir Kampung Melayu Surut, Warga Gotong Royong Bersihkan Lumpur

Banjir Kampung Melayu Surut, Warga Gotong Royong Bersihkan Lumpur

Video | Senin, 26 Januari 2026 | 20:05 WIB

Permudah Evakuasi Area Tanah Longsor Bandung Barat, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jabar

Permudah Evakuasi Area Tanah Longsor Bandung Barat, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jabar

News | Senin, 26 Januari 2026 | 17:37 WIB

Terkini

Gofar Hilman Sering Ragu ke Dokter Gigi, Ternyata Gara-gara Mitos Veneer Ini!

Gofar Hilman Sering Ragu ke Dokter Gigi, Ternyata Gara-gara Mitos Veneer Ini!

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:36 WIB

Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun

Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:35 WIB

Persib Tumbangkan FC Seoul, Igor Tolic dan Marc Klok Singgung Persija Jakarta

Persib Tumbangkan FC Seoul, Igor Tolic dan Marc Klok Singgung Persija Jakarta

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 10:35 WIB

3 Serum Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Menghadapi Polusi Sesuai Klaim

3 Serum Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Menghadapi Polusi Sesuai Klaim

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:31 WIB

Redmi Note 17 Disebut Downgrade, Xiaomi Ungkap Alasan Tak Lagi Cuma Kejar Chipset

Redmi Note 17 Disebut Downgrade, Xiaomi Ungkap Alasan Tak Lagi Cuma Kejar Chipset

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 10:29 WIB

Honda Klaim Tak Ingin Kualitas Produk Jadi Korban Persaingan Mobil China

Honda Klaim Tak Ingin Kualitas Produk Jadi Korban Persaingan Mobil China

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 10:28 WIB

Mengapa Anak Zaman Now Ingin Jadi YouTuber ketimbang Astronot?

Mengapa Anak Zaman Now Ingin Jadi YouTuber ketimbang Astronot?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:26 WIB

Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?

Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:25 WIB

Renggut 3 Nyawa! WNA China Ditemukan di Tambang Ilegal Sumbawa

Renggut 3 Nyawa! WNA China Ditemukan di Tambang Ilegal Sumbawa

Bali | Kamis, 17 September 2026 | 10:24 WIB

Di Balik Riuh Kritik Maudy Ayunda: Saat Kemarahan Warganet Jadi Ladang Cuan Algoritma

Di Balik Riuh Kritik Maudy Ayunda: Saat Kemarahan Warganet Jadi Ladang Cuan Algoritma

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:18 WIB

×