Juda Agung Disebut Kandidat Kuat Wamenkeu, Istana Tegaskan Belum Ada Keputusan

Vania Rossa | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 28 Januari 2026 | 15:48 WIB
Juda Agung Disebut Kandidat Kuat Wamenkeu, Istana Tegaskan Belum Ada Keputusan
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (Suara.com/Bagaskara)
  • Istana menegaskan belum ada keputusan resmi mengenai pengganti Thomas Djiwandono sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu).
  • Presiden akan melakukan kajian dan meminta masukan Menteri Keuangan sebelum menentukan figur Wamenkeu baru.
  • Juda Agung disebut kandidat kuat setelah mundur dari Deputi Gubernur Bank Indonesia, namun pelantikan diperkirakan Februari.

Suara.com - Nama Juda Agung disebut-sebut menjadi calon terkuat pengganti Thomas Djiwandono di kursi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu). Namun, pihak Istana menegaskan hingga kini belum ada keputusan resmi terkait pengisian jabatan tersebut.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo Subianto masih akan melakukan proses kajian sebelum menunjuk sosok pengganti Thomas.

"Belum. Nanti pada waktunya, siapapun yang kemudian kalau diputuskan oleh bapak presiden pos yang ditinggalkan harus diisi, nanti akan kami sampaikan," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Prasetyo menjelaskan, Presiden akan meminta masukan dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelum menentukan figur yang tepat untuk menduduki kursi Wamenkeu.

"Nanti kan setelah proses itu, bapak presiden pasti akan melakukan semacam kajian dan meminta pendapat tentunya dengan menteri keuangan mengenai pengisian kembali jabatan wamenkeu yang tadinya diisi oleh Pak Thomas Djiwandono, yang sekarang akan bertugas di Bank Indonesia," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat memberi sinyal bahwa Juda Agung menjadi salah satu kandidat kuat. Juda diketahui baru saja mundur dari jabatannya sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

"Kelihatannya (Juda), kan saya sudah ketemu dengan beliau dan kelihatannya sih salah satu calon yang kuat ya. (Juda) kelihatannya dia calon yang kuat," kata Purbaya di Jakarta, Selasa (27/1).

Meski begitu, Purbaya menegaskan penentuan Wamenkeu sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden. Ia juga belum bisa memastikan siapa saja nama lain yang masuk dalam pertimbangan.

Terkait waktu pelantikan, Purbaya mengaku mendengar informasi bahwa pengisian jabatan Wamenkeu kemungkinan dilakukan pada Februari mendatang.

"Pelantikan saya dengar sih Februari ya, ada yang bilang harusnya Februari. Mungkin minggu depan," ujarnya.

Purbaya juga belum mengetahui pembagian tugas antara dirinya dan Wamenkeu yang baru nantinya. Namun ia menegaskan saat ini fokus utamanya adalah membenahi sektor-sektor krusial penerimaan negara.

"Saya juga enggak tahu pembagiannya seperti apa, pokoknya kita kerja aja sudah, yang macet-macet saya beresin. Tapi Bea Cukai dan Pajak saya tangani langsung karena itu penting buat penerimaan tahun ini dan untuk menekan defisit anggaran kita," katanya.

Latar Belakang Pergantian

Kursi Wamenkeu lowong setelah Thomas Djiwandono terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Thomas yang juga keponakan Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan mendampingi Purbaya.

Pergantian ini memunculkan spekulasi adanya “tukar guling” jabatan dengan Juda Agung, yang sebelumnya menjabat Deputi Gubernur BI dan kini santer disebut sebagai kandidat kuat Wamenkeu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istana Buka Suara soal Kans Budisatrio Djiwandono Gabung Kabinet

Istana Buka Suara soal Kans Budisatrio Djiwandono Gabung Kabinet

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 15:17 WIB

Isu Reshuffle Memanas, Istana Pastikan Sore Ini Fokus pada Pelantikan Dewan Energi Nasional

Isu Reshuffle Memanas, Istana Pastikan Sore Ini Fokus pada Pelantikan Dewan Energi Nasional

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 15:12 WIB

Modal Asing Mengalir Tinggalkan Indonesia, Apa yang Terjadi dan Mengapa Kita Semua Merugi?

Modal Asing Mengalir Tinggalkan Indonesia, Apa yang Terjadi dan Mengapa Kita Semua Merugi?

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 12:42 WIB

Terkini

Lasarus PDIP: Pintu Kereta Api Jadi Akar Masalah, Harus Diurus Pemerintah Pusat

Lasarus PDIP: Pintu Kereta Api Jadi Akar Masalah, Harus Diurus Pemerintah Pusat

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:22 WIB

Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'

Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:18 WIB

Polisi Gandeng KNKT Usut Kecelakaan Maut KRL Bekasi: Human Error atau Gagal Sistem?

Polisi Gandeng KNKT Usut Kecelakaan Maut KRL Bekasi: Human Error atau Gagal Sistem?

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:16 WIB

Vietnam Sampaikan Duka atas Kecelakaan KRL di Bekasi, Presiden To Lam Kirim Pesan ke Prabowo

Vietnam Sampaikan Duka atas Kecelakaan KRL di Bekasi, Presiden To Lam Kirim Pesan ke Prabowo

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:10 WIB

Pemprov DKI Jakarta Percepat Mitigasi Perlintasan Sebidang Pasca Tragedi Bekasi

Pemprov DKI Jakarta Percepat Mitigasi Perlintasan Sebidang Pasca Tragedi Bekasi

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:02 WIB

Berkas Belum Rampung, KPK Perpanjang 30 Hari Masa Penahanan Fadia Arafiq

Berkas Belum Rampung, KPK Perpanjang 30 Hari Masa Penahanan Fadia Arafiq

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:00 WIB

Babak Baru Teror Air Keras Andrie Yunus: 8 Saksi Siap Bongkar Aksi 4 Anggota BAIS TNI, Siapa Saja?

Babak Baru Teror Air Keras Andrie Yunus: 8 Saksi Siap Bongkar Aksi 4 Anggota BAIS TNI, Siapa Saja?

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:49 WIB

Petir Hantam Bangladesh, Sambar 14 Orang Sampai Tewas Terpanggang

Petir Hantam Bangladesh, Sambar 14 Orang Sampai Tewas Terpanggang

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:44 WIB

Prabowo Resmikan 21 RSUD Mei 2026! Target Pangkas Rujukan dan Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja

Prabowo Resmikan 21 RSUD Mei 2026! Target Pangkas Rujukan dan Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:35 WIB

Kanselir Jerman: Iran Sedang Mempermalukan Amerika Serikat

Kanselir Jerman: Iran Sedang Mempermalukan Amerika Serikat

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:28 WIB