Sering Lihat Ibu Jadi Sasaran KDRT, Siswa SMA di Karawang Habisi Ayah Sendiri Usai Mimpi Buruk

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 29 Januari 2026 | 12:02 WIB
Sering Lihat Ibu Jadi Sasaran KDRT, Siswa SMA di Karawang Habisi Ayah Sendiri Usai Mimpi Buruk
Ilustrasi garis polisi. (Pixabay)
  • Seorang pelajar SMA di Karawang, Jawa Barat, membunuh ayah kandungnya sendiri menggunakan pisau dapur pada Rabu dini hari.
  • Peristiwa tragis ini terjadi setelah pelaku terbangun dari mimpi buruk, didorong motif sakit hati akibat KDRT terpendam.
  • Polres Karawang melalui Satreskrim dan PPA-PPO menangani kasus ini dan telah mengamankan pelaku beserta barang bukti.

Suara.com - Sebuah tragedi kelam menyelimuti Kabupaten Karawang, Jawa Barat, setelah seorang pelajar SMA nekat menyerang ayah kandungnya sendiri hingga tewas.

Peristiwa mengerikan yang dipicu oleh mimpi buruk ini diduga kuat berakar dari dendam dan sakit hati akibat Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang telah lama terpendam.

Insiden berdarah ini kini ditangani secara intensif oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karawang, yang langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Petugas dari Satuan Reserse PPA-PPO (Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pidana Perlindungan Orang) Polres Karawang telah melakukan pengecekan lokasi penusukan di Perumahan Dinas Peruri, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang," kata Kasie Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan, dalam keterangannya, sebagaimana dilansir Antara, Kamis (29/1/2026).

Kronologi Mencekam Dini Hari

Peristiwa nahas yang merenggut nyawa korban berinisial RA ini terjadi pada Rabu (28/1) dini hari, sekitar pukul 03.30 WIB. Suasana hening di Perumahan Dinas Peruri, Desa Telukjambe, pecah oleh sebuah aksi brutal yang dilakukan oleh anak korban sendiri.

Berdasarkan penyelidikan awal pihak kepolisian, pelaku yang masih duduk di bangku SMA itu terbangun dari tidurnya karena sebuah mimpi yang mengganggu.

"Dari keterangan sementara, kejadian bermula saat pelaku terbangun dari tidurnya akibat mengalami mimpi buruk yang melibatkan korban dan ibunya," jelas Ipda Cep Wildan.

Rasa takut dan cemas yang luar biasa melanda pelaku. Khawatir mimpi buruk tersebut menjadi kenyataan, ia lantas mengambil sebilah pisau dapur.

Dalam kegelapan, ia menyelinap masuk ke kamar ayahnya yang sedang tertidur lelap dan tanpa ragu melancarkan serangan membabi buta.

Serangan fatal itu diarahkan ke beberapa bagian vital, termasuk bagian bawah telinga hingga ke belakang leher. Korban yang kaget dan kesakitan sontak terbangun dalam kondisi bersimbah darah.

Ia sempat berusaha keluar kamar untuk mencari pertolongan, namun tenaganya habis dan ia pun terkapar tak berdaya di depan rumah.

Dugaan Motif Sakit Hati Akibat KDRT

Meskipun pemicu langsungnya adalah mimpi buruk, polisi menemukan adanya motif yang lebih dalam dan kelam di balik tindakan nekat sang anak. Dugaan kuat mengarah pada akumulasi rasa sakit hati akibat perlakuan kasar sang ayah.

Motif sementara dari kejadian ini diduga karena pelaku menyimpan rasa sakit hati terhadap korban yang disebut kerap melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap ibu pelaku serta bersikap kasar kepada anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi Malam Berdarah di Blitar, Menantu Habisi Mertua Usai Dicaci Maki dan Diancam Pakai Gergaji

Tragedi Malam Berdarah di Blitar, Menantu Habisi Mertua Usai Dicaci Maki dan Diancam Pakai Gergaji

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:21 WIB

Geger di Blitar, Menantu Perempuan Tega Tusuk Leher Mertua, Jasad Ditemukan Anak Kandung

Geger di Blitar, Menantu Perempuan Tega Tusuk Leher Mertua, Jasad Ditemukan Anak Kandung

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:52 WIB

Durhaka! Anak di Lombok Tega Bakar Ibu Kandung, Jasadnya Dibuang di Tumpukan Sampah

Durhaka! Anak di Lombok Tega Bakar Ibu Kandung, Jasadnya Dibuang di Tumpukan Sampah

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 11:25 WIB

Minibus Oleng hingga Hantam Tiga Motor dan Gerobak di Karawang, Satu Pengendara Tewas

Minibus Oleng hingga Hantam Tiga Motor dan Gerobak di Karawang, Satu Pengendara Tewas

News | Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:40 WIB

Banjir Karawang Belum Surut, 1.033 Keluarga Terdampak

Banjir Karawang Belum Surut, 1.033 Keluarga Terdampak

Foto | Jum'at, 23 Januari 2026 | 06:30 WIB

Cincin Akik Hijau Jadi Sorotan, Diduga Hantam Wajah Brigadir Nurhadi Sebelum Tewas

Cincin Akik Hijau Jadi Sorotan, Diduga Hantam Wajah Brigadir Nurhadi Sebelum Tewas

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 23:10 WIB

Truk Terbalik di Jalur Pantura Karawang, Lubang Jalan Picu Kemacetan Panjang

Truk Terbalik di Jalur Pantura Karawang, Lubang Jalan Picu Kemacetan Panjang

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 13:34 WIB

Terkini

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:57 WIB

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:56 WIB