Ketegangan AS-Iran Meningkat, Komisi I DPR RI Desak Kemlu Siaga Lindungi WNI

Bella | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:43 WIB
Ketegangan AS-Iran Meningkat, Komisi I DPR RI Desak Kemlu Siaga Lindungi WNI
Orang-orang berkumpul di Lapangan Enghelab setelah seruan pemerintah untuk berunjuk rasa menentang protes baru-baru ini di seluruh negeri, meneriakkan slogan anti-AS dan anti-Israel, di Teheran, Iran, pada 12 Januari 2026. ANTARA/Fatemeh Bahrami/Anadolu/pri.
  • Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, mendesak Kemlu segera antisipasi dampak ketegangan geopolitik AS dan Iran.
  • Ketegangan meningkat karena pengerahan armada AS dan ancaman serangan militer yang dapat berdampak pada WNI.
  • Oleh Soleh meminta KBRI Teheran meningkatkan kewaspadaan, memetakan evakuasi, dan memastikan perlindungan WNI maksimal.

Suara.com - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Oleh Soleh, memberikan perhatian serius terhadap meningkatnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. 

Ia mendesak pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk segera mengambil langkah antisipatif guna menghadapi kemungkinan pecahnya perang terbuka.

Kondisi di kawasan tersebut diketahui semakin memanas setelah Amerika Serikat mengerahkan armada kapal perangnya ke perairan sekitar Iran. 

Eskalasi ini diperparah dengan pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang berulang kali mengancam akan melakukan serangan militer terhadap Teheran.

Oleh Soleh menegaskan, bahwa ketidakpastian kondisi global ini tidak boleh dianggap remeh, terutama menyangkut keselamatan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah terdampak.

“Saya meminta Kementerian Luar Negeri untuk selalu bersiaga dan memantau secara ketat perkembangan situasi antara Amerika Serikat dan Iran. Ketegangan ini berpotensi meningkat sewaktu-waktu dan bisa berdampak luas, termasuk terhadap WNI di kawasan tersebut,” ujar Oleh Soleh kepada wartawan, Kamis (29/1/2026).

Secara khusus, legislator asal Dapil Jawa Barat XI ini meminta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran untuk meningkatkan level kewaspadaan. 

Menurutnya, pemetaan jalur evakuasi dan skenario darurat harus disiapkan sejak dini.

“KBRI Teheran harus aktif mengimbau seluruh WNI di Iran agar selalu waspada, mengikuti arahan resmi, serta menyiapkan langkah darurat jika terjadi kemungkinan terburuk, termasuk pecahnya perang antara kedua negara,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa dalam situasi konflik internasional, keselamatan nyawa warga negara adalah prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar. 

Untuk itu, Kemlu diharapkan terus memperkuat jalur komunikasi diplomatik agar perlindungan terhadap WNI tetap responsif.

“Negara harus hadir dan memastikan seluruh WNI mendapatkan perlindungan maksimal di tengah situasi global yang semakin kompleks,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target Negosiasi Tarif Impor AS Mundur, Ada Kendala?

Target Negosiasi Tarif Impor AS Mundur, Ada Kendala?

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 19:33 WIB

Amerika Serikat Membeku, 17 Negara Bagian Tetapkan Status Darurat

Amerika Serikat Membeku, 17 Negara Bagian Tetapkan Status Darurat

Video | Rabu, 28 Januari 2026 | 17:05 WIB

Harga Tiket Piala Dunia 2026 Meroket Gila-gilaan, Calo Berpotensi Raup Untung Besar

Harga Tiket Piala Dunia 2026 Meroket Gila-gilaan, Calo Berpotensi Raup Untung Besar

Bola | Rabu, 28 Januari 2026 | 11:36 WIB

H-134 Piala Dunia 2026: Harga Hotel di AS, Kanada dan Meksiko Meroket, Suporter Berebut Reservasi

H-134 Piala Dunia 2026: Harga Hotel di AS, Kanada dan Meksiko Meroket, Suporter Berebut Reservasi

Bola | Rabu, 28 Januari 2026 | 09:04 WIB

Menlu RI Beri Tanggapan Ambisi Amerika Serikat Kuasai Greenland

Menlu RI Beri Tanggapan Ambisi Amerika Serikat Kuasai Greenland

Video | Selasa, 27 Januari 2026 | 18:35 WIB

Opsi Keluar Dari Board of Peace dan 5 Saran Dino Patti Djalal ke Pemerintah

Opsi Keluar Dari Board of Peace dan 5 Saran Dino Patti Djalal ke Pemerintah

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:23 WIB

Dikabarkan Bakal Masuk Kabinet Prabowo, Budisatrio Djiwandono Tanggapi Begini

Dikabarkan Bakal Masuk Kabinet Prabowo, Budisatrio Djiwandono Tanggapi Begini

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:04 WIB

Bertambah jadi 2.493 WNI, KBRI Phnom Penh Percepat Proses Kepulangan Lewat Paspor Darurat

Bertambah jadi 2.493 WNI, KBRI Phnom Penh Percepat Proses Kepulangan Lewat Paspor Darurat

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:06 WIB

Seloroh di Rapat Komisi I, Utut Sebut Budisatrio Djiwandono Berpeluang Masuk Jajaran Pemerintah

Seloroh di Rapat Komisi I, Utut Sebut Budisatrio Djiwandono Berpeluang Masuk Jajaran Pemerintah

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 10:19 WIB

WNI Gabung Militer Asing: Iming-Iming Gaji Besar, Namun Status Kewarganegaraan Jadi Taruhan

WNI Gabung Militer Asing: Iming-Iming Gaji Besar, Namun Status Kewarganegaraan Jadi Taruhan

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 08:22 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB