Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'

M Nurhadi Suara.Com
Rabu, 04 Februari 2026 | 08:04 WIB
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Vladimir Putin [Xinhua]
Baca 10 detik
  • Arsip DOJ AS Januari 2026 mengungkap upaya obsesif Epstein membangun koneksi dengan Presiden Putin sejak 2013–2018.
  • Epstein menawarkan bantuan ekonomi dan klaim informasi mengenai Donald Trump kepada pejabat tinggi Rusia tanpa hasil.
  • Dokumen menunjukkan akses Epstein ke lingkaran Kerajaan Inggris, seperti Pangeran Andrew, jauh lebih mudah dibandingkan Rusia.

Suara.com - Rangkaian dokumen terbaru terkait terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein kembali menghebohkan publik internasional.

Arsip setebal lebih dari 3 juta juta halaman yang dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) pada akhir Januari 2026 tersebut mengungkap upaya obsesif Epstein untuk membangun koneksi dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Meski nama Putin tercatat sebanyak 1.055 kali dalam tumpukan berkas tersebut, data menunjukkan bahwa ambisi Epstein untuk bertatap muka langsung dengan pemimpin Kremlin itu selalu berujung pada kegagalan.

Lobi Melalui Jalur Diplomatik dan Ekonomi

Dokumen tersebut memetakan aktivitas Epstein antara tahun 2013 hingga 2018, di mana ia secara aktif mencoba memanfaatkan jaringan tokoh berpengaruh demi mendapatkan akses ke Moskow.

Salah satu perantara yang kerap dihubungi Epstein adalah Thorbjorn Jagland, mantan Perdana Menteri Norwegia yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Eropa.

Dalam korespondensi email tahun 2013, Epstein mencoba menawarkan bantuan ekonomi bagi Rusia.

Ia menulis pesan yang meminta izin untuk menyampaikan gagasan kepada Putin: "Saya tahu Anda ingin menarik investasi asing... Saya punya rekan yang bisa membantu Anda mengambil langkah-langkah yang diperlukan."

Tak berhenti di situ, pada 2017, Epstein juga mencoba masuk melalui isu teknologi keuangan dengan meminta perantaranya untuk mendiskusikan topik mata uang digital dengan Putin.

Baca Juga: Rencana Prabowo Bertemu Trump, Seskab Teddy Sebut Masih dalam Pembahasan

Jeffrey Epstein [Suara.com/DOJ]
Jeffrey Epstein [Suara.com/DOJ]

Klaim Informasi Mengenai Donald Trump

Salah satu bagian paling provokatif dalam dokumen ini adalah upaya Epstein mendekati Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov.

Pada tahun 2018, setahun sebelum kematiannya di penjara, Epstein menawarkan "informasi kredensial" kepada Lavrov sebagai umpan agar bisa bertemu Putin.

Dalam emailnya, Epstein mengklaim memiliki informasi sangat rahasia mengenai Donald Trump yang bisa dibagikan kepada pihak Rusia.

Ia bahkan menyebut nama mendiang diplomat Rusia, Vitaly Churkin, dengan mengeklaim bahwa sang diplomat telah memahami sosok Trump setelah berdiskusi dengannya.

Meski menawarkan berbagai informasi intelijen dan ekonomi, tidak ada bukti valid dalam dokumen tersebut yang menunjukkan bahwa Kremlin menanggapi atau merealisasikan keinginan Epstein.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI