Baca 10 detik
- Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan skandal pengalihan saham PT Teknik Alum Service (TAS) di Morowali berdasarkan laporan Agam Tirto Buwono.
- Pengalihan saham diduga terjadi melalui Akta Nomor 02 tanpa RUPS dan pembayaran lunas, dilaporkan melanggar KUHP.
- Dokumen yang diduga palsu, termasuk terkait IPO SGX 2018, menjadi perhatian utama dalam kasus ini yang kini ditangani penyidik.
“Kami ingin memastikan masyarakat dan investor tidak dirugikan. PT Teknik Alum Service masih bermasalah secara hukum dengan klien kami di Polda Metro Jaya,” tegasnya.
Ia juga menyinggung pengalaman IPO di SGX yang disebut menggunakan data tidak valid.
“IPO di SGX itu banyak menggunakan data palsu. Beberapa saksi yang diperiksa penyidik Polda Metro Jaya sudah mengakui hal tersebut,” pungkas Mahfuz.