Heboh Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, Refly Harun: Hasil Penelitian Roy Suryo 99,9 Persen Palsu

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Selasa, 10 Februari 2026 | 15:34 WIB
Heboh Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, Refly Harun: Hasil Penelitian Roy Suryo 99,9 Persen Palsu
Kuasa hukum Roy Suryo Cs, Refly Harun di Polda Metro Jaya, Selasa (10/2/2026). (Suara.com/Yasir)
baca 10 detik
  • Kuasa hukum Roy Suryo, Refly Harun, mengonfirmasi perolehan salinan ijazah Jokowi tanpa sensor oleh Bonatua Silalahi.
  • Dokumen tersebut diperoleh melalui sengketa informasi panjang hingga putusan Mahkamah Konstitusi menyatakan ijazah adalah dokumen publik.
  • Kajian pakar menyimpulkan salinan ijazah tersebut identik dengan dokumen pendaftaran yang diklaim palsu 99,9 persen.

Suara.com - Kuasa hukum Roy Suryo cs, Refly Harun, memberikan respons mendalam terkait salinan ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang kini tengah menjadi perbincangan hangat.

Dokumen pendidikan tersebut kabarnya telah diterima oleh pengamat kebijakan publik, Bonatua Silalahi, dalam kondisi tanpa sensor.

Refly Harun mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melihat secara langsung fisik dari dokumen yang dimaksud.

Langkah hukum terkait persoalan ini terus bergulir di kepolisian. Refly Harun menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat dengan melakukan rapat konsolidasi yang melibatkan sejumlah saksi dan ahli untuk membedah temuan tersebut.

Bonatua Silalahi sendiri diproyeksikan menjadi salah satu ahli yang akan diajukan untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya dalam waktu dekat.

"Karena dia kan peneliti, peneliti independen yang meneliti mengenai ijazah dan dokumen-dokumen pendidikan Pak Jokowi kan sebenarnya ya, kurang lebih. Dan dia untuk mendapatkan salinan dokumen yang tanpa sensor itu perlu menempuh upaya yang luar biasa kan. Menggugat ke KIP, Komisi Informasi Pusat, sampai bahkan ke Mahkamah Konstitusi segala," kata Refly di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Proses perolehan salinan ijazah tanpa sensor tersebut memang melalui jalur sengketa informasi yang panjang.

Berdasarkan putusan sidang di Mahkamah Konstitusi, ditegaskan bahwa salinan ijazah merupakan dokumen publik yang sifatnya terbuka dan tidak boleh ditutupi dari akses masyarakat.

Hal ini merujuk pada fakta bahwa sebelumnya terdapat sembilan item dalam dokumen tersebut yang ditutupi, namun kini seluruhnya telah dibuka sehingga Bonatua bisa mendapatkan salinan resmi yang utuh.

baca juga

Refly Harun menekankan pentingnya konsistensi dokumen pendidikan tersebut di berbagai instansi negara.

Menurutnya, salinan ijazah yang kini dikantongi oleh Bonatua Silalahi seharusnya memiliki kesamaan identik dengan ijazah yang pernah diserahkan Jokowi kepada pihak penyidik.

Dokumen itu juga sempat diperlihatkan pada tanggal 15 Desember 2025 saat berlangsungnya gelar perkara khusus di Polda Metro Jaya.

Lebih lanjut, Refly menegaskan bahwa ijazah tersebut juga harus selaras dengan dokumen yang disetorkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat pendaftaran Pilpres tahun 2014 dan 2019 silam.

Dalam penelusurannya, muncul perbandingan antara beberapa versi dokumen yang beredar di ruang publik.

Ijazah yang berada di tangan Bonatua Silalahi disebut-sebut memiliki kemiripan dengan ijazah yang pernah diunggah oleh akun Dian Sandi di media sosial.

Perbedaan yang mencolok hanya terletak pada aspek visual, di mana versi yang diunggah Dian Sandi tampil dalam format berwarna, sementara dokumen yang dipegang oleh Bonatua Silalahi merupakan salinan tidak berwarna atau fotokopi.

Persoalan ini semakin meruncing setelah adanya keterlibatan sejumlah pakar yang melakukan analisis teknis terhadap dokumen tersebut.

Refly menyebutkan bahwa ijazah itu telah diteliti secara saksama oleh Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dan Dokter Tifauziah Tyassuma atau yang akrab disapa Dokter Tifa.

Berdasarkan hasil kajian teknis yang mereka lakukan, muncul kesimpulan yang sangat kontroversial mengenai keaslian dokumen tersebut.

"Nah, jadi apa yang didapatkan Bonatua ini memperkuat bahwa apa yang diteliti Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifa Uzziah Tiasumam adalah barang yang diserahkan pada waktu pendaftaran sebagai presiden 2014 dan 2019. Dan itu menurut penelitian, hasil penelitian sekali lagi itu palsu, 99,9 persen palsu kata Roy Suryo," pungkas Refly Harun.

Klaim mengenai tingkat kepalsuan yang mencapai angka 99,9 persen tersebut kini menjadi poin utama dalam argumentasi hukum yang dibangun oleh kubu Roy Suryo cs.

Mereka meyakini bahwa temuan dari Bonatua Silalahi ini akan menjadi bukti krusial dalam proses penyidikan yang sedang berlangsung di Polda Metro Jaya untuk mengungkap kebenaran di balik dokumen pendidikan sang mantan presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diperiksa Kamis Lusa, Kubu Roy Suryo Cs Siapkan Mantan Wakapolri Oegroseno Jadi Ahli Meringankan

Diperiksa Kamis Lusa, Kubu Roy Suryo Cs Siapkan Mantan Wakapolri Oegroseno Jadi Ahli Meringankan

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 12:31 WIB

Diperiksa Polda Metro, Eks Ketua KIP DKI Jadi Saksi Meringankan Roy Suryo Cs di Kasus Ijazah Jokowi

Diperiksa Polda Metro, Eks Ketua KIP DKI Jadi Saksi Meringankan Roy Suryo Cs di Kasus Ijazah Jokowi

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 12:17 WIB

Ini dia Penampakan Salinan Ijazah Jokowi Telegalisir dari KPU

Ini dia Penampakan Salinan Ijazah Jokowi Telegalisir dari KPU

Foto | Senin, 09 Februari 2026 | 18:43 WIB

Roy Suryo Cs Desak Polda Metro Bongkar Bukti Ijazah Palsu Jokowi, Kombes Budi: Dibuka di Persidangan

Roy Suryo Cs Desak Polda Metro Bongkar Bukti Ijazah Palsu Jokowi, Kombes Budi: Dibuka di Persidangan

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 20:10 WIB

Roy Suryo Ungkap Banyak Broker di Kasus Ijazah Jokowi, Ada Uang Haram di Balik Tawaran Damai?

Roy Suryo Ungkap Banyak Broker di Kasus Ijazah Jokowi, Ada Uang Haram di Balik Tawaran Damai?

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 15:45 WIB

Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana

Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 14:19 WIB

Roy Suryo Ungkap Ada Strategi Pecah Belah Usai Dilaporkan Eggi Sudjana: Ini Tujuan dari Geng Sana

Roy Suryo Ungkap Ada Strategi Pecah Belah Usai Dilaporkan Eggi Sudjana: Ini Tujuan dari Geng Sana

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 13:08 WIB

Terkini

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:31 WIB

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di  Selat Bab Al Mandeb

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:26 WIB

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:18 WIB

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

×