Sentul Diterjang Banjir Bandang Rabu Sore, Longsor Ikut Tutup Jalan

Vania Rossa | Suara.com

Kamis, 12 Februari 2026 | 07:40 WIB
Sentul Diterjang Banjir Bandang Rabu Sore, Longsor Ikut Tutup Jalan
Mobil Terseret Arus saat banjir bandang di Babakan Madang, Sentul. (Tangkap layar X)
  • Hujan deras Rabu sore (11/2/2026) menyebabkan banjir bandang di Bojong Koneng, Kabupaten Bogor, menyeret satu mobil.
  • Penyebab banjir diduga karena luapan air akibat penyumbatan material pada aliran yang cukup terjal.
  • BPBD memastikan tidak ada korban jiwa; penanganan awal dilakukan oleh pihak pengembang perumahan setempat.

Suara.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor pada Rabu (11/2/2026) sore memicu banjir bandang di kawasan Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Derasnya arus air bahkan sempat menyeret satu unit mobil yang terparkir di jalur utama menuju kawasan perumahan sekitar Taman Budaya Sentul.

Peristiwa tersebut terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, air terlihat mengalir deras di badan jalan dengan membawa material lumpur, batu, dan ranting. Sebuah mobil yang terparkir di tepi jalan tampak terseret arus akibat kuatnya aliran air.

Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaluddin, mengatakan banjir terjadi akibat luapan aliran air yang diduga tersumbat material setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut.

“Berdasarkan analisis di lapangan, kemungkinan aliran air tersumbat sehingga meluap dan membawa material. Jalurnya juga cukup terjal,” ujar Jalaluddin saat dikonfirmasi, Rabu.

Selain banjir, longsor juga terjadi di lokasi yang sama. Material bebatuan dilaporkan menutup sebagian badan jalan di kawasan tersebut. Meski demikian, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Tidak ada korban jiwa. Kendaraan yang terbawa arus juga dalam keadaan kosong,” katanya.

Jalaluddin menjelaskan, genangan air tidak meluas karena kondisi medan yang menanjak. Air hanya mengalir deras di ruas jalan utama menuju kawasan perumahan dan berangsur surut tak lama setelah hujan mereda.

“Banjir tidak menggenangi area luas, hanya di jalan utama. Saat tim sampai di lokasi, kondisi juga sudah kondusif,” tuturnya.

Terkait penanganan di lokasi, Jalaluddin menyebut sementara ini dilakukan oleh pihak pengembang karena titik kejadian berada di dalam kawasan perumahan. BPBD Kabupaten Bogor tidak terlibat langsung dalam proses penanganan maupun asesmen awal.

“Untuk sementara penanganan dilakukan oleh pihak pengembang karena lokasinya masih dalam kawasan perumahan,” ujarnya.

Selain di Bojong Koneng, banjir juga dilaporkan terjadi di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang. Di salah satu kampung, air sempat masuk ke rumah warga dan merendam sejumlah perabotan. Genangan juga dilaporkan muncul di beberapa ruas jalan di Desa Leuwinutug.

Hingga kini, warga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos Akan Bagikan Jadup Rp450 Ribu per Bulan untuk Korban Banjir Sumatra Pekan Ini

Kemensos Akan Bagikan Jadup Rp450 Ribu per Bulan untuk Korban Banjir Sumatra Pekan Ini

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 19:47 WIB

Mendagri Minta Dukungan Parlemen Normalkan Anggaran TKD Provinsi Terdampak Bencana

Mendagri Minta Dukungan Parlemen Normalkan Anggaran TKD Provinsi Terdampak Bencana

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:25 WIB

Kemensos Mulai Salurkan Santunan Korban Banjir Sumatra ke Ahli Waris, Segini Nominalnya

Kemensos Mulai Salurkan Santunan Korban Banjir Sumatra ke Ahli Waris, Segini Nominalnya

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 15:38 WIB

Terkini

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:28 WIB

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:18 WIB

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:15 WIB

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:56 WIB

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:53 WIB

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:33 WIB

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:29 WIB

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:17 WIB

Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun

Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:17 WIB