Buntut Saling Sindir Purbaya-Trenggono, Analis Ingatkan Persepsi Publik Kabinet Tak Kompak

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 12 Februari 2026 | 14:03 WIB
Buntut Saling Sindir Purbaya-Trenggono, Analis Ingatkan Persepsi Publik Kabinet Tak Kompak
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono sempat menjadi sorotan netizen. (Foto dok. KKP/ Ist)
baca 10 detik
  • Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia menyoroti tantangan koordinasi komunikasi antara Menkeu dan Menteri Kelautan dan Perikanan.
  • Perbedaan pandang yang disampaikan secara terbuka menimbulkan kesan ketidakharmonisan dan kurang kompak dalam Kabinet Merah Putih.
  • Ketidaksinkronan komunikasi antarmenteri berpotensi mempengaruhi penilaian publik terhadap stabilitas dan kinerja pemerintah secara keseluruhan.

Suara.com - Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai adanya tantangan dalam koordinasi komunikasi antarpejabat di lingkungan Kabinet Merah Putih, buntut perbedaan pandang antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Kelauatan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Meski perbedaan pandang di kabinet hal wajar, tetapi sindiran dan pernyataan terbuka kedua menteri di ruang publik menjadi sorotan.

Arifki mengatakan publik dapat menangkap narasi tidak selaras antara Purbaya dan Trenggono sebagai persoalan koordinasi.

“Ini bukan semata soal siapa yang benar atau salah, tetapi bagaimana koordinasi komunikasi dijalankan. Jika antarmenteri menyampaikan pesan yang berbeda tanpa penjelasan yang terintegrasi, yang muncul adalah kesan tidak kompak,” kata Arifki, Kamis (12/2/2026).

Arifki menekankan pentingnya bagi para menteri untuk memastikan tidak muncul persepsi adanya kubu-kubu di dalam kabinet.

Mengingat para menteri adalah pembantu presiden yang seharusnya berada dalam satu garis kepemimpinan sehingga perlu menunjukkan soliditas dalam mendukung agenda Presiden Prabowo Subianto.

Terlepas dari itu, Arifki menyampaikan persepsi ketidaksinkronan komunikasi berpotensi memengaruhi penilaian publik terhadap kinerja pemerintah secara keseluruhan.

Ia berujar dalam sistem presidensial, soliditas kabinet menjadi salah satu indikator stabilitas dan efektivitas pemerintahan.

“Perbedaan itu wajar dalam proses internal. Namun, ketika dikomunikasikan tanpa koordinasi yang memadai, publik bisa menilai ada lemahnya pengelolaan komunikasi pemerintah. Ini yang perlu diantisipasi agar tidak berdampak pada persepsi terhadap kinerja pemerintah,” kata Arifki.

baca juga

Penguatan mekanisme sinkronisasi lintas kementerian menjadi penting, baik dalam perumusan kebijakan maupun dalam penyampaian pesan kepada publik.

Ia mengatakan dengan komunikasi yang lebih terorkestrasi, dinamika internal tetap dapat terkelola tanpa menimbulkan kesan fragmentasi di ruang publik.

“Harapannya ke depan koordinasi komunikasi antarmenteri semakin diperkuat, sehingga setiap kebijakan strategis dapat disampaikan dalam satu kerangka narasi yang utuh dan mencerminkan soliditas pemerintahan,” kata Arifki.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi sindiran Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono soal dana pembangunan kapal dalam negeri berasal dari pinjaman luar negeri, tepatnya dari Pemerintah Inggris (UK).

Purbaya juga menindaklanjuti permintaan Trenggono untuk bertanya kepada anak buah ihwal pencairan dana pembangunan kapal.

"Sudah saya cek. Memang belum," kata Purbaya di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Akui Anggaran Pembuatan Kapal KKP Belum Dikucurkan

Purbaya Akui Anggaran Pembuatan Kapal KKP Belum Dikucurkan

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 13:53 WIB

Dari Sindiran 'Cerdas' ke Foto Damai, Ini 6 Fakta Perselisihan Menkeu Purbaya dan Menteri KKP

Dari Sindiran 'Cerdas' ke Foto Damai, Ini 6 Fakta Perselisihan Menkeu Purbaya dan Menteri KKP

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 12:37 WIB

Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!

Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 21:31 WIB

Purbaya: Kita Negara Maritim Tapi Kapal Beli dari Luar

Purbaya: Kita Negara Maritim Tapi Kapal Beli dari Luar

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:04 WIB

Terkini

Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia

Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?

Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun

Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK

Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi

Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar

Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital

Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona

Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:33 WIB

The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan

The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:30 WIB

×