Fakta Baru CCTV: Korban Kecelakaan Maut Transjakarta di Pondok Labu Sempat Sempoyongan

Erick Tanjung | Muhammad Yasir | Suara.com

Senin, 16 Februari 2026 | 07:25 WIB
Fakta Baru CCTV: Korban Kecelakaan Maut Transjakarta di Pondok Labu Sempat Sempoyongan
Ilustrasi--Bus TransJakarta tabrak pejalanan kaki. (ist)
  • Fakta CCTV: Korban tewas tergilas bus Transjakarta di Pondok Labu sempat sempoyongan.
  • Rekaman CCTV ungkap korban kecelakaan maut Transjakarta di Pondok Labu tampak lunglai.
  • Polisi selidiki kecelakaan maut bus Transjakarta di Pondok Labu lewat rekaman CCTV.

Suara.com - Fakta baru terungkap di balik kecelakaan maut yang menewaskan seorang pejalan kaki berinisial S (27) di Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis (12/2/2026). Berdasarkan rekaman CCTV, korban diketahui sempat sempoyongan sebelum akhirnya terjatuh di area roda belakang bus Transjakarta.

Video rekaman CCTV tersebut diunggah oleh akun Instagram @jakselupdate_. Dalam rekaman itu, korban awalnya terlihat mendekati bus yang sedang berhenti di bus stop Taman DDN. Beberapa detik kemudian, korban yang berada di sisi kiri kendaraan, tepat di dekat ban belakang, tampak lunglai dan bergerak tidak stabil.

Tak lama berselang, korban tidak lagi terlihat dalam pantauan kamera CCTV yang terpasang di badan bus. Ia diduga menunduk lalu terjatuh persis di depan roda belakang.

Saat bus kembali melaju, pengemudi diduga tidak menyadari keberadaan korban yang berada di titik buta (blind spot) kendaraan, hingga roda belakang melindas tubuh korban.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menyebutkan bahwa bus dengan nomor polisi B 7756 TGC yang dikemudikan oleh SH (55) saat itu hendak melanjutkan perjalanan menuju arah Pondok Labu melalui Jalan Margasatwa Raya. Sebelumnya, SH sempat memberhentikan kendaraan di Taman DDN untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.

“Sesampainya di bus stop Taman DDN, diduga roda belakang kendaraan bus Transjakarta melindas seorang pejalan kaki,” ungkap Ojo.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Korban mengalami luka parah dan meninggal dunia di TKP. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUP Fatmawati,” jelas Ojo.

Sementara itu, Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transportasi Jakarta, Ayu Wardhani, menyatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kecelakaan ini kepada kepolisian.

“Transjakarta menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang mendalam atas insiden ini. Kami menyerahkan seluruh proses penyelidikan kepada pihak kepolisian serta menghormati prosedur hukum yang berjalan,” ujar Ayu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-Detik Mengerikan! Tembok Pagar Raksasa Ambruk di SMPN 182 Kalibata, Kok Bisa?

Detik-Detik Mengerikan! Tembok Pagar Raksasa Ambruk di SMPN 182 Kalibata, Kok Bisa?

News | Senin, 16 Februari 2026 | 07:05 WIB

Viral Bus Listrik Transjakarta Terobos Lampu Merah di Gandaria, Pramudi Langsung Disanksi Tegas

Viral Bus Listrik Transjakarta Terobos Lampu Merah di Gandaria, Pramudi Langsung Disanksi Tegas

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:02 WIB

Bikin Ngeri! Motor 'Nyelip' di Kolong Bus Transjakarta Flyover Cijantung, Ternyata Ini Pemicunya

Bikin Ngeri! Motor 'Nyelip' di Kolong Bus Transjakarta Flyover Cijantung, Ternyata Ini Pemicunya

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 10:46 WIB

Terkini

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB