Bukan Kecelakaan, Komisi Pencari Fakta Tegaskan Affan Kurniawan Tewas Akibat Dibunuh Polisi

Bella, Faqih Fathurrahman

Rabu, 18 Februari 2026 | 17:42 WIB
Bukan Kecelakaan, Komisi Pencari Fakta Tegaskan Affan Kurniawan Tewas Akibat Dibunuh Polisi
Arsip - Massa yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil menggelar aksi peringatan satu bulan korban tragedi aksi Agustus di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta, Selasa (30/9/2025) malam. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Komisi Pencari Fakta (KPF) menyatakan tewasnya pengemudi ojek online Affan Kurniawan pada Agustus 2025 adalah pembunuhan.
  • Kematian Affan disimpulkan sebagai pembunuhan karena kendaraan taktis Brimob sempat berhenti tujuh detik sebelum melindas korban.
  • Affan Kurniawan dinyatakan meninggal pukul 19.58 WIB di RSCM setelah sempat sadar usai terlindas pertama kali.

Suara.com - Komisi Pencari Fakta (KPF) menegaskan bahwa tewasnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online dalam rangkaian demonstrasi pada Agustus 2025, merupakan pembunuhan.

Secara tegas, komisi bentukan Koalisi Masyarakat Sipil tersebut menyatakan kematian Affan bukan disebabkan oleh kecelakaan.

EKSKLUSIF SUARA: BOCAH-BOCAH DI SARANG POLISI: ASAL TANGKAP PERKARA AKSI AGUSTUS

“Yang terjadi pada 28 Agustus 2025, seperti kita ketahui semua adalah pembunuhan Affan Kurniawan,” ujar Peneliti Komisi Pencari Fakta, Ravio Patra, di Kantor Indonesia Corruption Watch (ICW), Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2026).

“Dan dalam laporan ini kami memang tetapkan ini sebagai sebuah pembunuhan, bukan kecelakaan, bukan meninggalnya, bukan tewasnya, tapi pembunuhan Affan Kurniawan,” imbuhnya.

EKSKLUSIF SUARA: CINTA DAN JARI YANG PATAH DI UTARA JAKARTA

Pernyataan tersebut disimpulkan Ravio lantaran sebelum melindas Affan, kendaraan taktis (rantis) milik Korps Brimob sempat berhenti selama tujuh detik sebelum akhirnya memutuskan untuk melaju dan melindas korban.

“Ini berdasarkan keterangan saksi mata yang langsung berada di lokasi. Setelah berhenti, warga mengerubungi rantis Brimob, meminta berhenti, tapi rantis Brimob malah maju,” jelasnya.

Ravio menuturkan bahwa saat tertabrak rantis, Affan masih dalam kondisi sadar, dan kendaraan tersebut kembali sempat terhenti selama tujuh detik sebelum akhirnya kembali melaju dan melindas tubuh Affan hingga bersimbah darah.

baca juga

EKSKLUSIF SUARA: BUKU PUTIH KAUM ANARKIS

“Jadi setelah melindas pertama itu Affan masih sadarkan diri. Kemudian, baru setelah rantis Brimob berhenti 7 detik, malah maju melindas, itulah momen di mana Affan Kurniawan muntah darah,” ujarnya.

Ravio mengatakan, setelah dilindas rantis, Affan masih bernyawa. Warga yang berada di lokasi berupaya membawanya ke Rumah Sakit Pelni, namun karena kondisi jalan yang macet, korban akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

“Di RSCM datang dalam kondisi tidak sadarkan diri tapi masih ada denyut. Hanya dalam beberapa menit langsung dinyatakan meninggal. Dalam laporan ini kami nyatakan waktu meninggalnya adalah 19.58 WIB,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ICW Sebut Wacana Jokowi Kembalikan UU KPK 2019 sebagai Upaya 'Cuci Tangan'

ICW Sebut Wacana Jokowi Kembalikan UU KPK 2019 sebagai Upaya 'Cuci Tangan'

News | Senin, 16 Februari 2026 | 19:17 WIB

Jokowi Setuju UU KPK Kembali ke Versi Lama, ICW: Upaya Cuci Tangan dari Kesalahan Lama

Jokowi Setuju UU KPK Kembali ke Versi Lama, ICW: Upaya Cuci Tangan dari Kesalahan Lama

News | Senin, 16 Februari 2026 | 18:45 WIB

Gibran Dorong RUU Perampasan Aset, ICW: Jangan Sekadar Lip Service

Gibran Dorong RUU Perampasan Aset, ICW: Jangan Sekadar Lip Service

News | Sabtu, 14 Februari 2026 | 14:05 WIB

ICW Bongkar Pengaruh Pemerintah Prabowo-Gibran ke Merosotnya Indeks Persepsi Korupsi Indonesia

ICW Bongkar Pengaruh Pemerintah Prabowo-Gibran ke Merosotnya Indeks Persepsi Korupsi Indonesia

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 09:59 WIB

Banjir Daan Mogot, Gegana Brimob Evakuasi Warga Terjebak di Ruko Golden Ville

Banjir Daan Mogot, Gegana Brimob Evakuasi Warga Terjebak di Ruko Golden Ville

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 16:09 WIB

Banjir Rendam Cikarang Utara, Dapur Lapangan Brimob Layani Warga Terdampak

Banjir Rendam Cikarang Utara, Dapur Lapangan Brimob Layani Warga Terdampak

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 13:24 WIB

Dari Brimob Aceh ke Garis Depan Donbass: Mengapa Tentara Bayaran Rusia Menjadi Pilihan Fatal?

Dari Brimob Aceh ke Garis Depan Donbass: Mengapa Tentara Bayaran Rusia Menjadi Pilihan Fatal?

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 15:38 WIB

Bripda Rio dan Satria Kumbara Jadi Tentara Bayaran Rusia, Menkum: Status WNI Otomatis Hilang

Bripda Rio dan Satria Kumbara Jadi Tentara Bayaran Rusia, Menkum: Status WNI Otomatis Hilang

News | Senin, 19 Januari 2026 | 20:30 WIB

4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana

4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 22:15 WIB

Soal SPPG Terafiliasi Pejabat, BGN: Hak Semua WNI!

Soal SPPG Terafiliasi Pejabat, BGN: Hak Semua WNI!

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 17:05 WIB

Terkini

Uji Coba MBG Prasmanan di Yogyakarta: Siswa Puas, tapi Masih Ada Sisa Makanan 3,3 Kg

Uji Coba MBG Prasmanan di Yogyakarta: Siswa Puas, tapi Masih Ada Sisa Makanan 3,3 Kg

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:24 WIB

1.500 Mahasiswa Unhan Turun ke Sekolah Rakyat, Bantu Siswa Belajar Disiplin hingga Mandiri

1.500 Mahasiswa Unhan Turun ke Sekolah Rakyat, Bantu Siswa Belajar Disiplin hingga Mandiri

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Privilege Layanan Diagnostik Eksklusif BRI dan Laboratorium Prodia

Privilege Layanan Diagnostik Eksklusif BRI dan Laboratorium Prodia

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Menduniakan Batik atau Merusak Bumi? Sisi Gelap Industri yang Jarang Dibahas

Menduniakan Batik atau Merusak Bumi? Sisi Gelap Industri yang Jarang Dibahas

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Jelang Putusan MK Kasus Ijazah Gibran Malam Ini: Menkopolkam Siaga, PDIP Buka Suara

Jelang Putusan MK Kasus Ijazah Gibran Malam Ini: Menkopolkam Siaga, PDIP Buka Suara

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Soroti Pendidikan, Ugoran Sebut Aksi Kamisan Kini Jadi Kampus Rakyat

Soroti Pendidikan, Ugoran Sebut Aksi Kamisan Kini Jadi Kampus Rakyat

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Gempa Sumba Barat Daya Berdampak ke 3 Kabupaten, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

Gempa Sumba Barat Daya Berdampak ke 3 Kabupaten, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:15 WIB

The Disciple Tayang 16 Oktober di Netflix, Album Rahasia Wu-Tang Terungkap

The Disciple Tayang 16 Oktober di Netflix, Album Rahasia Wu-Tang Terungkap

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:15 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan DPR, Aspirasi Buruh Berujung Solusi

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan DPR, Aspirasi Buruh Berujung Solusi

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Rp 13,24 Triliun Uang Hasil Penertiban Hutan Diserahkan ke Negara, Ditumpuk di Gedung Bundar

Rp 13,24 Triliun Uang Hasil Penertiban Hutan Diserahkan ke Negara, Ditumpuk di Gedung Bundar

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12 WIB

×