Anggaran Operasional BPJS Tembus Rp 5 T, Cak Imin Warning Soal Pemborosan

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 20 Februari 2026 | 13:34 WIB
Anggaran Operasional BPJS Tembus Rp 5 T, Cak Imin Warning Soal Pemborosan
Muhaimin Lantik Direksi dan Dewan Pengawas Baru BPJS Kesehatan–Ketenagakerjaan 2026–2031. (Dok. Kemenko PM)
baca 10 detik
  • Menko PM Muhaimin Iskandar mengingatkan direksi BPJS jaga anggaran operasional tahunan lebih dari Rp5 triliun.
  • Pimpinan baru BPJS diminta disiplin kendalikan biaya operasional dan hindari pemborosan seremonial tidak perlu.
  • Pengawasan diperkuat untuk cegah potensi kecurangan seperti klaim fiktif demi jaga kepercayaan publik.

Suara.com - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyoroti besarnya anggaran operasional penyelenggaraan jaminan sosial yang dikelola BPJS, mencapai lebih dari Rp5 triliun setiap tahun. Ia mengingatkan direksi dan dewan pengawas yang baru dilantik agar menjaga penggunaan anggaran secara disiplin serta menghindari pemborosan.

Pernyataan itu disampaikan Cak Imin usia menggantikan Presiden Prabowo Subianto dalam pelantikan jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan periode 2026–2031.

“Setiap tahun kita mengeluarkan dan memiliki anggaran operasional BPJS lebih dari 5 triliun. Setiap rupiah itu adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab,” kata Cak Imin di Kantor Kemenko PM, Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Ia menegaskan pimpinan baru harus mampu mengendalikan biaya operasional sesuai koridor regulasi serta memastikan pengeluaran dilakukan secara disiplin.

“Tidak boleh lagi ada pemborosan dan acara-acara seremonial,” imbuhnya.

Cak Imin juga menekankan pentingnya tata kelola manajemen risiko yang profesional dan transparan, termasuk dalam pengelolaan investasi BPJS. Menurutnya, strategi investasi harus mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan mengambil manfaat maksimal.

Selain efisiensi anggaran, ia meminta pengawasan terhadap potensi kecurangan diperkuat. Beberapa risiko yang disorot antara lain klaim fiktif, manipulasi layanan, hingga penyalahgunaan kepesertaan.

“Pengawasan terhadap potensi fraud harus diperkuat, termasuk munculnya klaim fiktif, manipulasi layanan, dan penyalahgunaan kepesertaan,” katanya.

Cak Imin mengingatkan penguatan tata kelola tidak boleh dikorbankan demi ekspansi program jaminan sosial. Menurutnya, keberlanjutan sistem sangat bergantung pada integritas pengelolaan dan kepercayaan publik.

baca juga

“Kita tidak boleh hanya mengejar ekspansi tanpa menjaga integritas dan keberlanjutan sistem. Kepercayaan publik adalah fondasi utama jaminan sosial kita. Tanpa kepercayaan, sistem sebesar apa pun akan runtuh,” tegasnya.

Ia pun meminta pimpinan baru BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan menjalankan amanah konstitusi secara serius serta memastikan sistem jaminan sosial tetap dipercaya masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muhaimin Lantik Direksi dan Dewan Pengawas Baru BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan 2026-2031

Muhaimin Lantik Direksi dan Dewan Pengawas Baru BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan 2026-2031

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 13:12 WIB

Perusahaan Tanggung BPJS Driver Ojol, Beban Iuran Hilang

Perusahaan Tanggung BPJS Driver Ojol, Beban Iuran Hilang

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 09:51 WIB

Profil Prihati Pujowaskito: Dirut BPJS Kesehatan, Purnawirawan TNI Asal Solo

Profil Prihati Pujowaskito: Dirut BPJS Kesehatan, Purnawirawan TNI Asal Solo

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 17:07 WIB

Terkini

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 00:22 WIB

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Bogor | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:55 WIB

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:47 WIB

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:35 WIB

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:33 WIB

×