Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Indonesia-Pakistan Targetkan Negosiasi CEPA, Dari Minyak Sawit hingga Tenaga Medis

M Nurhadi

Senin, 12 Januari 2026 | 08:42 WIB
Indonesia-Pakistan Targetkan Negosiasi CEPA, Dari Minyak Sawit hingga Tenaga Medis
Antrean truk TBS kelapa sawit [Antara]
baca 10 detik
  • Indonesia dan Pakistan sepakat tingkatkan kerja sama dari PTA menjadi CEPA, dibahas Wamendag RI di Karachi, Pakistan.
  • Fokus utama adalah perluasan kerjasama ke sektor jasa, termasuk usulan prioritas pengiriman tenaga medis ahli oleh Indonesia.
  • Perdagangan sawit tetap vital; Pakistan adalah importir ketiga terbesar sawit Indonesia, dengan nilai transaksi USD 2,77 miliar pada 2024.

Suara.com - Pemerintah Indonesia secara resmi mendorong transformasi kerja sama perdagangan dengan Pakistan, dari semula hanya Preferential Trade Agreement (PTA) menjadi Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

Langkah strategis ini dibahas dalam pertemuan bilateral antara Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, dan Menteri Perdagangan Pakistan, Jam Kamal Khan, di Karachi, Pakistan.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan kedua kepala negara pada Desember 2025 di Islamabad.

Targetnya, negosiasi CEPA ini dapat segera dilanjutkan pada awal 2026 untuk memperkuat struktur perdagangan yang lebih luas dan berkelanjutan bagi kedua negara.

Dalam forum tersebut, Wamendag Dyah Roro Esti menekankan bahwa kerja sama masa depan tidak hanya terpaku pada pertukaran barang, tetapi juga merambah ke sektor jasa.

Salah satu usulan prioritas Indonesia adalah kolaborasi di bidang kesehatan, khususnya pengiriman tenaga medis ahli seperti dokter dan perawat.

Di sisi lain, isu minyak sawit tetap menjadi pilar utama perdagangan. Pakistan saat ini menduduki posisi ketiga sebagai importir sawit terbesar Indonesia setelah India dan Tiongkok, dengan nilai transaksi menembus USD 2,77 miliar pada 2024.

"Kami memastikan bahwa program domestik seperti B30 yang akan naik menjadi B50 pada 2026 tidak akan mengganggu komitmen ekspor sawit kami. Pakistan tetap menjadi mitra strategis jangka panjang Indonesia," tegas Roro dalam keterangannya, Minggu (11/1/2026).

Selain hubungan bilateral, kedua negara juga fokus pada penguatan ekonomi di tingkat regional melalui organisasi D-8. Indonesia menyambut baik langkah Pakistan yang telah mengimplementasikan D-8 Preferential Trade Agreement sejak awal tahun lalu.

baca juga

Lebih lanjut, Indonesia menyatakan dukungannya terhadap Pakistan yang akan menjabat sebagai Sekretaris Jenderal D-8 pada 2026.

Indonesia pun menargetkan perluasan skema PTA menjadi CEPA dalam lingkup D-8 selama masa kepemimpinan di periode 2026–2027 guna menciptakan ekosistem perdagangan yang lebih inklusif bagi negara-negara anggota.

Mendag Pakistan, Jam Kamal Khan, menyambut positif inisiatif ini dan menilai profil ekonomi kedua negara bersifat saling melengkapi.

Pakistan tertarik mengembangkan kerja sama di bidang teknologi industri serta mengharapkan kemudahan akses bagi produk pertanian mereka ke pasar Indonesia.

Sebagai bentuk komitmen, Pakistan berencana menggelar single showcase exhibition di Indonesia tahun ini untuk memperkenalkan produk-produk unggulan mereka kepada para eksportir dan konsumen domestik.

Catatan Perdagangan Indonesia-Pakistan:

  • Total Perdagangan 2025: Mencapai USD 3,6 miliar.
  • Ekspor Indonesia: USD 3,4 miliar.
  • Impor dari Pakistan: USD 136 juta.
  • Surplus Indonesia: Sebesar USD 3,3 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus

Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 09:33 WIB

Perut Isinya Sekilo Sabu, Aksi Gila Pasutri Pakistan Telan 159 Kapsul Demi Lolos di Bandara Soetta

Perut Isinya Sekilo Sabu, Aksi Gila Pasutri Pakistan Telan 159 Kapsul Demi Lolos di Bandara Soetta

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 17:56 WIB

Diprotes Pengusaha Sawit soal Aturan DHE, Purbaya Tantang Balik: Saya Kejar!

Diprotes Pengusaha Sawit soal Aturan DHE, Purbaya Tantang Balik: Saya Kejar!

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 11:54 WIB

Terkini

Pengabdian Menjadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci

Pengabdian Menjadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:29 WIB

Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List

Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:16 WIB

Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali

Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:52 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:48 WIB

Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik

Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:42 WIB

KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif

KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:41 WIB

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:18 WIB

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:05 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:59 WIB

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:15 WIB

×