SBY: Sinyal Perang Dunia Ketiga Menguat, Indonesia Harus Siaga Tempur!

Bangun Santoso

Senin, 23 Februari 2026 | 18:46 WIB
SBY: Sinyal Perang Dunia Ketiga Menguat, Indonesia Harus Siaga Tempur!
Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Instagram)
baca 10 detik
  • Presiden keenam SBY menyampaikan kewaspadaan nasional karena eskalasi konflik global mengkhawatirkan saat kuliah umum di Lemhannas, Jakarta, 23 Februari 2026.
  • SBY menyoroti potensi Perang Dunia Ketiga dipicu oleh konflik kedaulatan di Asia dan titik api strategis lain seperti Timur Tengah.
  • Indonesia harus memperkuat diplomasi internasional, ketahanan pangan, dan kekuatan militer sebagai langkah antisipatif terhadap gejolak dunia.

Suara.com - Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan pesan mendalam mengenai situasi geopolitik global yang semakin tidak menentu.

Dalam pandangannya, Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan nasional karena indikasi terjadinya eskalasi konflik berskala besar di tingkat internasional kini berada pada level yang mengkhawatirkan.

SBY menilai bahwa potensi pecahnya perang dunia ketiga bukan lagi sekadar spekulasi, melainkan sebuah ancaman yang tanda-tandanya mulai terlihat nyata di berbagai belahan bumi.

Pernyataan tersebut disampaikan SBY saat memberikan kuliah umum di kantor Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Jakarta Pusat, pada Senin (23/2/2026) hari ini.

Kehadiran tokoh militer dan negarawan ini di Lemhannas menjadi momentum penting untuk membedah arah kebijakan pertahanan dan keamanan Indonesia di tengah ketegangan dunia yang terus meningkat.

Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily, memberikan keterangan resmi terkait poin-poin utama yang disampaikan oleh SBY dalam pertemuan tertutup tersebut.

Ace mengonfirmasi bahwa SBY menyoroti adanya sinyal kuat yang mengarah pada konflik global.

"Beliau menyebutkan mungkin akan terjadi perang dunia ketiga karena beberapa potensi bagi terjadinya konflik di kawasan itu nyata, sinyalnya sudah sangat kuat," kata Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily saat jumpa pers usai menghadiri kuliah umum yang diberikan SBY.

Analisis SBY mencakup berbagai titik api atau flashpoint yang tersebar di berbagai kawasan strategis.

baca juga

Faktor utama yang dapat memicu ledakan perang dunia ketiga ini berkaitan erat dengan konflik kedaulatan dan persaingan pengaruh antarnegara besar yang saat ini sedang memanas di beberapa wilayah.

Di kawasan Asia, ketegangan tidak hanya melibatkan satu atau dua negara, melainkan melibatkan kepentingan banyak aktor global yang saling bersinggungan.

Ace Hasan menjelaskan bahwa SBY secara spesifik merujuk pada beberapa zona merah di Asia yang memiliki risiko eskalasi tinggi.

Wilayah tersebut mencakup sengketa di Laut Cina Selatan (LCS) yang melibatkan klaim tumpang tindih, situasi di Semenanjung Korea yang fluktuatif, hingga dinamika hubungan antara Cina dan Taiwan yang terus berada dalam tekanan militer.

Selain di Asia, perhatian SBY juga tertuju pada wilayah-wilayah lain yang secara tradisional merupakan pusat konflik dunia, termasuk area-area baru yang jarang dibahas namun memiliki nilai strategis tinggi.

"Tadi disebut juga soal Greenland kemudian di Timur Tengah yang saya kira juga kita bisa menyaksikan konflik Palestina, Israel, Iran dan Amerika Serikat," kata Ace sebagaimana dilansir Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler: Sosok Pembeli Lukisan SBY Rp6,5 Miliar, Boikot 21 Kurma Israel

Terpopuler: Sosok Pembeli Lukisan SBY Rp6,5 Miliar, Boikot 21 Kurma Israel

Lifestyle | Jum'at, 20 Februari 2026 | 07:05 WIB

Low Tuck Kwong Orang Terkaya RI Nomor Berapa? Menangi Lelang Lukisan SBY Rp6,5 Miliar

Low Tuck Kwong Orang Terkaya RI Nomor Berapa? Menangi Lelang Lukisan SBY Rp6,5 Miliar

Lifestyle | Kamis, 19 Februari 2026 | 15:23 WIB

Siapa Pembeli Lukisan SBY Rp6,5 Miliar? Ini Profil dan Kekayaannya, Orang Kedua Terkaya di Indonesia

Siapa Pembeli Lukisan SBY Rp6,5 Miliar? Ini Profil dan Kekayaannya, Orang Kedua Terkaya di Indonesia

Lifestyle | Kamis, 19 Februari 2026 | 13:15 WIB

Lukisan 'Kuda Api' Karya SBY Laku Rp6,5 Miliar untuk Aksi Kemanusiaan

Lukisan 'Kuda Api' Karya SBY Laku Rp6,5 Miliar untuk Aksi Kemanusiaan

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 07:37 WIB

SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara

SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 20:53 WIB

Mengenang Penyintas PD II dan Tenggelamnya Gustloff dalam Salt to The Sea

Mengenang Penyintas PD II dan Tenggelamnya Gustloff dalam Salt to The Sea

Your Say | Minggu, 15 Februari 2026 | 15:05 WIB

SBY Minta Pemerintah Dalami Aturan Board of Peace Sebelum Bayar Iuran Rp17 Triliun

SBY Minta Pemerintah Dalami Aturan Board of Peace Sebelum Bayar Iuran Rp17 Triliun

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 18:15 WIB

Terkini

Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit

Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:52 WIB

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:12 WIB

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Banten | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×