sukabumiupdate

Pasar Parungkuda Catat Kenaikan Daging Ayam dan Cabai Jelang Puasa

Septiani Riski Eka Putri

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:27 WIB
Pasar Parungkuda Catat Kenaikan Daging Ayam dan Cabai Jelang Puasa
Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, mulai mengalami kenaikan menjelang Ramadan. Komoditas yang naik di antaranya daging ayam yang kini mencapai Rp40 ribu per kilogram.
  • Harga kebutuhan pokok di Pasar Parungkuda naik menjelang Ramadan, fokus pada daging ayam dan cabai.
  • Daging ayam naik dari Rp38.000 menjadi Rp40.000 per kilogram per Senin (9/2/2026).
  • Kenaikan harga cabai merah dan rawit hijau terjadi akibat antisipasi lonjakan permintaan menjelang Ramadan.

Sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Parungkuda, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, mengalami peningkatan menjelang dimulainya bulan suci Ramadan.

Kenaikan harga komoditas ini teridentifikasi secara spesifik pada sektor daging ayam dan berbagai jenis cabai.

Enjang Krismon, yang menjabat sebagai Petugas Pencatat Harga Sembako UPTD Pasar Parungkuda, mengonfirmasi adanya pergerakan kenaikan harga tersebut.

Ia menyatakan bahwa tren kenaikan harga telah mulai terlihat dalam rentang beberapa hari belakangan menjelang periode yang dituju.

Secara spesifik, Enjang menyoroti bahwa peningkatan terjadi pada komoditas daging ayam serta bumbu-bumbu yang berkaitan dengan cabai di lingkungan pasar tersebut.

Data menunjukkan bahwa harga daging ayam dalam dua hari sebelumnya masih berada pada posisi Rp38.000 per kilogram sebelum adanya perubahan signifikan.

Per hari Senin, 9 Februari 2026, harga jual daging ayam dilaporkan telah melonjak hingga mencapai angka Rp40.000 per kilogramnya.

Sementara itu, komoditas cabai juga menunjukkan tren apresiasi harga yang sudah berlangsung sejak minggu sebelumnya.

Harga untuk cabai merah ditetapkan pada level Rp80.000 per kilogram saat pemantauan terakhir dilakukan di pasar tersebut.

Adapun untuk cabai rawit hijau, harga jualnya berkisar antara Rp45.000 hingga mencapai Rp50.000 untuk setiap kilogramnya saat ini.

Enjang membandingkan bahwa pada pekan sebelumnya, harga cabai merah rawit masih lebih rendah, yaitu di kisaran Rp65.000 sampai Rp70.000 per kilogram.

Sementara itu, harga cabai rawit hijau pada minggu sebelumnya tercatat lebih ekonomis, berada pada rentang Rp35.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

Untuk komoditas kebutuhan pokok lainnya di Pasar Parungkuda, Enjang melaporkan bahwa harga masih terpantau dalam kondisi relatif stabil dan tidak berubah signifikan.

Peningkatan harga yang terjadi saat ini diperkirakan berkaitan dengan antisipasi lonjakan permintaan menjelang Ramadan atau tradisi munggahan masyarakat setempat.

Dugaan sementara adalah bahwa menjelang masuknya bulan suci, harga kebutuhan pokok rentan mengalami kenaikan minor pada hari-hari tertentu.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pangan Mahal, Harga Cabai hingga Daging Masih Tinggi

Pangan Mahal, Harga Cabai hingga Daging Masih Tinggi

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 11:58 WIB

Harga Tembus Rp100 Ribu di Ramadan, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati

Harga Tembus Rp100 Ribu di Ramadan, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 17:28 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp140 Ribu di Awal Ramadan, Ini Penyebab Utamanya

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp140 Ribu di Awal Ramadan, Ini Penyebab Utamanya

News | Senin, 23 Februari 2026 | 13:39 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB