Belasan Kilometer Langkah Kaki di Tengah Dahaga: Kisah Rahmat, Penjaga Nadi Rel Kereta Api

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 24 Februari 2026 | 18:39 WIB
Belasan Kilometer Langkah Kaki di Tengah Dahaga: Kisah Rahmat, Penjaga Nadi Rel Kereta Api
Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ), Rahmat Haryanto (36) di rel Stasiun Lempuyangan Yogyakarta, Selasa (24/2/2026). (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Rahmat Haryanto, Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) berusia 36 tahun, rutin menyusuri rel sejauh 13,6 km setiap sore.
  • Tugasnya adalah memeriksa kondisi rel, bantalan, dan bangunan sekitar di petak Lempuyangan-Maguwo demi keselamatan penumpang.
  • Selama 13 tahun bertugas, Rahmat pernah mencegah upaya bunuh diri dan mengalami kejadian mistis di jalur sepi.

"Untuk di bulan puasa ini kita berhenti sebentar enggak minum enggak makan, nanti lanjut lagi jalan gitu," paparnya.

Ketahanan fisik dan persiapan matang sejak sahur menjadi kunci utama bagi Rahmat dalam menjalani hari-harinya.

Ia memiliki strategi khusus agar tetap bugar. Meski harus berjalan belasan kilometer di bawah terik matahari atau siraman hujan badai tanpa asupan air hingga waktu berbuka tiba.

"Istirahat cukup, kita memaksimalkan waktu sahur ya dan mengisi tenaga lagi waktu berbuka puasa. Jangan lupa juga mengonsumsi vitamin," tuturnya.

"Kira-kira capek istirahat sebentar lanjut lagi," imbuhnya.

Kisah Mistis dan Adrenalin di Jalur Sepi

Selama 13 tahun mengabdi sebagai pemeriksa jalur, Rahmat telah mengalami berbagai kejadian. Mulai dari yang membahayakan nyawa hingga pengalaman mistis yang sulit dinalar.

Salah satu momen yang paling memacu adrenalinnya adalah ketika ia harus berhadapan dengan situasi darurat yang melibatkan nyawa manusia di atas rel.

"Untuk yang sedikit apa menguji adrenalin itu waktu mengetahui ada orang yang mau bunuh diri di area petak saya pemeriksaan. Alhamdulillah berhasil dicegah," kenang Rahmat.

baca juga

Tak hanya ancaman nyata, ketika bertugas dini hari, sunyinya jalur rel di jam-jam ganjil juga menyimpan kisah misteri.

Saat masih bertugas di Solo sekitar tahun 2015, Rahmat pernah mengalami kejadian aneh di area Mayang, Sukoharjo, Jawa Tengah, sebuah petak jalan yang dikenal cukup sepi di tengah malam hingga dini hari.

"Di area Mayang, petak Purwosari-Gawok. Itu dulu ada kayak kebun gitu, ada gubuknya, jam 3 pagi saya jalan di situ, pemeriksaan di situ dengar ada orang ngobrol kayak asik ngobrol gitu ya," ceritanya.

Rahmat sempat mencoba menyapa sosok yang ia kira manusia tersebut untuk mencari teman mengobrol.

"Merasa senang ada temannya masih ada yang belum tidur, saya sapa sampai tiga kali. Nah di situ nggak respon sama sekali. Waktu saya memastikan lagi itu orangnya ada atau nggak, saya balik ke gubuknya, saya soroti ternyata nggak ada orang di situ," tambahnya.

Amanah dan Ketelitian Tanpa Henti

Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ), Rahmat Haryanto (36) di rel Stasiun Lempuyangan Yogyakarta, Selasa (24/2/2026). (Suara.com/Hiskia)
Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ), Rahmat Haryanto (36) di rel Stasiun Lempuyangan Yogyakarta, Selasa (24/2/2026). (Suara.com/Hiskia)

Ia tak memungkiri bahwa profesinya dituntut untuk tetap fokus dalam semua kondisi. Pasalnya satu temuan yang terlewat bisa berakibat fatal bagi keselamatan perjalanan kereta api.

Bagi Rahmat, setiap penugasan yang diberikan oleh perusahaan adalah sebuah kehormatan yang harus dilaksanakan dengan integritas tinggi.

"Kita dituntut konsentrasi penuh untuk tetap fokus memeriksa jalur. Jangan sampai temuan kecil itu tidak terekspos, tidak terlaporkan ke KUPT. Takutnya begitu-begitu kita melewati temuan itu semakin membahayakan dan juga membahayakan perjalanan kereta api," tandasnya.

Fokus dan konsentrasi menjadi harga mati, karena satu kesalahan kecil atau temuan yang terlewat bisa berakibat fatal bagi keselamatan perjalanan kereta api.

"Kita dituntut konsentrasi penuh untuk tetap fokus memeriksa jalur jangan sampai temuan kecil itu tidak terekspos, tidak terlaporkan ke KUPT. Takutnya begitu-begitu kita melewati temuan itu semakin membahayakan," tegasnya.

Setiap kali melangkah, tangan Rahmat tak lepas dari peralatan dasar seperti kunci inggris untuk mengencangkan penambat rel yang kendor.

Meski lelah sering menghampiri di tengah perjalanan 13,6 km, ia tetap menganggap pekerjaannya sebagai bentuk pengabdian yang tulus kepada masyarakat.

"Yang jelas setiap penugasan yang diterima oleh pekerja kereta api adalah amanah dan harus diselesaikan dengan baik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puasa Bikin GERD Kambuh? Dokter Penyelamat Deddy Corbuzier Ungkap Faktanya

Puasa Bikin GERD Kambuh? Dokter Penyelamat Deddy Corbuzier Ungkap Faktanya

Video | Selasa, 24 Februari 2026 | 17:10 WIB

Kisah Spiritual Frederic Kanoute Mesin Gol Sevilla: Mualaf dan Jadi Penyelamat Masjid

Kisah Spiritual Frederic Kanoute Mesin Gol Sevilla: Mualaf dan Jadi Penyelamat Masjid

Bola | Selasa, 24 Februari 2026 | 18:00 WIB

Cara Daftar Mudik Gratis BTN 2026 dan Info Detail Perjalanan

Cara Daftar Mudik Gratis BTN 2026 dan Info Detail Perjalanan

Lifestyle | Selasa, 24 Februari 2026 | 16:28 WIB

Cara Mengubah Jadwal Tiket Kereta Api dengan Mudah dan Cepat, Ini Syaratnya

Cara Mengubah Jadwal Tiket Kereta Api dengan Mudah dan Cepat, Ini Syaratnya

Lifestyle | Selasa, 24 Februari 2026 | 15:26 WIB

Tegaskan MBG Tidak Dibagikan Saat Sahur, Ini Jadwal Penyaluran Selama Ramadan

Tegaskan MBG Tidak Dibagikan Saat Sahur, Ini Jadwal Penyaluran Selama Ramadan

Video | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:00 WIB

Warna Cloud Dancer Seperti Apa? Bakal Jadi Tren Baju Lebaran 2026

Warna Cloud Dancer Seperti Apa? Bakal Jadi Tren Baju Lebaran 2026

Lifestyle | Selasa, 24 Februari 2026 | 13:52 WIB

Rafi dan Pahala yang Dicicil

Rafi dan Pahala yang Dicicil

Your Say | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:35 WIB

Terkini

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:58 WIB

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 20:54 WIB

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Senin, 14 September 2026 | 20:47 WIB

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 20:46 WIB

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 20:45 WIB

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:29 WIB

×