- Said Didu memperingatkan Presiden Prabowo posisinya krusial dalam memberantas oligarki yang mengendalikan kekuasaan negara.
- Prabowo memiliki daftar perampok negara, namun menunda tindakan demi menjaga stabilitas bangsa dan negara.
- Said Didu mengkritik pejabat pemerintah mengabaikan enam variabel kontrol penting dalam pembuatan kebijakan negara.
Di antaranya adalah tokoh Politisi senior Emil Salim, Jusuf Kalla (JK), Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, hingga aktivis senior angkatan '66, Sofjan Wanandi, guna mencari jalan keluar bagi permasalahan bangsa. (Tsabita Aulia )