Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi

Vania Rossa

Kamis, 26 Februari 2026 | 20:48 WIB
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
Habib Husein Jafar Al-Hadar menyampaikan tausyiah di Taman Literasi Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026). (dok. ist).
baca 10 detik
  • Habib Jafar menyampaikan Ramadan melatih empati sosial melalui rasa lapar dan haus yang memicu kepedulian pada sesama.
  • Rezeki dipahami lebih luas dari materi saja, mencakup kesehatan, waktu, dan kehadiran sebagai kekayaan penting.
  • Kekayaan sejati adalah kekayaan mental dan hati, yang membutuhkan penataan ulang standar sukses diri menuju rasa cukup.

Suara.com - Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum menata ulang cara pandang terhadap hidup, rezeki, dan kepedulian. Pesan inilah yang ditekankan penulis sekaligus pendakwah Husein Jafar Al Hadar dalam tausiah bertajuk “Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan cuma Kaya Materi” dalam rangkaian acara Ramadan Baik Bersama Katadata di Taman Literasi Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

Dalam pemaparannya, sosok yang akrab disapa Habib Jafar itu mengajak umat Muslim memahami puasa sebagai latihan empati sosial. Menurutnya, rasa lapar dan haus yang dialami selama Ramadan seharusnya menumbuhkan kepedulian terhadap mereka yang hidup dalam kekurangan.

“Puasa membuat kita merasakan lapar dan haus. Dari situ empati tumbuh. Kita jadi paham betapa beratnya menjadi orang yang kekurangan, dan karena itu kita diajak untuk tidak membiarkan orang lain merasakannya sendirian,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya soal menahan diri, tetapi juga tentang keluar dari pusat diri sendiri dan membuka ruang kepedulian yang lebih luas. Praktik berbagi, kata dia, tidak seharusnya berhenti pada simbol atau seremonial, melainkan lahir dari pengalaman empatik yang nyata dan berkelanjutan.

Habib Jafar juga mengingatkan bahwa makna rezeki sering kali disempitkan hanya pada materi. Padahal, rezeki memiliki dimensi yang jauh lebih luas.

“Rezeki itu tidak selalu harta. Kesehatan, waktu luang, dan iman adalah rezeki yang nilainya jauh lebih tinggi dari materi,” katanya.

Di tengah kehidupan urban yang serba sibuk, ia menyoroti bahwa kehadiran dan waktu bersama keluarga justru menjadi bentuk rezeki yang kerap diabaikan.

“Banyak keluarga bahagia bukan karena diberi uang, tapi karena diberi waktu. Kehadiran itu rezeki yang paling dibutuhkan hari ini,” tuturnya.

Lebih jauh, ia menyinggung kecenderungan masyarakat modern yang kerap mengukur nilai diri dari kepemilikan dan pencapaian. Menurutnya, persoalan utama sering kali bukan pada jumlah harta, melainkan pada mentalitas.

baca juga

“Kekayaan sejati itu kekayaan mental, kekayaan hati,” ujar Habib Jafar.

Ia menambahkan, kepemilikan tanpa kesiapan mental justru dapat memicu kecemasan, perbandingan sosial, hingga dorongan untuk pamer. Karena itu, Ramadan menjadi momen refleksi untuk menata ulang standar sukses dan rasa cukup agar tidak terjebak pada standar semu yang melelahkan.

Menutup tausiahnya, Habib Jafar menekankan pentingnya perubahan yang dimulai dari pikiran dan niat.

“Segala sesuatu diawali dari pikiran dan niat. Kalau pikiran dan hati kita benar, hidup kita akan ikut tertata,” katanya.

Pesan ini menegaskan bahwa menjadi “kaya hati” adalah proses panjang membangun mentalitas cukup, empatik, dan hadir bagi sesama dari waktu ke waktu.

Diskusi tersebut menjadi bagian dari rangkaian Ramadan Baik Bersama Katadata yang juga mengajak audiens merefleksikan makna rezeki, kepemilikan, dan kehidupan di tengah realitas sosial yang kerap diwarnai peningkatan konsumsi selama bulan suci.

Dalam sambutannya, CCO Katadata Heri Susanto menyampaikan bahwa tema “kaya hati” dipilih sebagai refleksi atas kecenderungan masyarakat modern yang sering menilai diri dari capaian materi.

“Di era sekarang, kita sering terjebak dalam angka pencapaian atau status ekonomi. Padahal Ramadan mengajak kita berbenah dari fokus memiliki menjadi memaknai, dari hobi mengumpulkan menjadi semangat memberi, dan dari rasa takut kekurangan menjadi merasa tercukupi,” ujarnya.

Ia juga mengutip Surah Al-Baqarah ayat 245 untuk menegaskan bahwa memberi bukan berarti kehilangan, melainkan bentuk investasi spiritual dan sosial yang bernilai.

Selain tausiah, acara ini turut menghadirkan sesi diskusi Databoks by Katadata yang memaparkan tren zakat di Indonesia. Manajer Databoks Jamalianuri menjelaskan bahwa pencarian informasi terkait zakat dan donasi digital cenderung meningkat setiap Ramadan, seiring kemudahan akses dan transparansi kanal digital yang semakin diminati generasi muda.

“Literasi zakat meningkat seiring kemudahan akses informasi. Tantangannya adalah memastikan pemahaman publik tentang ke mana dana disalurkan dan dampak sosialnya,” ujarnya.

Sementara itu, VP Finance and Business Development Katadata Ivan Triyogo Priambodo menyoroti zakat sebagai instrumen dampak sosial yang berkelanjutan.

“Zakat bukan sekadar kewajiban individual, tetapi investasi sosial yang dampaknya bisa dirasakan lebih luas ketika dikelola dengan baik,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Film dan Serial Klasik Produksi Luar Negeri Cocok Ditonton Saat Ramadan

4 Film dan Serial Klasik Produksi Luar Negeri Cocok Ditonton Saat Ramadan

Entertainment | Kamis, 26 Februari 2026 | 20:20 WIB

Kapan THR Karyawan Swasta 2026 Cair? Intip Bocoran Tanggal dan Aturan Mainnya

Kapan THR Karyawan Swasta 2026 Cair? Intip Bocoran Tanggal dan Aturan Mainnya

Lifestyle | Kamis, 26 Februari 2026 | 18:35 WIB

Jadwal Imsak Yogyakarta 27 Februari 2026, Cek Tips Sahur agar Kuat Puasa

Jadwal Imsak Yogyakarta 27 Februari 2026, Cek Tips Sahur agar Kuat Puasa

Lifestyle | Kamis, 26 Februari 2026 | 18:15 WIB

Terkini

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap Empat Gelombang

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap Empat Gelombang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:51 WIB

JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular

JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:47 WIB

Tiang Copot Usai Dihantam Truk! JPO Tendean Harus Dibongkar Total, Arus ke Blok M Bakal Ditutup

Tiang Copot Usai Dihantam Truk! JPO Tendean Harus Dibongkar Total, Arus ke Blok M Bakal Ditutup

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:31 WIB

Sempat Dijaga TNI Rumah Febrie di Radio Dalam Bakal Digeledah? Kejagung Siap Cari Bunker Rahasia

Sempat Dijaga TNI Rumah Febrie di Radio Dalam Bakal Digeledah? Kejagung Siap Cari Bunker Rahasia

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:13 WIB

Donald Trump Janji Bikin Iran Menderita: Kami Pukul Mereka dengan Sangat Keras

Donald Trump Janji Bikin Iran Menderita: Kami Pukul Mereka dengan Sangat Keras

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:00 WIB

Jejak Ferry Hongkiriwang: Dari Kasus Culik Densus 88 ke Skandal Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah

Jejak Ferry Hongkiriwang: Dari Kasus Culik Densus 88 ke Skandal Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 09:31 WIB

Diawali Suara Ledakan, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen di Koja Ludes Terbakar

Diawali Suara Ledakan, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen di Koja Ludes Terbakar

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:55 WIB

Geger Suara Ledakan di Koja, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen Ludes Terbakar

Geger Suara Ledakan di Koja, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen Ludes Terbakar

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:50 WIB

MBG Balik Lagi! BGN Wajibkan Menu Daging Tersedia di Hari Pertama Sekolah

MBG Balik Lagi! BGN Wajibkan Menu Daging Tersedia di Hari Pertama Sekolah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:32 WIB

Efek Truk Crane Tabrak JPO: Tendean-Kuningan Macet Parah, Arus Lalu Lintas Dialihkan!

Efek Truk Crane Tabrak JPO: Tendean-Kuningan Macet Parah, Arus Lalu Lintas Dialihkan!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:17 WIB

×