Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten

Erick Tanjung | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Kamis, 26 Februari 2026 | 20:59 WIB
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Suara.com/Adiyoga)
  • Pramono Anung instruksikan perluasan akses jalan di proyek Flyover Latumenten Jakarta Barat.
  • Gubernur Jakarta janji urai kemacetan parah akibat pembangunan jembatan layang Latumenten.
  • DPRD DKI kritik penyempitan lajur jalan yang picu kemacetan di kawasan Grogol.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merespons keluhan warga terkait kemacetan parah yang dipicu oleh proyek pembangunan Flyover Latumenten di Jakarta Barat. Pramono menyadari bahwa proyek tersebut ditujukan untuk mengatasi kemacetan jangka panjang, namun ia mengakui dampak kepadatan selama proses konstruksi harus segera ditangani.

“Terkait Flyover Latumenten, kami menyadari proyek tersebut memang bertujuan untuk mengurangi kemacetan di kawasan sana,” ujar Pramono saat ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

Pramono mengonfirmasi telah menginstruksikan Dinas Bina Marga DKI Jakarta untuk memperluas akses jalan di lokasi proyek. Langkah ini diambil agar titik kepadatan lalu lintas dapat sedikit terurai dan tidak semakin membebani pengguna jalan.

“Saya sudah meminta Bina Marga untuk memperluas akses dan membuka kembali bagian jalan yang ditutup. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, pembangunan di Latumenten tidak lagi memicu kemacetan yang parah,” lanjutnya.

Sebelumnya, proyek ini mendapat kritik tajam dari Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth. Ia menilai pengerjaan proyek tersebut kurang mengantisipasi dampak lalu lintas secara matang. Kenneth menemukan fakta bahwa ruas Jalan Latumenten yang semula memiliki tiga lajur kini menyusut drastis menjadi hanya satu lajur aktif.

Penyempitan jalur ini menyebabkan antrean kendaraan mengular panjang di kawasan Grogol, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Selain penyempitan jalan, Kenneth juga mengkritik penempatan titik henti angkutan kota (angkot) yang dinilai tidak tepat karena berada persis setelah perlintasan kereta api.

Situasi kian semrawut lantaran truk kontainer dan bus besar terpantau masih diizinkan melintasi lajur sempit tersebut. Legislator PDI Perjuangan ini mendesak adanya rekayasa lalu lintas yang lebih efektif agar mobilitas warga tidak terganggu selama proses pembangunan.

Kini, publik menanti eksekusi cepat dari Dinas Bina Marga DKI Jakarta atas instruksi gubernur tersebut. Pembangunan Flyover Latumenten sendiri merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk menghilangkan hambatan di perlintasan sebidang serta memperlancar arus logistik di wilayah Jakarta Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan

DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 20:53 WIB

Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun

Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:37 WIB

Fakta Mengejutkan di Balik Tren Padel Jakarta: 185 Lapangan Tak Punya Izin Dasar

Fakta Mengejutkan di Balik Tren Padel Jakarta: 185 Lapangan Tak Punya Izin Dasar

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 11:36 WIB

Terkini

'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma

'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma

News | Minggu, 12 April 2026 | 22:15 WIB

Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!

Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!

News | Minggu, 12 April 2026 | 22:00 WIB

Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang

Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang

News | Minggu, 12 April 2026 | 21:00 WIB

Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz

Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:42 WIB

Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari

Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:32 WIB

Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan

Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:30 WIB

Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas

Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:27 WIB

Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:19 WIB

Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi

Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:00 WIB

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

News | Minggu, 12 April 2026 | 19:30 WIB