- Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan mengunjungi Teheran untuk mendamaikan konflik Iran dengan Amerika Serikat serta Israel.
- Konflik meningkat setelah serangan agresi AS dan Israel ke Iran, dibalas serangan balasan Iran ke pangkalan militer AS pada Sabtu (28/2/2026).
- Pemerintah Indonesia mendesak penghentian senjata, memilih perundingan, sambil memprioritaskan pengamanan seluruh WNI di zona konflik.
Keamanan WNI
Selain fokus pada upaya diplomasi internasional, pemerintah Indonesia juga bergerak cepat dalam memastikan keamanan warga negaranya yang berada di zona konflik.
Wilayah Timur Tengah merupakan rumah bagi ribuan WNI, mulai dari pekerja migran, mahasiswa, hingga staf diplomatik. Perlindungan terhadap warga negara Indonesia yang berada di zona merah kini menjadi perhatian prioritas bagi pemerintah.
Kementerian Luar Negeri bersama seluruh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di kawasan terdampak telah mengaktifkan protokol darurat.
Pemantauan dilakukan selama 24 jam penuh untuk memastikan setiap individu mendapatkan informasi terkini mengenai jalur evakuasi dan titik aman.
"WNI di wilayah terdampak diimbau tetap tenang, waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat," tutup pernyataan tertulis Kemlu RI dalam menyikapi konflik terkini di Timur Tengah.