Bandar Narkoba Setor Rp1,8 M ke AKP Malaungi Diburu! Polisi Beberkan Ciri Fisik Hamid alias Boy

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Senin, 02 Maret 2026 | 09:30 WIB
Bandar Narkoba Setor Rp1,8 M ke AKP Malaungi Diburu! Polisi Beberkan Ciri Fisik Hamid alias Boy
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso (tengah) saat konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta. [Antara/Nadia Putri Rahmani]
baca 10 detik
  • Polda NTB buru bandar Hamid alias Boy terkait aliran dana suap narkoba.
  • Hamid alias Boy diduga setor Rp1,8 miliar kepada mantan pejabat Polres Bima.
  • Polisi terbitkan DPO bandar dan kurir jaringan narkoba mantan Kapolres Bima Kota.

Suara.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang atau DPO terhadap bandar narkoba Hamid alias Boy. Ia diduga menyetorkan uang pengamanan senilai Rp1,8 miliar kepada mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Bima Kota, AKP Malaungi, dalam rentang Juni hingga November 2025.

Selain Hamid, kepolisian juga memburu Satriawan alias Awan yang berperan sebagai kurir sabu seberat satu kilogram dari jaringan Erwin Iskandar alias Ko Erwin. Keduanya kini menjadi target pengejaran intensif oleh aparat gabungan Bareskrim Polri dan Polda NTB.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengonfirmasi upaya perburuan tersebut.

"DPO atas nama Hamid alias Boy dan Satriawan alias Awan saat ini tengah dikejar oleh tim gabungan dari Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan Ditresnarkoba Polda NTB," ujar Eko kepada wartawan, Senin (2/3/2026).

Identitas Hamid mencuat setelah penyidik memeriksa AKP Malaungi yang telah berstatus tersangka. Dalam keterangannya, Malaungi mengaku menerima miliaran rupiah dari Hamid sebagai 'uang atensi'. Uang tersebut kemudian diteruskan kepada mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, di area kediaman Uma Lengge, lingkungan Mapolres Bima Kota.

Pengakuan tersebut memperkuat indikasi adanya aliran dana hasil kejahatan narkotika kepada sejumlah oknum pejabat kepolisian. Berdasarkan surat DPO Nomor DPO/26/II/2026/Ditresnarkoba, Hamid memiliki ciri fisik tinggi badan sekitar 171 cm, berbadan gemuk, rambut hitam bergelombang, serta berkulit sawo matang.

Sementara itu, menurut surat DPO Nomor DPO/24/II/2026/Ditresnarkoba, Satriawan alias Awan berciri-ciri tinggi badan 160 cm, kulit putih, rambut beruban dan mulai botak, gigi atas depan ompong, serta memiliki bekas luka besar di bagian kaki.

Polda NTB menegaskan bahwa penangkapan kedua buronan ini sangat krusial guna mengungkap secara tuntas konstruksi perkara serta jaringan distribusi sabu dan aliran dana yang mencoreng institusi Polri di wilayah Bima.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembangkan Kasus Narkoba AKBP Didik, Bareskrim Tangkap Kurir Jaringan Ko Erwin di Riau

Kembangkan Kasus Narkoba AKBP Didik, Bareskrim Tangkap Kurir Jaringan Ko Erwin di Riau

News | Senin, 02 Maret 2026 | 07:06 WIB

Kembangkan Kasus Narkoba AKBP Didik, Bareskrim Tangkap Kurir Jaringan Ko Erwin di Riau

Kembangkan Kasus Narkoba AKBP Didik, Bareskrim Tangkap Kurir Jaringan Ko Erwin di Riau

News | Senin, 02 Maret 2026 | 07:06 WIB

Polda NTB Telusuri Identitas Asli Bandar B Alias Boy, Diduga Suap AKBP Didik Rp1,8 Miliar

Polda NTB Telusuri Identitas Asli Bandar B Alias Boy, Diduga Suap AKBP Didik Rp1,8 Miliar

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 16:55 WIB

Terkini

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

×