Komisi III DPR Gelar RDP Kematian Nizam Syafei, Ibu Kandung Hadir dan Soroti Dugaan Penyiksaan

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 02 Maret 2026 | 13:24 WIB
Komisi III DPR Gelar RDP Kematian Nizam Syafei, Ibu Kandung Hadir dan Soroti Dugaan Penyiksaan
Komisi III DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bahas kasus kematian tragis Nizam Syafei. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Komisi III DPR RI mengadakan RDP pada Senin (2/3/2026) di Senayan untuk mengawal keadilan kasus kematian Nizam Syafei.
  • DPR menggarisbawahi durasi penyiksaan serta mempertanyakan potensi keterlibatan pelaku lain selain ibu tiri.
  • Rapat maraton tersebut meliputi pemanggilan kuasa hukum, KPAI, LPSK, dan Kapolres mengenai perkembangan penyidikan.

Suara.com - Komisi III DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) guna membahas kasus kematian tragis Nizam Syafei

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menegaskan, bahwa kehadiran DPR dalam kasus ini bukan untuk mengintervensi proses hukum, melainkan untuk mengawal keadilan bagi almarhum.

"Rekan-rekan, rapat hari ini kita laksanakan bukan untuk mengintervensi jalannya penyidikan, tetapi untuk memastikan agar pengusutan kasus wafatnya Nizam Syafei benar-benar sesuai dengan hukum yang berlaku berdasarkan fakta-fakta yang ada, sehingga almarhum bisa benar-benar mendapatkan keadilan," ujar Habiburokhman saat membuka rapat di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Dalam pembukaannya, Habiburokhman menyoroti beberapa poin krusial yang menjadi kegelisahan publik. Salah satunya adalah durasi penyiksaan yang dialami Nizam sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.

“Hal terpenting yang menjadi pertanyaan publik yang disampaikan kepada Komisi III DPR RI saat ini adalah: Sudah berapa lama kekerasan dan penyiksaan yang dialami oleh almarhum sebelum akhirnya meninggal dunia?," ungkapnya.

Lebih lanjut, Habiburokhman mengungkapkan adanya kecurigaan publik mengenai kemungkinan adanya pelaku lain di luar ibu tiri korban. 

Ia mempertanyakan apakah ada pihak yang turut membantu, bersama-sama melakukan, atau setidaknya membiarkan tindak pidana tersebut terjadi.

Berdasarkan rekaman video yang diterima Komisi III, terdapat indikasi kuat adanya penyiksaan, penelantaran, hingga pengabaian terhadap kondisi almarhum saat masih hidup.

"Patut dipertanyakan mengapa orang-orang di sekitarnya diam saat almarhum dalam keadaan sakit parah, digeletakkan di lantai beralas tipis," tegas Habiburokhman.

baca juga

Dalam rapat tersebut, Habiburokhman sempat memperlihatkan potongan video kepada anggota Komisi III. 

Namun, ia memberikan peringatan agar video tersebut tidak siarkan secara penuh karena kontennya yang sangat sensitif.

"Ini ada gambar video, kepada rekan-rekan wartawan, ini boleh diambil gambarnya tapi tidak bisa disiarkan ya, karena ini gambarnya sensitif. Coba diputar dulu, supaya kawan-kawan anggota Komisi III bisa memahami masalahnya," katanya.

Rapat diagendakan secara maraton dengan mendengarkan keterangan dari berbagai pihak. Urutan pemaparan dimulai dari kuasa hukum dan ibu kandung Nizam (Ibu Lisnawati), dilanjutkan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), dan ditutup dengan penjelasan dari Kapolres terkait perkembangan penyidikan.

"Saya pikir yang paling lama ini dulu ya, kuasa hukum dengan Ibu Lisnawati ya, yang paling lama. Mungkin bisa 15 menit ya Pak, diringkas saja 15 menit. Lalu yang lainnya 10-10 menitlah paling lama," kata Habiburokhman mengatur jalannya persidangan.

Hingga kekinian, rapat masih berlangsung guna mendalami fakta-fakta baru di balik kematian Nizam Syafei yang menjadi perhatian luas masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marah! Ketua Komisi III DPR Habiburokhman Usir Pengembang saat Rapat Penolakan Musala di Bekasi

Marah! Ketua Komisi III DPR Habiburokhman Usir Pengembang saat Rapat Penolakan Musala di Bekasi

Video | Jum'at, 27 Februari 2026 | 22:30 WIB

Ibu Tiri Bohong di 2024, Rieke Diah Pitaloka Desak Polisi Usut Kasus Kematian Nizam

Ibu Tiri Bohong di 2024, Rieke Diah Pitaloka Desak Polisi Usut Kasus Kematian Nizam

Entertainment | Jum'at, 27 Februari 2026 | 20:20 WIB

2 Kejanggalan Sikap Ayah Bocah di Sukabumi yang Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Apa Itu?

2 Kejanggalan Sikap Ayah Bocah di Sukabumi yang Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Apa Itu?

Entertainment | Jum'at, 27 Februari 2026 | 18:30 WIB

Terkini

Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil

Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:43 WIB

Minyak Rusia Masuk Cadangan Energi RI, Pemerintah Siapkan Tameng Hadapi Gejolak Pasokan Global

Minyak Rusia Masuk Cadangan Energi RI, Pemerintah Siapkan Tameng Hadapi Gejolak Pasokan Global

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:42 WIB

Di Balik Layar Kaca: Rahasia Mengapa Kita Merasa Hampa Meski Selalu Terkoneksi

Di Balik Layar Kaca: Rahasia Mengapa Kita Merasa Hampa Meski Selalu Terkoneksi

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:41 WIB

9 Hari Mencekam! Kisah Wanita di Bekasi Lolos dari Penyekapan Pacar yang Cemburu Buta

9 Hari Mencekam! Kisah Wanita di Bekasi Lolos dari Penyekapan Pacar yang Cemburu Buta

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:40 WIB

Review Secrets of the Broken House: Misteri Pembunuhan yang Penuh Kejutan

Review Secrets of the Broken House: Misteri Pembunuhan yang Penuh Kejutan

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:35 WIB

Tips Memilih Lipstik untuk Bibir Kering, Biar Tetap Nyaman dan Gak Pecah-Pecah

Tips Memilih Lipstik untuk Bibir Kering, Biar Tetap Nyaman dan Gak Pecah-Pecah

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:35 WIB

DPR Siapkan Panja Khusus Awasi Program MBG, Ini Alasannya

DPR Siapkan Panja Khusus Awasi Program MBG, Ini Alasannya

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:32 WIB

Gelap Mata karena Tunangan Digoda: Sabetan Samurai Pemuda Lumajang Berakhir 12 Jahitan

Gelap Mata karena Tunangan Digoda: Sabetan Samurai Pemuda Lumajang Berakhir 12 Jahitan

Jatim | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:32 WIB

Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman

Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman

Bogor | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:22 WIB

Bukan Bebas, Kejagung Pastikan Febrie Adriansyah Tetap Tersangka Usai Pelimpahan dari Polri

Bukan Bebas, Kejagung Pastikan Febrie Adriansyah Tetap Tersangka Usai Pelimpahan dari Polri

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:22 WIB

×