Kapolres Sukabumi di DPR: Ibu Tiri Sempat Tak Mengaku Aniaya Nizam Syafei

Vania Rossa | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 02 Maret 2026 | 15:44 WIB
Kapolres Sukabumi di DPR: Ibu Tiri Sempat Tak Mengaku Aniaya Nizam Syafei
Kapolres Sukabumi AKBP Samian. (Tangkap layar)
  • Kapolres Sukabumi menegaskan tidak mengejar pengakuan tersangka TR dalam kasus penganiayaan Nizam Syafei.
  • Polisi mengandalkan bukti ilmiah kuat dari visum, ahli, dan 18 saksi dalam penyidikan kasus ini.
  • Kasus ini dibahas dalam RDP DPR pada 2 Maret 2026, mencakup dugaan penganiayaan berulang oleh tersangka.

Suara.com - Kapolres Sukabumi AKBP Samian menegaskan bahwa pihaknya tidak mengejar pengakuan dari tersangka TR (ibu tiri) dalam kasus penganiayaan maut terhadap bocah bernama Nizam Syafei (NS).

Meski tersangka bersikeras tidak mengakui perbuatannya, polisi telah mengantongi bukti-bukti kuat berdasarkan scientific crime investigation.

Hal tersebut disampaikan AKBP Samian dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI yang membahas kasus Nizam Syafei, bocah yang tewas usai diduga dianiaya ibu tirinya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/3/2026).

“Dalam perkara yang kita tangani sekarang, tersangka TR tidak memberikan pengakuan. Namun, kita tidak mengejar pengakuan tersebut. Kita berupaya melakukan pembuktian yang betul-betul bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” tegas Samian di hadapan anggota dewan.

Samian menjelaskan, Polres Sukabumi telah melakukan penyelidikan maraton dengan memeriksa sebanyak 18 saksi dan tiga ahli. Berdasarkan hasil visum et repertum, ditemukan fakta medis terkait kondisi tubuh korban sebelum meninggal dunia.

“Kita mendapatkan bukti-bukti surat seperti visum et repertum, yang di situ sudah menggambarkan bagaimana terjadinya luka lebam yang disebabkan oleh trauma panas dan juga trauma benda tumpul,” ungkapnya.

Selain itu, polisi melibatkan kolaborasi interdisipliner dengan menggandeng tim psikologi klinis, psikologi forensik, hingga analisis dari Asosiasi Psikologi Forensik (Asifor) untuk menguatkan konstruksi hukum dalam kasus ini.

Berdasarkan observasi di lingkungan tempat tinggal korban, polisi menemukan dugaan bahwa penganiayaan terhadap Nizam telah terjadi berulang kali. Bahkan, tercatat ada tindakan kekerasan serupa yang diduga dilakukan TR pada November 2024.

“Saksi-saksi di sekitar juga memberikan keterangan yang sama, adanya penganiayaan yang sudah berulang. Dan yang jelas, penganiayaan yang terjadi pada November 2024, di mana di situ juga ada pengakuan,” jelas Samian.

Namun, untuk kasus fatal yang menyebabkan kematian Nizam kali ini, TR memilih untuk bungkam.

Dalam paparannya, Samian membeberkan kronologi pada hari kejadian, Kamis, 18 Februari 2026. Korban dibawa ke UGD Rumah Sakit Jampang Kulon sekitar pukul 08.00 WIB. Informasi kunci diperoleh penyidik saat dokter melakukan wawancara medis terhadap korban yang disaksikan oleh dua perawat.

“Pada saat itulah dokter yang menerima bisa melakukan wawancara, sehingga kita juga mendapatkan informasi penting sebagai kunci mengenai siapa yang disebut anak (korban) melakukan penganiayaan,” katanya.

Kondisi Nizam terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 16.00 WIB di hari yang sama. Ayah korban, AS, kemudian membuat laporan polisi pada 19 Februari malam.

Kapolres Sukabumi memastikan proses hukum akan berjalan profesional tanpa terpengaruh tekanan publik maupun media sosial.

“Tentunya kita melakukan penyidikan yang betul-betul profesional, tidak under pressure dari pemberitaan media sosial ataupun intervensi lainnya. Kita menyiapkan pembuktian yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Janggal Kematian Nizam Syafei di Sukabumi, Ayah Bahas Pemakaman Saat Anak Masih Kritis

Fakta Janggal Kematian Nizam Syafei di Sukabumi, Ayah Bahas Pemakaman Saat Anak Masih Kritis

News | Senin, 02 Maret 2026 | 15:00 WIB

Komisi III DPR Gelar RDP Kematian Nizam Syafei, Ibu Kandung Hadir dan Soroti Dugaan Penyiksaan

Komisi III DPR Gelar RDP Kematian Nizam Syafei, Ibu Kandung Hadir dan Soroti Dugaan Penyiksaan

News | Senin, 02 Maret 2026 | 13:24 WIB

Ibu Tiri Bohong di 2024, Rieke Diah Pitaloka Desak Polisi Usut Kasus Kematian Nizam

Ibu Tiri Bohong di 2024, Rieke Diah Pitaloka Desak Polisi Usut Kasus Kematian Nizam

Entertainment | Jum'at, 27 Februari 2026 | 20:20 WIB

Terkini

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:36 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB