Perang AS-Israel vs Iran 2026: Daftar Negara Terdampak dan Berstatus Siaga Tinggi

Vania Rossa

Senin, 02 Maret 2026 | 17:58 WIB
Perang AS-Israel vs Iran 2026: Daftar Negara Terdampak dan Berstatus Siaga Tinggi
Ledakan di Jufair, Bahrain yang merupakan markas besar Armada ke-5 NAVY AS (kiri) dan peta serangan rudal Iran di wilayah Israel, Sabtu (28/2/2026) sore. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran pada Februari 2026, memicu perang regional setelah tewasnya Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
  • Beberapa negara seperti Irak, Lebanon, dan Turki disiagakan tinggi karena ancaman kekacauan domestik dan potensi limpahan konflik militer.
  • Iran melancarkan serangan balasan ke beberapa negara Teluk seperti UEA, Qatar, dan Bahrain yang menampung pangkalan militer Amerika Serikat.

Suara.com - Kawasan Timur Tengah kini berada di titik nadir setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer besar-besaran ke Iran pada akhir Februari 2026. Konflik yang berawal dari tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan udara tersebut kini merembet menjadi perang regional yang menyeret banyak negara.

Amerika Serikat bersama UEA, Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Arab Saudi telah mengeluarkan pernyataan bersama. Mereka mengutuk serangan balasan Iran sebagai "eskalasi berbahaya" yang melanggar kedaulatan negara-negara Teluk.

“Tindakan Iran merupakan eskalasi berbahaya yang melanggar kedaulatan sejumlah negara dan mengancam stabilitas kawasan,” sebagaimana yang dipublikasikan Departemen Luar Negeri AS, dikutip dari Antara News pada Senin (2/3/2026).

Berdasarkan laporan mendalam dari Al Jazeera dan analisis pakar Atlantic Council, berikut adalah daftar negara yang kini dalam posisi terancam dan waspada tinggi akibat eskalasi panas AS-Israel dengan Iran.

Negara dalam Status Waspada Tinggi (Zona Merah)

Beberapa negara kini berada dalam kondisi siaga satu karena potensi kekacauan domestik dan limpahan konflik.

1.Irak

Menjadi medan tempur “titipan”. Serangan di dekat Bandara Erbil menunjukkan bahwa milisi pro-Iran mulai bergerak melawan pasukan koalisi AS. Irak terancam kehilangan kedaulatannya jika siklus pembalasan terus berlanjut.

2. Lebanon

baca juga

Berada di ujung tanduk. Hezbollah menghadapi dilema besar: membalas kematian Khamenei dengan risiko kehancuran total oleh Israel, atau menahan diri dan kehilangan pengaruh ideologisnya.

3. Turki

Waspada terhadap tiga ancaman sekaligus: gelombang pengungsi massal dari perbatasan Iran, potensi bangkitnya kelompok separatis Kurdistan (PJAK) di tengah kekosongan kekuasaan di Teheran, serta krisis energi akibat terhentinya pasokan gas dari Iran.

Negara yang Terkena Dampak Serangan Langsung

Meski menyatakan tidak terlibat dalam serangan awal ke Iran, sejumlah negara Teluk justru menjadi sasaran rudal dan drone Teheran karena menampung pangkalan militer Amerika Serikat.

1. Uni Emirat Arab (UEA)

Menjadi salah satu yang paling terdampak. Rudal Iran menghantam area vital seperti Bandara Internasional Zayed (Abu Dhabi), Bandara Dubai, Pelabuhan Jebel Ali, hingga kawasan elite Palm Jumeirah. Laporan menyebutkan adanya korban jiwa dan kerusakan infrastruktur sipil.

2. Qatar

Pangkalan Udara Al Udeid, basis militer terbesar AS di kawasan, dihantam puluhan rudal. Serangan ini merusak sistem radar dan menyebabkan sejumlah personel luka-luka.

3. Bahrain

Sebagai markas Armada Kelima Angkatan Laut AS, Bahrain menjadi target utama. Kondisi ini memaksa penutupan total kantor diplomatik dan pembatalan seluruh agenda resmi negara.

4. Kuwait dan Arab Saudi

Meski kedua negara ini berupaya melakukan de-eskalasi dalam beberapa tahun terakhir, wilayah mereka tetap terdampak ledakan proyektil Iran yang menyasar aset strategis AS di sana.

5. Yordania

Berada di garis lintasan rudal, Yordania mengaktifkan sistem pertahanan udara secara penuh untuk mencegat proyektil yang melintas di atas ibu kota Amman.

Nasib Palestina yang Kian Terjepit

Laporan Atlantic Council menyoroti dampak pahit bagi warga Palestina. Di tengah perang besar ini, isu kemanusiaan di Gaza dan Tepi Barat seolah terlupakan oleh dunia.

Perhatian internasional dan bantuan logistik kini tersedot sepenuhnya pada konfrontasi AS-Israel-Iran, membuat posisi warga Palestina semakin rentan dan terisolasi.

Eskalasi konflik AS-Israel dan Iran pada 2026 menunjukkan bagaimana satu serangan dapat memicu efek domino geopolitik di Timur Tengah. Sejumlah negara kini berada dalam status siaga tinggi, sementara dampak kemanusiaan dan stabilitas regional menjadi taruhan besar dari perang yang terus membara.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eskalasi Konflik US-Iran Diprediksi Panjang, Ekonom UGM Desak Pemerintah Evaluasi Program

Eskalasi Konflik US-Iran Diprediksi Panjang, Ekonom UGM Desak Pemerintah Evaluasi Program

News | Senin, 02 Maret 2026 | 17:34 WIB

Iran Tutup Pintu Dialog, Ali Larijani Tegaskan Tak akan Bernegosiasi dengan Amerika Serikat

Iran Tutup Pintu Dialog, Ali Larijani Tegaskan Tak akan Bernegosiasi dengan Amerika Serikat

News | Senin, 02 Maret 2026 | 16:58 WIB

BPS Pantau Dampak Perang AS-Israel Vs Iran ke Perdagangan RI

BPS Pantau Dampak Perang AS-Israel Vs Iran ke Perdagangan RI

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 16:46 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×