Airlangga Wanti-wanti Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Iran

Dicky Prastya Suara.Com
Senin, 02 Maret 2026 | 20:45 WIB
Airlangga Wanti-wanti Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Iran
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melambaikan tangannya di dalam mobil usai membahas kajian pencegahan korupsi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/1/2026). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc]
Baca 10 detik
  • Penyebab utama potensi kenaikan BBM adalah perang AS-Iran dan terganggunya pasokan minyak global akibat penutupan Selat Hormuz.
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut kenaikan harga dapat tertahan sebab suplai minyak dari AS dan OPEC ditingkatkan.
  • Pemerintah telah melakukan MoU dengan perusahaan energi AS, seperti Chevron dan Exxon, untuk suplai minyak dari luar Timur Tengah.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mewanti-wanti perang Amerika Serikat dan Iran berpotensi menimbulkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam negeri.

Menko Perekonomian menyebut kalau itu dipengaruhi terganggunya pasokan minyak global akibat penutupan Selat Hormuz. Kasus ini juga sama dengan perang Rusia-Ukraina yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Otomatis (BBM) akan naik, sama seperti saat perang Ukraina, kan naik. Tetapi, kali ini suplai dari Amerika juga akan meningkat, dan OPEC juga meningkatkan kapasitasnya," katanya, dikutip dari Antara, Senin (2/3/2026).

Namun Menko Airlangga menilai kenaikan harga masih bisa tertahan karena suplai minyak dari AS meningkat, serta Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) turut menambah kapasitas produksi.

Selain itu, Pemerintah memiliki antisipasi potensi gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah setelah menjalin nota kesepahaman (MoU) untuk memperoleh suplai minyak dari luar kawasan tersebut.

Disebutkan Airlangga, salah satunya melalui langkah PT Pertamina (Persero) yang menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan energi asal AS.

"Pemerintah sudah punya MoU untuk mendapatkan suplai dari non-Middle East. Misalnya, kemarin Pertamina sudah bikin MoU dengan Amerika, beberapa dengan Chevron, dengan Exxon, dan yang lain-lain," jelasnya.

Diketahui Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dilaporkan menutup Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah pada Sabtu (28/2/2026).

Pada hari yang sama, AS bersama Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk Ibu Kota Teheran, yang menyebabkan kerusakan bangunan dan korban sipil.

Baca Juga: Arab Saudi Cegat Drone di Dekat Pangkalan Udara Prince Sultan Air Base

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI