Pengamat UGM Soroti Risiko Cadangan BBM 20 Hari di Tengah Perang AS- Iran

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 03 Maret 2026 | 16:34 WIB
Pengamat UGM Soroti Risiko Cadangan BBM 20 Hari di Tengah Perang AS- Iran
Ilustrasi stok bbm. (Freepik)
baca 10 detik
  • Pengamat UGM, Fahmy Radhi, meragukan klaim ketahanan cadangan BBM nasional mencapai 20 hari.
  • Peningkatan mobilitas masyarakat saat Ramadan dan menjelang Lebaran diprediksi mempercepat terkurasnya cadangan BBM.
  • Konflik Iran-AS dan potensi penutupan Selat Hormuz menambah kekhawatiran terhadap ketersediaan energi.

Suara.com - Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi, meragukan klaim pemerintah terkait ketahanan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional yang disebut mencapai 20 hari.

Menurut Fahmy, angka tersebut berpotensi terpangkas lebih cepat dari estimasi normal yang disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Pasalnya, Indonesia tengah memasuki periode Ramadan dan menjelang Lebaran Idulfitri, di mana mobilitas masyarakat meningkat signifikan.

“Saya enggak yakin itu bisa [20 hari] gitu ya. Jadi ada kemungkinan kurang, karena ini Ramadan dan menjelang hari raya yang mobilitasnya tinggi. Permintaan BBM akan semakin tinggi,” kata Fahmy saat dihubungi, Selasa (3/3/2026).

Lonjakan Permintaan Dinilai Tak Terhindarkan

Fahmy menilai, dalam kondisi permintaan yang memuncak, pemerintah pada akhirnya tidak memiliki pilihan selain melepas cadangan ke pasar.

Menurutnya, jika stok tidak segera disalurkan saat permintaan meningkat, risiko gangguan distribusi hingga persoalan sosial bisa muncul.

“Kalau permintaannya tinggi, masa enggak dikeluarkan cadangannya? Kan mesti harus dikeluarkan juga kan. Jadi itu kondisi yang tidak mudah bagi Indonesia,” ujarnya.

Ia memprediksi secara riil cadangan BBM tersebut tidak akan bertahan sesuai durasi yang diklaim pemerintah, terutama dalam momentum konsumsi tinggi menjelang Lebaran.

“Maka cadangan [BBM 20 hari] yang dikatakan Bahlil tadi dalam kondisi menjelang lebaran saya perkirakan itu akan lebih pendek,” tuturnya.

baca juga

Tekanan Global: Dampak Konflik Iran-AS dan Selat Hormuz

Kekhawatiran Fahmy semakin bertambah dengan ketidakpastian global akibat eskalasi konflik Iran-AS. Ia menilai, angka ketahanan 20 hari merupakan durasi yang sangat singkat dalam situasi geopolitik yang memanas.

Apalagi, penutupan Selat Hormuz oleh Iran dinilai dapat menghambat distribusi energi global dan berpotensi memicu lonjakan harga minyak dunia.

Dalam kondisi tersebut, menurut Fahmy, pemerintah sebaiknya memprioritaskan ketersediaan fisik cadangan BBM, tanpa terlalu berfokus pada fluktuasi harga global yang berada di luar kendali negara.

“Jadi yang di situ yang menjadi prioritas utama adalah ketersediaannya cadangan berapapun harganya, karena harga kan uncontrollable gitu ya, enggak bisa dikontrol oleh negara. Ya yang bisa dikontrol ya cadangan tadi, itu yang tetap harus dipertahankan itu,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Warga Amerika Serikat Turun ke Jalan, Desak Trump Hentikan Serangan ke Iran

Ribuan Warga Amerika Serikat Turun ke Jalan, Desak Trump Hentikan Serangan ke Iran

Entertainment | Selasa, 03 Maret 2026 | 16:29 WIB

Airlangga Belum Bisa Pastikan Dampak Iran Vs AS-Israel ke Stok BBM

Airlangga Belum Bisa Pastikan Dampak Iran Vs AS-Israel ke Stok BBM

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 16:22 WIB

8 Masalah Paling Panas Piala Dunia 2026: Tiket dan Parkir Mahal hingga Perang AS-Iran

8 Masalah Paling Panas Piala Dunia 2026: Tiket dan Parkir Mahal hingga Perang AS-Iran

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 16:08 WIB

Terkini

Eks Liga Inggris Bongkar Kondisi TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026

Eks Liga Inggris Bongkar Kondisi TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:56 WIB

Demi Konten 'Jualan Miras' di Taman Mataram, Kreator TikTok Ini Kena Semprot Satpol PP Jaksel

Demi Konten 'Jualan Miras' di Taman Mataram, Kreator TikTok Ini Kena Semprot Satpol PP Jaksel

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:56 WIB

Viral Video Suporter di Antartika Rayakan Kemenangan Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Viral Video Suporter di Antartika Rayakan Kemenangan Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:51 WIB

3 Zodiak yang Membawa Keberuntungan 17 Juli 2026, Taurus hingga Capricorn Bernasib Baik

3 Zodiak yang Membawa Keberuntungan 17 Juli 2026, Taurus hingga Capricorn Bernasib Baik

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:45 WIB

Apa Itu Pengelola Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang Berpusat di Bali

Apa Itu Pengelola Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang Berpusat di Bali

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:44 WIB

Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam

Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:39 WIB

6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat

6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:39 WIB

Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus

Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:30 WIB

Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim

Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:28 WIB

Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara

Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:21 WIB

×