- Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan diskusi lintas generasi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa malam (3/2/2026).
- Pertemuan ini dihadiri mantan presiden, wakil presiden, menteri, dan ketua umum partai politik untuk bertukar pandangan strategis.
- Diskusi kemungkinan membahas isu strategis nasional dan global, termasuk perkembangan terkini situasi di kawasan Timur Tengah.
Mereka di antaranya Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf.
Tampak hadir juga Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani.
Sedangkan sejumlah menteri yang hadir, di antaranya Menko Perekonomian Airlangga, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Mendikdasmen Abdul Mu'ti, Mendiktisaintek Brian Yuliarto, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana.
Hadir juga eks menteri luar negeri Alwi Shihab dani Marty Natalegawa.
Selain itu, turut hadir Ketua Umum KADIN Anindya Bakrie, Ketua BPP Hipmi Akbar Himawan Buchari, dan Ketua Apindo Shinta Kamdani.
Paloh menyampaikan belum mengetahui pasti apa yang menjadi pembahasan dalam pertemuan malam ini di Istana. Ia sebatas memastikan dirinya diundang untuk silaturahmi sekaligus berdiskusi.
"Kita dengar dulu, bapak presiden yang undang kita. Nanti kita lihat apa yang dibicarakan apa yang diskusikan," kata Paloh.
Hal senada disampaikan AHY. Ia mengatakan akan menengarkan terlebih dahulu pembicaraan dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo.
"Saya rasa kita mendengarkan dulu apa yang beliau sampaikan kepada kita semua para pemimpin partai politik juga diundang semuanya hadir dan mantan mantan presiden. Jadi pastinya ada sesuatu yang penting dan strategis yang akan dibahas," kata AHY.
Alwi Shihab menilai pembahasan dalam pertemuan malam ini di Istana tidak terlepas dari situasi terkini di kawasan Timur Tengah.
"Iya tapi undangannya tidak jelas membicarakan soal apa tapi ya tentunya membicarakan perkembangan terakhir saya kira, ya Timur Tengah. Kita lihat lah, jangan sekarang tanyanya, saya nggak bisa jawab apa-apa," kata Alwi.
Diketahui, kawasan Timur Tengah kembali memanas usai serangan yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran. Serangan tersebut mengakibatkan gugurnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.