Hassan Wirajuda ke Prabowo: Jadi Mediator Iran-AS Butuh Restu Kedua Pihak

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:02 WIB
Hassan Wirajuda ke Prabowo: Jadi Mediator Iran-AS Butuh Restu Kedua Pihak
Menteri Luar Negeri periode 2001-2009, Hassan Wirajuda usai pertemuan silaturahmi Presiden Prabowo bersama para tokoh bangsa di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/3/2026). [Dok. Biro Pers Istana]
baca 10 detik
  • Hassan Wirajuda ingatkan mediasi konflik Iran-AS harus diterima kedua belah pihak.
  • Eks Menlu nilai belum ada tanda penerimaan mediasi oleh Iran dan Amerika.
  • Indonesia tetap tawarkan diri jadi mediator meski Iran tutup pintu negosiasi.

Suara.com - Menteri Luar Negeri periode 2001–2009, Hassan Wirajuda, mengingatkan pemerintah terkait niat Indonesia menjadi mediator dalam konflik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS). Menurutnya, kunci utama menjadi juru damai adalah adanya penerimaan dari kedua belah pihak yang bertikai.

Komentar tersebut disampaikan Hassan usai menghadiri pertemuan silaturahmi dan diskusi bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam.

Hassan menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, keinginan Presiden agar Indonesia menjadi juru damai masih berupa pemikiran awal dan belum menyentuh aspek teknis kemampuan negara.

"Kita tidak membicarakan apakah Indonesia mampu atau tidak. Itu masih pemikiran awal," ujar Hassan.

Ia menekankan poin krusial yang harus dipenuhi jika Indonesia ingin memfasilitasi dialog antara Iran dan AS.

"Untuk menjadi mediator, harus ada penerimaan dari dua pihak yang bertikai. Sejauh ini, kita belum melihat tanda-tanda ke arah itu," tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan kesiapan Indonesia untuk bertindak sebagai juru damai dalam eskalasi konflik Iran dengan AS dan Israel. Namun, pemerintah menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada negara-negara terkait.

Pernyataan Sugiono ini merespons penegasan Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, yang menyatakan tidak ada opsi negosiasi bagi Iran pascaserangan militer AS-Israel.

"Sebagaimana disampaikan, jika kedua belah pihak berkeinginan, Bapak Presiden bersedia menjadi mediator. Namun, jika ada pandangan (penolakan) seperti itu, kami kembalikan kepada mereka," ujar Sugiono di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

baca juga

Sugiono menjelaskan kembali bahwa posisi diplomatik Indonesia adalah sebagai jembatan untuk meredam perbedaan.

"Yang pasti, Indonesia ingin berada dalam posisi menawarkan kesiapan dan diri kita sebagai jembatan perdamaian," tuturnya.

Di sisi lain, Dubes Iran Mohammad Boroujerdi secara tegas menutup pintu negosiasi dengan Amerika Serikat. Ia meragukan komitmen Washington dalam mematuhi kesepakatan internasional.

"Bagi kami, tidak ada negosiasi dengan negara yang melancarkan permusuhan seperti Amerika Serikat. Apa jaminan mereka akan patuh terhadap sebuah kesepakatan?" tegas Boroujerdi dalam konferensi pers di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).

Iran kini mengharapkan dukungan moral dari negara-negara sahabat, khususnya negara berpenduduk Muslim, untuk memberikan kutukan keras terhadap agresi militer yang dinilai ilegal tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Surya Paloh: Indonesia Tetap di Board of Peace, Kecuali Ada Evaluasi Bersama

Surya Paloh: Indonesia Tetap di Board of Peace, Kecuali Ada Evaluasi Bersama

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:50 WIB

Sempat Tertahan di Makkah Imbas Perang Iran vs AS - Israel, Meisya Siregar Bagikan Kondisi Terkini

Sempat Tertahan di Makkah Imbas Perang Iran vs AS - Israel, Meisya Siregar Bagikan Kondisi Terkini

Entertainment | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:46 WIB

Presiden Perancis Sebut Serangan ke Iran 'Ilegal', Trump Ancam Boikot Sekutu Barat

Presiden Perancis Sebut Serangan ke Iran 'Ilegal', Trump Ancam Boikot Sekutu Barat

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:41 WIB

Terkini

Tak Hanya Jualan Candi dan Keraton untuk Dongkrak Pariwisata, Jogja Bidik Javanese Wellness Tourism

Tak Hanya Jualan Candi dan Keraton untuk Dongkrak Pariwisata, Jogja Bidik Javanese Wellness Tourism

Jogja | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:53 WIB

Ricuh Suporter Persita vs Persija Berujung Sanksi, Total Denda Tembus Rp130 Juta

Ricuh Suporter Persita vs Persija Berujung Sanksi, Total Denda Tembus Rp130 Juta

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Keributan Suporter PSGC vs PSIS Berujung Sanksi Berat, Naga Warak Dihukum 6 Laga Away

Keributan Suporter PSGC vs PSIS Berujung Sanksi Berat, Naga Warak Dihukum 6 Laga Away

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Arti Bau Kemenyan atau Bunga Kantil di Rumah padahal Tidak Ada Wewangian

Arti Bau Kemenyan atau Bunga Kantil di Rumah padahal Tidak Ada Wewangian

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Rahasia Awet Muda BCL di Usia 40-an: Tolak Ubah Wajah, Pilih Cara Ini Agar Tetap Segar

Rahasia Awet Muda BCL di Usia 40-an: Tolak Ubah Wajah, Pilih Cara Ini Agar Tetap Segar

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:47 WIB

Leapmotor Sebut Penghapusan Ganjil Genap Bisa Pengaruhi Minat Beli Mobil Listrik

Leapmotor Sebut Penghapusan Ganjil Genap Bisa Pengaruhi Minat Beli Mobil Listrik

Otomotif | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Suahasil Bantah Gaji PNS Dicairkan Lewat Kopdes, Tetap dari Kas Negara

Suahasil Bantah Gaji PNS Dicairkan Lewat Kopdes, Tetap dari Kas Negara

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:37 WIB

Perempuan Pelaku Usaha Perlu Lebih dari Sekadar Modal untuk Berkembang

Perempuan Pelaku Usaha Perlu Lebih dari Sekadar Modal untuk Berkembang

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:33 WIB

BI Mau Cabut Izin PJP jika Gunakan QRIS untuk Transaksi Judol

BI Mau Cabut Izin PJP jika Gunakan QRIS untuk Transaksi Judol

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Drakor Bisbol GIFT Tayang 5 Desember, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Drakor Bisbol GIFT Tayang 5 Desember, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:30 WIB

×