Gubernur Ahmad Luthfi Bantah Bareng Bupati Pekalongan Saat OTT KPK: Enggak, Info dari Mana?

Bangun Santoso

Rabu, 04 Maret 2026 | 13:47 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi Bantah Bareng Bupati Pekalongan Saat OTT KPK: Enggak, Info dari Mana?
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. [Dok Humas]
baca 10 detik
  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membantah keras berada di lokasi saat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ditangkap KPK.
  • KPK melakukan OTT pada 3 Maret 2026 terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkait dugaan korupsi pengadaan outsourcing.
  • Fadia Arafiq mengklaim Gubernur Luthfi bersamanya saat tim KPK melakukan operasi tangkap tangan di Semarang.

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan klarifikasi tegas terkait kabar yang menyeret namanya dalam pusaran Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

Ahmad Luthfi membantah sedang bersama Fadia saat tim penindakan lembaga antirasuah tersebut melakukan penyergapan.

Bantahan ini muncul setelah adanya pernyataan yang menyebutkan bahwa sang Gubernur berada di lokasi yang sama saat proses penangkapan berlangsung di wilayah Semarang, Jawa Tengah. Menanggapi hal tersebut, Luthfi justru mempertanyakan sumber informasi yang beredar di publik tersebut.

“Enggak. Info dari mana?” ujar Luthfi sebagaimana dilansir Antara, Rabu (4/3/2026).

Saat awak media mencoba menjelaskan bahwa informasi mengenai keberadaannya di lokasi penangkapan bersumber langsung dari pernyataan Fadia Arafiq, Luthfi mengaku sama sekali tidak mengetahui perihal peristiwa tersebut secara detail.

“Ditangkapnya di mana pun kami juga enggak tahu,” katanya.

Kasus ini bermula ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi telah melakukan rangkaian kegiatan tangkap tangan pada tanggal 3 Maret 2026.

Operasi ini menjadi perhatian besar karena dilakukan tepat pada bulan suci Ramadhan dan tercatat sebagai OTT ketujuh yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026.

Dalam keterangan resminya, KPK menyatakan telah mengamankan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.

baca juga

Penangkapan tersebut tidak dilakukan sendirian, melainkan bersama ajudan dan sejumlah orang kepercayaannya. Lokasi penangkapan disebutkan berada di wilayah Semarang, yang merupakan ibu kota Provinsi Jawa Tengah.

Tak berhenti pada sang Bupati, tim KPK kemudian bergerak cepat dan mengumumkan penangkapan terhadap 11 orang lainnya yang berasal dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Salah satu pejabat teras yang ikut terjaring dalam operasi senyap ini adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar.

Berdasarkan data awal yang dirilis oleh KPK, operasi tangkap tangan yang menjerat Fadia Arafiq ini berkaitan erat dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan.

Secara spesifik, KPK menyebutkan adanya praktik lancung terkait pengadaan outsourcing atau tenaga alih daya pada beberapa dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Proyek ini diduga menjadi ladang bancakan yang melibatkan oknum pejabat dan pihak swasta.

Dengan mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK dan tangan terborgol, Fadia memberikan pernyataan mengejutkan saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Ia secara gamblang menyebutkan bahwa Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi ada bersamanya saat tim KPK datang melakukan penggerebekan.

"Saat penangkapan, mereka (KPK) menggerebek ke rumah, saya sedang sama Pak Gubernur Jawa Tengah," ujar Fadia di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu.

KPK sendiri saat ini masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan di Gedung Merah Putih.

Lembaga antirasuah memiliki waktu 1x24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum dari 11 orang yang terjaring, termasuk kemungkinan adanya tersangka baru dalam pengembangan kasus pengadaan tenaga alih daya ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fadia Arafiq Ngaku Sedang Bersama Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Saat KPK Gerebek Rumahnya

Fadia Arafiq Ngaku Sedang Bersama Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Saat KPK Gerebek Rumahnya

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 13:36 WIB

Fadia Arafiq Resmi Pakai Rompi Oranye, Bantah Kena OTT: Saya Sedang Sama Pak Gubernur Jateng

Fadia Arafiq Resmi Pakai Rompi Oranye, Bantah Kena OTT: Saya Sedang Sama Pak Gubernur Jateng

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 13:26 WIB

Kekayaan Sekda Pekalongan Mohammad Yulian Akbar Terungkap Usai OTT KPK, Tembus Rp3 Miliar

Kekayaan Sekda Pekalongan Mohammad Yulian Akbar Terungkap Usai OTT KPK, Tembus Rp3 Miliar

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 12:50 WIB

Biodata dan Agama Mohammad Yulian Akbar, Sekda Pekalongan Dicokok KPK Bersama Fadia Arafiq

Biodata dan Agama Mohammad Yulian Akbar, Sekda Pekalongan Dicokok KPK Bersama Fadia Arafiq

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 12:12 WIB

Bupati hingga Sekda Terseret, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Usai OTT di Pekalongan!

Bupati hingga Sekda Terseret, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Usai OTT di Pekalongan!

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 11:27 WIB

Lonjakan Kekayaan Fadia Arafiq: Dari Wakil Bupati ke Bupati, Naik 3 Kali Lipat

Lonjakan Kekayaan Fadia Arafiq: Dari Wakil Bupati ke Bupati, Naik 3 Kali Lipat

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 11:35 WIB

Kronologi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK

Kronologi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 11:01 WIB

Terkini

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

News | Senin, 14 September 2026 | 19:51 WIB

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:48 WIB

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

News | Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

×