Sudah Berjalan Bertahun-tahun! Bareskrim Gerebek Home Industry Kosmetik Bermerkuri di Cirebon

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:39 WIB
Sudah Berjalan Bertahun-tahun! Bareskrim Gerebek Home Industry Kosmetik Bermerkuri di Cirebon
Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menggerebek sebuah home industry kosmetik ilegal bermerek LC Beauty di kawasan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat pada Jumat (27/2/2026). [Ist]
baca 10 detik
  • Bareskrim gerebek industri kosmetik ilegal mengandung merkuri dan hidrokuinon di Cirebon.
  • Tersangka kosmetik ilegal di Cirebon tidak ditahan karena hamil dan sakit.
  • Kosmetik LC Beauty tanpa izin BPOM disita polisi dari produsen utama.

Suara.com - Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menggerebek sebuah rumah produksi (home industry) kosmetik ilegal bermerek LC Beauty di kawasan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat. Produk kecantikan tersebut diduga kuat mengandung bahan kimia berbahaya, yakni merkuri dan hidrokuinon.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menjelaskan bahwa penggerebekan dilakukan pada Jumat (27/2/2026). Fakta mengenai kandungan berbahaya tersebut terungkap setelah tim penyidik melakukan pengujian laboratorium terhadap sampel produk.

“Uji laboratorium terhadap day cream, night cream, dan toner merek LC Beauty menunjukkan hasil positif mengandung merkuri dan hidrokuinon,” ujar Eko kepada wartawan, Kamis (5/3/2026).

Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menggerebek sebuah home industry kosmetik ilegal bermerek LC Beauty di kawasan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat pada Jumat (27/2/2026). [Ist]
Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menggerebek sebuah home industry kosmetik ilegal bermerek LC Beauty di kawasan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat pada Jumat (27/2/2026). [Ist]

Pengungkapan kasus ini bermula dari temuan kosmetik tersebut di kediaman dua saksi berinisial MI dan BBT pada akhir Februari lalu. Keduanya diketahui sebagai reseller yang mendapatkan pasokan barang dari seorang distributor berinisial RA di Depok, Jawa Barat.

Polisi kemudian menangkap RA beserta suaminya, AP, saat sedang mengirimkan paket melalui jasa ekspedisi di Jalan Margonda, Depok. Meski penggeledahan di gudang milik RA tidak membuahkan hasil tambahan, penyidik berhasil melacak produsen utama berinisial ML di Cirebon melalui pengembangan informasi tersebut.

Di lokasi produksi di Cirebon, petugas menyita berbagai barang bukti, termasuk bahan baku kimia, produk siap edar, alat peracikan, label kemasan, hingga perlengkapan pengepakan.

Berdasarkan pemeriksaan, ML mengakui bahwa ia memproduksi dan mengedarkan LC Beauty tanpa izin resmi dari BPOM sejak tahun 2022. Sebelumnya, praktik serupa sempat ia jalankan pada periode 2016–2019.

Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menggerebek sebuah home industry kosmetik ilegal bermerek LC Beauty di kawasan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat pada Jumat (27/2/2026). [Ist]
Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menggerebek sebuah home industry kosmetik ilegal bermerek LC Beauty di kawasan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat pada Jumat (27/2/2026). [Ist]

“Bahan berbahaya merkuri dan hidrokuinon tersebut dibeli secara perorangan oleh salah satu pekerja ML dari sebuah pasar di wilayah Jakarta,” jelas Eko.

Dalam perkara ini, polisi telah mengamankan ML, JN, serta dua karyawan lainnya. Meskipun ML telah ditetapkan sebagai tersangka dengan jeratan Pasal 435 UU Kesehatan yang membawa ancaman pidana 12 tahun penjara, penyidik memutuskan untuk tidak melakukan penahanan.

baca juga

Keputusan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan kemanusiaan dan kondisi kesehatan tersangka.

“Saudari ML saat ini tengah hamil dua bulan dan baru saja menjalani operasi. Pusdokkes Polri telah merekomendasikan penangguhan penahanan atas alasan medis,” pungkas Eko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bareskrim Bongkar Rantai Bandar Narkoba Ko Erwin: Charlie dan Arfan Dicokok, The Doctor Diburu

Bareskrim Bongkar Rantai Bandar Narkoba Ko Erwin: Charlie dan Arfan Dicokok, The Doctor Diburu

News | Senin, 02 Maret 2026 | 18:42 WIB

Kembangkan Kasus Narkoba AKBP Didik, Bareskrim Tangkap Kurir Jaringan Ko Erwin di Riau

Kembangkan Kasus Narkoba AKBP Didik, Bareskrim Tangkap Kurir Jaringan Ko Erwin di Riau

News | Senin, 02 Maret 2026 | 07:06 WIB

Kembangkan Kasus Narkoba AKBP Didik, Bareskrim Tangkap Kurir Jaringan Ko Erwin di Riau

Kembangkan Kasus Narkoba AKBP Didik, Bareskrim Tangkap Kurir Jaringan Ko Erwin di Riau

News | Senin, 02 Maret 2026 | 07:06 WIB

Terkini

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Bekaci | Rabu, 16 September 2026 | 09:47 WIB

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

×