Dampak Angin Kencang, 86 Pohon Tumbang dan Papan Reklame Roboh di Semarang

Vania Rossa

Kamis, 05 Maret 2026 | 12:30 WIB
Dampak Angin Kencang, 86 Pohon Tumbang dan Papan Reklame Roboh di Semarang
Pohon tumbang dampak angin kencang di Semarang. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Hujan deras dan angin kencang pada Rabu sore di Semarang menyebabkan puluhan pohon tumbang dan kerusakan infrastruktur lainnya.
  • Wali Kota Semarang menginstruksikan penanganan cepat; tim gabungan berhasil mengevakuasi 86 titik pohon tumbang dalam semalam.
  • Dampak kerusakan meluas di banyak ruas jalan protokol dan kawasan permukiman, penanganan lanjutan masih terus dilaksanakan.

Suara.com - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Semarang pada Rabu (4/3) sore menimbulkan dampak signifikan di sejumlah wilayah. Puluhan pohon besar tumbang, papan reklame roboh, hingga atap baja ringan warung beterbangan akibat terpaan angin.

Merespons kondisi tersebut, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng langsung menginstruksikan jajaran terkait untuk bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan.

Berdasarkan data hingga Rabu malam, tercatat lebih dari 80 titik pohon tumbang dan kerusakan pohon tersebar di berbagai wilayah. Dalam waktu kurang dari satu malam, sebanyak 86 titik berhasil dievakuasi dan ditangani oleh tim gabungan.

Tim yang terlibat terdiri dari BPBD Kota Semarang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Satpol PP, relawan, serta warga setempat. Mereka melakukan pemotongan batang pohon, pembersihan ranting, serta membuka kembali akses jalan yang sempat tertutup.

“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan. Dalam semalam, 86 titik pohon tumbang berhasil ditangani dan dievakuasi bersama-sama agar akses jalan bisa segera kembali normal,” ujar Agustina.

Sejumlah ruas jalan terdampak antara lain Jalan Pahlawan, Jalan Imam Bardjo, Jalan Suratmo, Jalan Dr. Cipto, Jalan S. Parman, Jalan Soekarno Hatta, hingga kawasan Kota Lama. Dampak juga dirasakan di wilayah permukiman seperti Purwoyoso, Ngaliyan, Pedurungan, Genuk, dan Semarang Timur.

Di beberapa titik seperti Lapangan Simpang Lima, Jalan Madukoro, dan Jalan Mayjend Sutoyo, dilaporkan terdapat lebih dari satu pohon tumbang akibat kuatnya angin.

Tak hanya di jalan protokol, pohon tumbang juga terjadi di area permukiman, fasilitas umum, hingga perkantoran. Beberapa lokasi yang terdampak di antaranya sekitar Balaikota Semarang, kawasan rumah dinas wali kota, sekolah, puskesmas pembantu, serta sejumlah taman kota. Hingga kini, penanganan lanjutan masih dilakukan di beberapa titik yang memerlukan proses lebih lanjut.

Pemerintah Kota Semarang mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi.

baca juga

“Kami minta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan pohon rawan tumbang atau kejadian darurat lainnya agar dapat segera ditangani petugas. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Tetap berhati-hati saat hujan deras disertai angin kencang,” kata Agustina.

Sebagai langkah mitigasi, Pemkot Semarang memastikan akan terus memantau dan mengevaluasi kondisi pohon-pohon peneduh di ruang publik guna meminimalkan risiko kejadian serupa di masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Azan Magrib Semarang Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal Buka Puasa Lengkapnya

Azan Magrib Semarang Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal Buka Puasa Lengkapnya

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 17:07 WIB

Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi

Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 18:08 WIB

Wajah Baru Musrenbang Semarang: Fokus Kebutuhan Riil Warga di Lapangan

Wajah Baru Musrenbang Semarang: Fokus Kebutuhan Riil Warga di Lapangan

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 17:53 WIB

Terkini

Meki Nawipa Luncurkan Program Bangkit Papua Tengah, Fokus Cetak Generasi Unggul

Meki Nawipa Luncurkan Program Bangkit Papua Tengah, Fokus Cetak Generasi Unggul

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:50 WIB

Kalah Taruhan Rp50 Juta, FIFA Dituding Ubah Skenario Juara Piala Dunia 2026

Kalah Taruhan Rp50 Juta, FIFA Dituding Ubah Skenario Juara Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:49 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.940 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terkuat di Asia

Rupiah Menguat ke Rp17.940 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terkuat di Asia

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:47 WIB

Momentum Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2.601.000 per Gram

Momentum Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2.601.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:45 WIB

4 Sepatu Lari Terbaik untuk Jarak 5-10K, Nyaman Dipakai Daily Trainer hingga Race

4 Sepatu Lari Terbaik untuk Jarak 5-10K, Nyaman Dipakai Daily Trainer hingga Race

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:43 WIB

Istri Solehah, Kata-kata Antonela Roccuzzo untuk Messi: Kamu Tetap Suami Terbaik

Istri Solehah, Kata-kata Antonela Roccuzzo untuk Messi: Kamu Tetap Suami Terbaik

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:42 WIB

Ambisi Besar Balsa Sekulic Bersama Persib Bandung, Tak Sabar Tampil di Kompetisi Asia

Ambisi Besar Balsa Sekulic Bersama Persib Bandung, Tak Sabar Tampil di Kompetisi Asia

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:40 WIB

Jangan Impor Terus, Potensi Tambak Garam Belum Terserap Pemerintah

Jangan Impor Terus, Potensi Tambak Garam Belum Terserap Pemerintah

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:37 WIB

Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:32 WIB

Mengapa Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026?

Mengapa Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026?

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:30 WIB

×