Bahlil Punya Tugas Baru, Pimpin Satgas Transisi Energi: Kejar Target 120 Juta Motor Listrik

Bangun Santoso

Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:49 WIB
Bahlil Punya Tugas Baru, Pimpin Satgas Transisi Energi: Kejar Target 120 Juta Motor Listrik
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. [Antara]
  • Presiden Prabowo menunjuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Satgas Percepatan Transisi Energi pada Jumat (6/3/2026).
  • Satgas ini bertugas mengakselerasi implementasi energi bersih, termasuk PLTS skala 100 GW, serta mengurangi subsidi energi.
  • Bahlil juga mengemban tugas mengkonversi 120 juta motor berbahan bakar fosil menjadi kendaraan listrik dalam 3-4 tahun.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto secara resmi menunjuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mengemban tanggung jawab baru sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Transisi Energi.

Penunjukan Bahlil ini menandai langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pergeseran ketergantungan energi fosil menuju energi bersih di seluruh wilayah Indonesia.

Menteri Bahlil dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (6/3/2026), mengatakan pemerintah terus berupaya menyediakan akses energi yang menyeluruh bagi masyarakat.

Langkah ini diambil guna memastikan bahwa ketahanan energi nasional tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau pelosok negeri melalui pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Dalam rapat terbatas yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Presiden Prabowo memberikan instruksi khusus kepada Bahlil untuk mengakselerasi implementasi energi bersih dan terbarukan.

Salah satu poin krusial dalam arahan tersebut adalah penyediaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang diprioritaskan untuk fasilitas publik seperti sekolah dan desa-desa di berbagai daerah.

"Kami baru selesai melakukan rapat terbatas dengan Bapak Presiden, yang pembahasannya pada implementasi energi bersih dan terbarukan. Di dalamnya, termasuk kaitannya dengan (program) 100 gigawatt (GW) untuk PLTS, kemudian energi baru terbarukan," ujar Bahlil di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Pembentukan Satgas Percepatan Transisi Energi ini menjadi instrumen utama pemerintah untuk memastikan target-target ambisius di sektor energi dapat terealisasi tepat waktu.

Bahlil menegaskan bahwa keberadaan satgas ini memiliki korelasi langsung dengan upaya efisiensi anggaran negara, terutama dalam hal pengelolaan subsidi energi yang selama ini menjadi beban cukup besar bagi APBN.

Menurut Bahlil, pembentukan satgas ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam melaksanakan transisi energi sekaligus untuk mengurangi subsidi.

Pemerintah melihat adanya potensi penghematan besar jika ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM) untuk pembangkit listrik dapat ditekan secara signifikan melalui konversi teknologi.

"Sudah tentu orientasinya ini adalah transisi energi bisa kita lakukan lebih cepat, tapi juga kita bisa mengurangi subsidi. Karena dengan kita mengonversi dari PLTD atau diesel ke PLTS, maka itu akan mengakibatkan efisiensi terhadap subsidi listrik dan sekaligus kita mendorong percepatan untuk pemakaian motor dan mobil listrik," kata Bahlil sebagaimana dilansir Antara.

Selain fokus pada skala makro, Kementerian ESDM juga tengah mendorong pemanfaatan PLTS untuk mempercepat elektrifikasi di pulau-pulau terpencil.

Upaya ini menjadi bagian dari program strategis pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan energi serta memperluas akses pelayanan energi hingga ke daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh jaringan listrik konvensional.

Peran baru Bahlil dalam satgas ini juga mencakup tanggung jawab besar di sektor transportasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Bentuk Satgas Transisi Energi, Genjot Konversi Motor Listrik

Prabowo Bentuk Satgas Transisi Energi, Genjot Konversi Motor Listrik

Otomotif | Kamis, 05 Maret 2026 | 20:08 WIB

Stok BBM RI Tersedia Hanya 20 Hari Kedepan Imbas Konflik Timteng, Bahlil: Aman Sampai Lebaran!

Stok BBM RI Tersedia Hanya 20 Hari Kedepan Imbas Konflik Timteng, Bahlil: Aman Sampai Lebaran!

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:31 WIB

Antisipasi Perang, Pemerintah Mulai Impor Minyak AS dan Bangun Storage Baru

Antisipasi Perang, Pemerintah Mulai Impor Minyak AS dan Bangun Storage Baru

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 12:56 WIB

Indonesia Bernegosiasi untuk Loloskan Kapal Tanker Pertamina dari Selat Hormuz

Indonesia Bernegosiasi untuk Loloskan Kapal Tanker Pertamina dari Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:07 WIB

Jalur Minyak Dunia Terancam! Begini Upaya RI Bebaskan 2 Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz

Jalur Minyak Dunia Terancam! Begini Upaya RI Bebaskan 2 Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:04 WIB

Bahlil Jelaskan soal Stok BBM Nasional Cuma 25 Hari: Mau Simpan di Mana?

Bahlil Jelaskan soal Stok BBM Nasional Cuma 25 Hari: Mau Simpan di Mana?

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 17:48 WIB

Bahlil Sebut RI Memang Butuh Impor Etanol dari AS

Bahlil Sebut RI Memang Butuh Impor Etanol dari AS

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 17:32 WIB

Terkini

Sikat Sampai Akarnya! KPK Didesak Transparan Bongkar Mafia Imigrasi yang Seret Silmy Karim

Sikat Sampai Akarnya! KPK Didesak Transparan Bongkar Mafia Imigrasi yang Seret Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:43 WIB

Tragedi di Lampu Merah Cengkareng, Pemotor Wanita Tewas Terlindas Kontainer saat Dibonceng Ayah

Tragedi di Lampu Merah Cengkareng, Pemotor Wanita Tewas Terlindas Kontainer saat Dibonceng Ayah

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:31 WIB

Gus Ipul: Koruptor di Kemensos Akan Dikejar hingga Masa Pensiun

Gus Ipul: Koruptor di Kemensos Akan Dikejar hingga Masa Pensiun

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:23 WIB

Kemenag: Jumlah Hewan Kurban Iduladha 2026 Tembus 2 Juta Ekor

Kemenag: Jumlah Hewan Kurban Iduladha 2026 Tembus 2 Juta Ekor

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:12 WIB

Seminar KAGAMA HSE UGM 2026: Bahaya 'Ilusi Kesiapsiagaan' Industri yang Ancam Lingkungan

Seminar KAGAMA HSE UGM 2026: Bahaya 'Ilusi Kesiapsiagaan' Industri yang Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:48 WIB

Heboh Kabar Dana Program MBG Disetop, Badan Gizi Nasional Beri Penjelasan Tegas

Heboh Kabar Dana Program MBG Disetop, Badan Gizi Nasional Beri Penjelasan Tegas

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Hanya MBG, Mensesneg Sebut Semua Program Pemerintah Bakal 'Dipelototi' Ketat

Bukan Hanya MBG, Mensesneg Sebut Semua Program Pemerintah Bakal 'Dipelototi' Ketat

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:26 WIB

Kebakaran Pagi Buta di Cideng: 1 Orang Tewas, 6 Rumah Hangus

Kebakaran Pagi Buta di Cideng: 1 Orang Tewas, 6 Rumah Hangus

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:51 WIB

Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?

Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:50 WIB

Harmoni Industri Tambang dan Pertanian, Harita Nickel Perkuat Ekonomi Petani Pulau Obi

Harmoni Industri Tambang dan Pertanian, Harita Nickel Perkuat Ekonomi Petani Pulau Obi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:44 WIB