Viral Video Menteri Jepang Lari-lari Telat Rapat Kabinet, Lalu Minta Maaf ke Publik

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 10 Maret 2026 | 10:30 WIB
Viral Video Menteri Jepang Lari-lari Telat Rapat Kabinet, Lalu Minta Maaf ke Publik
Menteri Keamanan Ekonomi Jepang Kimi Onoda (6m.Japan)
baca 10 detik
  • Menteri Kimi Onoda meminta maaf kepada rakyat karena terlambat rapat kabinet lima menit.

  • Penyebab keterlambatan adalah kemacetan total akibat kecelakaan lalu lintas yang tak terduga.

  • Aksi Onoda berlari menuju ruang rapat viral dan memicu diskusi tentang kedisiplinan Jepang.

Suara.com - Kimi Onoda yang menjabat sebagai Menteri Keamanan Ekonomi Jepang baru-baru ini menunjukkan sikap pertanggungjawaban publik yang luar biasa.

Pejabat tinggi negara ini menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Jepang karena sebuah keterlambatan kecil.

Ia diketahui tidak hadir tepat waktu dalam agenda rapat kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri Sanae Takaichi.

Momen memalukan bagi pejabat Jepang tersebut tertangkap kamera dan segera menjadi perbincangan hangat di jagat maya.

Warganet menyoroti dedikasi sang menteri yang tetap berusaha hadir meski waktu sudah menunjukkan keterlambatan lima menit.

Video yang beredar luas memperlihatkan politisi dari Partai Demokratik Liberal ini tergesa-gesa menuju lokasi pertemuan.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat pekan lalu itu merekam detik-detik Onoda turun dari taksi dengan sangat cepat.

Tanpa memedulikan citra formalnya, menteri berusia 43 tahun itu terlihat berlari kencang sambil menjinjing tas tangannya.

Ia harus melewati kerumunan jurnalis yang sedang bertugas di depan gedung pemerintahan demi mencapai ruang sidang.

baca juga

Tampak seorang ajudan setia mencoba mengimbangi langkah cepat sang menteri yang sedang berpacu dengan waktu tersebut.

Laporan dari Daily Mail pada 7 Maret 2026 menyebutkan bahwa Onoda sempat menuruni anak tangga dengan sangat terburu-buru.

Di sisi lain, lensa kamera media berhasil mengabadikan suasana formal di dalam ruangan sebelum rapat dimulai.

Perdana Menteri Sanae Takaichi terlihat memasuki ruangan dengan suasana yang sangat khidmat dan tertata rapi.

Seluruh jajaran anggota kabinet yang sudah hadir tampak berdiri secara serentak sebagai bentuk penghormatan protokoler.

Mereka terlihat merapikan kancing jas masing-masing sesaat sebelum pemimpin pemerintahan mengambil posisi duduk di kursinya.

Namun, pemandangan mencolok terlihat ketika kamera menyorot barisan kursi yang telah disediakan bagi para pejabat.

Satu kursi yang seharusnya ditempati oleh Menteri Keamanan Ekonomi masih tampak kosong melongpong saat itu.

Kekosongan ini menjadi bukti nyata keterlambatan Onoda di tengah kedisiplinan tinggi para kolega menteri lainnya.

Setelah pertemuan kenegaraan tersebut berakhir, Onoda tidak menghindar dan langsung memberikan penjelasan resmi kepada media.

Ia merasa perlu meluruskan situasi yang menyebabkannya gagal hadir tepat waktu dalam agenda penting pemerintahan tersebut.

Onoda mengungkapkan bahwa ada faktor eksternal yang menghambat perjalanannya menuju kantor perdana menteri pagi itu.

Ia terjebak dalam situasi jalan raya yang tidak kondusif akibat adanya insiden kecelakaan yang sangat mendadak.

Kepada para jurnalis, sang menteri menjelaskan situasi pelik yang dialaminya saat berada di dalam kendaraan taksi.

Politisi ini menyatakan dirinya "terjebak dalam kemacetan lalu lintas karena ada kecelakaan mendadak sehingga (kendaraan) tidak bisa bergerak," ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa keterlambatannya murni disebabkan oleh faktor di luar kendali pribadinya sebagai pejabat publik.

Insiden ini menjadi refleksi mendalam mengenai betapa sakralnya nilai ketepatan waktu dalam budaya masyarakat di Jepang.

Bagi mereka, keterlambatan sekecil apa pun sering kali dipandang sebagai bentuk perilaku yang kurang sopan.

Kepatuhan terhadap jadwal bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk integritas diri yang dijunjung tinggi oleh setiap individu.

Meskipun Onoda terlambat, banyak warga yang justru memberikan pembelaan dan apresiasi atas etos kerjanya selama ini.

Dukungan mengalir di media sosial X yang menyebutkan bahwa Onoda biasanya selalu hadir jauh sebelum acara dimulai.

Seorang pengguna media sosial memberikan testimoni mengenai kebiasaan positif sang menteri dalam menjalankan tugas sehari-hari.

"Terlambat 5 menit Menteri Keamanan Ekonomi Onoda jelas disebabkan oleh kondisi tak terduga, kemacetan lalu lintas disebabkan oleh kecelakaan di jalan raya. Faktanya, kebiasaannya datang 15 hingga 20 menit lebih awal menunjukkan rasa tanggung jawabnya yang besar," kata seorang pengguna X.

Komentar tersebut menegaskan bahwa keterlambatan lima menit ini merupakan pengecualian dari gaya hidupnya yang sangat disiplin.

Masyarakat melihat bahwa permintaan maaf yang dilakukan Onoda adalah bentuk kerendahan hati seorang pemimpin kepada rakyatnya.

Kejadian ini semakin memperkuat citra Jepang sebagai negara yang paling menghargai setiap detik dalam kehidupan profesional.

Kimi Onoda kini menjadi simbol bagaimana seorang pejabat harus bersikap ketika menghadapi sebuah kegagalan kecil.

Tindakan meminta maaf kepada publik dianggap sebagai standar moral yang tinggi bagi para pemangku kebijakan di sana.

Meskipun hanya lima menit, bagi Onoda dan publik Jepang, hal tersebut tetap merupakan sebuah tanggung jawab besar.

Kini video aksinya berlari menuju ruang rapat tetap menjadi pengingat tentang pentingnya dedikasi dalam melayani negara.

Peristiwa ini pun sukses menarik perhatian dunia internasional mengenai standar disiplin yang diterapkan di negeri Sakura.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Kimi Onoda, Menteri Termuda di Kabinet Jepang yang Jadi Sorotan

Profil Kimi Onoda, Menteri Termuda di Kabinet Jepang yang Jadi Sorotan

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:12 WIB

Sri Mulyani Apa Kabar? Rumah Dijarah Hingga Muncul Isu Mundur dari Menteri Keuangan

Sri Mulyani Apa Kabar? Rumah Dijarah Hingga Muncul Isu Mundur dari Menteri Keuangan

Your Say | Selasa, 02 September 2025 | 13:11 WIB

3 Versi Video Syur Cewek Jubir Morowali vs Pria China, Linknya Masih Dicari-cari!

3 Versi Video Syur Cewek Jubir Morowali vs Pria China, Linknya Masih Dicari-cari!

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 17:40 WIB

Terkini

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Surakarta | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Intip Strategi Emiten Alat Berat INTA Jaga Bisnis Jangka Panjang

Intip Strategi Emiten Alat Berat INTA Jaga Bisnis Jangka Panjang

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:26 WIB

Jung Chaeyeon Perankan 3 Karakter di Drakor M: Reboot, Siap Tayang 2027

Jung Chaeyeon Perankan 3 Karakter di Drakor M: Reboot, Siap Tayang 2027

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:26 WIB

Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar

Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:20 WIB

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:17 WIB

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:16 WIB

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:15 WIB

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

×