Dampak Harga Minyak Dunia Naik Mulai Terasa, di Sini BBM Sudah Batasi, SPBU Antre, dan Kampus Libur

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 10 Maret 2026 | 11:48 WIB
Dampak Harga Minyak Dunia Naik Mulai Terasa, di Sini BBM Sudah Batasi, SPBU Antre, dan Kampus Libur
ILUSTRASI antrean BBM di Bangladesh (Suara.com)
baca 10 detik

 

  • Bangladesh menutup universitas lebih awal guna menghemat listrik akibat krisis energi global.

  • Pembatasan penjualan BBM harian diberlakukan untuk mengatasi kepanikan warga dan aksi penimbunan.

  • Pemerintah mengalihkan pasokan gas industri ke pembangkit listrik demi mencegah pemadaman massal.

Suara.com - Kondisi geopolitik yang memanas di Timur Tengah akibat keterlibatan Amerika Serikat, Israel, dan Iran berdampak sistemik ke Asia Selatan. Ditambah harga minyak dunia terus naik.

Pemerintah Bangladesh secara resmi menghentikan aktivitas di seluruh perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, terhitung sejak Senin (9/3/2026).

Kebijakan drastis ini diambil dengan memajukan jadwal libur Idulfitri sebagai strategi darurat guna menekan penggunaan daya listrik nasional.

Dikutip dari Al Jazeera, langkah ini dianggap krusial mengingat operasional kampus membutuhkan pasokan energi yang masif untuk fasilitas asrama hingga laboratorium.

"Keputusan ini diambil untuk mengurangi konsumsi listrik dan bahan bakar dengan mempertimbangkan situasi global saat ini," demikian pernyataan Kementerian Pendidikan Bangladesh.

Strategi Penghematan Energi di Sektor Pendidikan

Selain universitas, instruksi penghematan juga menyasar lembaga pendidikan dengan kurikulum internasional serta pusat bimbingan belajar swasta.

Dikutip dari Reuters, otoritas setempat berharap pengurangan aktivitas di lembaga pendidikan dapat mengurai kemacetan yang selama ini memicu pemborosan bahan bakar.

Sebelum kebijakan ini keluar, institusi sekolah tingkat dasar dan menengah sebenarnya sudah lebih dulu memasuki masa libur Ramadan.

baca juga

Pemerintah kini mengeluarkan pedoman ketat bagi perkantoran agar beralih menggunakan cahaya matahari alami untuk meminimalisir pemakaian lampu.

"Universitas mengonsumsi listrik dalam jumlah besar untuk asrama mahasiswa, ruang kelas, laboratorium, dan pendingin udara. Penutupan lebih awal akan membantu meringankan tekanan pada sistem listrik negara," kata seorang pejabat pemerintah.

Kelangkaan BBM dan Fenomena Panic Buying

Ketidakpastian pasokan energi global memicu gelombang kekhawatiran luar biasa di kalangan masyarakat Bangladesh sejak akhir pekan lalu.

Banyak pemilik kendaraan terpantau mengantre hingga belasan jam di berbagai SPBU kota Dhaka demi mendapatkan jatah bahan bakar.

Aksi borong atau panic buying yang dilakukan warga memaksa pemerintah menerapkan sistem pembatasan penjualan harian sejak Jumat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemlu RI Kawal Kepulangan 32 WNI dari Iran, Ini Jadwal Kedatangannya

Kemlu RI Kawal Kepulangan 32 WNI dari Iran, Ini Jadwal Kedatangannya

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 11:45 WIB

Iran Ancam Balik Militer AS yang Berencana Kawal Kapal Tanker di Selat Hormuz: Kami Tunggu!

Iran Ancam Balik Militer AS yang Berencana Kawal Kapal Tanker di Selat Hormuz: Kami Tunggu!

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 11:04 WIB

10 Hari Lagi Lebaran, Iran Mulai Terasa Seperti Neraka, Udara Beracun di Mana-mana

10 Hari Lagi Lebaran, Iran Mulai Terasa Seperti Neraka, Udara Beracun di Mana-mana

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 11:02 WIB

Terkini

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

News | Senin, 14 September 2026 | 14:33 WIB

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:23 WIB

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 14:17 WIB

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

News | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

×