Apa Itu Rudal Tomahawk? Senjata Jarak Jauh yang Tewaskan Ratusan Anak di iran

Selasa, 10 Maret 2026 | 14:25 WIB
Apa Itu Rudal Tomahawk? Senjata Jarak Jauh yang Tewaskan Ratusan Anak di iran
Ilustrasi Rudal Tomahawk yang mengguncang wilayah selatan Iran dan menghancurkan fasilitas pangkalan militer yang berdampingan dengan area pendidikan. [raytheon.com]
Baca 10 detik
  • Sebanyak 110 anak tewas akibat proyektil canggih menghantam fasilitas militer di selatan Iran.
  • Pengamat militer menduga amunisi yang digunakan adalah rudal jelajah Tomahawk yang dimiliki AS.
  • Rudal Tomahawk adalah rudal jelajah jarak jauh subsonik, diproduksi RTX untuk serangan presisi darat.

Suara.com - Sebanyak 110 anak dilaporkan tewas setelah sebuah proyektil canggih menghancurkan fasilitas pangkalan militer yang berdampingan dengan area pendidikan di selatan Iran.

Data dari pemerintah setempat menyebutkan bahwa mayoritas korban meninggal dunia merupakan anak-anak.

Kantor berita Mehr merilis video yang menunjukkan detik-detik mengerikan saat senjata pemusnah itu menghantam sasarannya.

Para pengamat militer menekankan bahwa jenis amunisi yang digunakan adalah rudal jelajah jarak jauh tipe Tomahawk.

Identifikasi ini menjadi krusial karena teknologi Tomahawk hanya dioperasikan secara resmi oleh militer Amerika Serikat.

Lalu, apa itu rudal Tomahawk?

Melansir berbagai sumber, Rudal Tomahawk (BGM-109) adalah rudal jelajah (cruise missile) subsonik jarak jauh, segala cuaca, yang diproduksi oleh RTX.

Dirancang untuk serangan presisi terhadap sasaran darat bernilai tinggi, rudal ini diluncurkan dari kapal permukaan atau kapal selam dengan jangkauan 1.250–2.500 km, serta mampu terbang rendah untuk menghindari radar.

Rudal ini dikenal akurat, digunakan untuk menyerang target darat, pertahanan udara, dan jaringan listrik. Rudal ini terbang dengan kecepatan subsonik (sekitar 885 km/jam) di ketinggian rendah, membuatnya sulit dideteksi.

Baca Juga: Begini Cara Kerja Drone MQ-9 Reaper AS yang Ditembak Jatuh Militer Iran

Untuk sistem pandu, rudal tersebut menggunakan kombinasi GPS, radar Terrain Contour Matching (TERCOM), dan Digital Scene Matching Area Correlation (DSMAC) untuk presisi tingkat tinggi.

Rudal ini juga dirancang untuk diluncurkan dari tabung torpedo kapal selam, sel peluncur vertikal kapal permukaan (VLS), atau peluncur darat.

Sedangkan untuk hulu ledak, umumnya membawa hulu ledak konvensional seberat 453 kg (1.000 pon), namun desain aslinya memungkinkan penggunaan hulu ledak nuklir, meskipun sekarang lebih difokuskan pada peran konvensional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI