Alert! Perang AS-Israel vs Iran Dorong Harga BBM, Listrik, dan KPR di Sini Meroket

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 10 Maret 2026 | 14:10 WIB
Alert! Perang AS-Israel vs Iran Dorong Harga BBM, Listrik, dan KPR di Sini Meroket
ILUSTRASI perang (Suara.com)
baca 10 detik
  • Perang AS-Israel lawan Iran memicu lonjakan harga BBM dan tarif listrik di Inggris.

  • Menteri Keuangan memperingatkan inflasi 5 persen dan potensi resesi akibat gangguan Selat Hormuz.

  • Tagihan energi rumah tangga diprediksi membengkak hingga melampaui angka £2.000 per tahun.

Suara.com - Serangan militer AS-Israel ke Iran membuat sejumlah negara di dunia di ambang krisis ekonomi. Inggris menjadi salah satu negara yang terancam atas perang di Timur Tengah tersebut.

Melansir dari laporan Dailymail, harga bensin dan pemakaian listri di Inggris melonjak, sementara suku bunga KPR ikut terdorong, memicu kekhawatiran inflasi meningkat.

Harga minyak mentah sempat menyentuh $120 per barel, sebelum berfluktuasi di bawah $90 pada perdagangan malam hari.

“Konsumen membayar harga dari serangan berani AS dan Israel terhadap Iran,” ujar Susannah Streeter dari Wealth Club.

Kenaikan harga energi diperkirakan membuat tagihan listrik dan gas rumah tangga melewati £2.000 per tahun pada musim panas.

Menteri Keuangan Inggris, Rachel Reeves, memperingatkan, “Perang ini kemungkinan besar memberi tekanan naik pada inflasi,” yang diperkirakan mencapai 5 persen.

Perdana Menteri Keir Starmer menambahkan, “Semakin lama konflik ini berlangsung, semakin besar dampaknya bagi ekonomi dan kehidupan rumah tangga serta bisnis di seluruh negeri.”

Ahli ekonomi memperingatkan risiko resesi karena gangguan pasokan minyak di Selat Hormuz, jalur vital yang mengalirkan seperlima minyak dunia.

Harga gas Eropa kini mencapai $170 per therm, lebih dari dua kali lipat dibanding sebelum perang.

baca juga

RAC melaporkan, harga bensin naik 5p per liter dan diesel 9p, sementara biaya pinjaman pemerintah meningkat, membatasi ruang fiskal pemerintah untuk mengurangi beban keluarga.

Ekonom Deutsche Bank, Sanjay Raja, menilai, “Ini merupakan gelombang baru dalam krisis biaya hidup yang sedang berlangsung,” sementara Martin Beck dari WPI Strategy memperingatkan, “Ekonomi bisa stagnan atau bahkan memasuki resesi.”

AS menegaskan kendali Selat Hormuz tetap aman, namun ketegangan regional terus memicu volatilitas harga energi global, yang langsung terasa di kantong masyarakat Inggris dan dunia.

Kontributor: Adam Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Cara Kerja Drone MQ-9 Reaper AS yang Ditembak Jatuh Militer Iran

Begini Cara Kerja Drone MQ-9 Reaper AS yang Ditembak Jatuh Militer Iran

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 13:39 WIB

Media Luar Ungkap Perang AS-Iran Terus Memanas, Ini Penyebabnya

Media Luar Ungkap Perang AS-Iran Terus Memanas, Ini Penyebabnya

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 13:17 WIB

Penyelidikan Serangan Sekolah Iran: Bukti Mengarah ke Rudal AS

Penyelidikan Serangan Sekolah Iran: Bukti Mengarah ke Rudal AS

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 13:03 WIB

Terkini

Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar

Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:50 WIB

TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global

TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:49 WIB

Muktamar ke-35 PBNU Segera Digelar: Gus Ipul Ungkap Sosok yang Berpeluang Pimpin Nahdlatul Ulama

Muktamar ke-35 PBNU Segera Digelar: Gus Ipul Ungkap Sosok yang Berpeluang Pimpin Nahdlatul Ulama

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:48 WIB

Punya Kuasa Ambil Alih Kasus Febrie, KPK: Tapi Bukan Seperti Memungut Barang di Jalan!

Punya Kuasa Ambil Alih Kasus Febrie, KPK: Tapi Bukan Seperti Memungut Barang di Jalan!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:46 WIB

Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat

Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat

Sulsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:45 WIB

Tak Lagi Polos, Deodorant Tawas Kini Punya Aroma yang Lebih Personal

Tak Lagi Polos, Deodorant Tawas Kini Punya Aroma yang Lebih Personal

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:44 WIB

Rilis Trailer Utama, Film Live Action Look Back Umumkan 6 Pemeran Baru

Rilis Trailer Utama, Film Live Action Look Back Umumkan 6 Pemeran Baru

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:40 WIB

Menteri Dipanggil Prabowo Bahas Koperasi, Anak Buah Tegaskan Kopdes Bukan Supermarket

Menteri Dipanggil Prabowo Bahas Koperasi, Anak Buah Tegaskan Kopdes Bukan Supermarket

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:37 WIB

Cemburu Lihat Tanda Merah di Leher, Suami Habisi Nyawa Istri Saat Main HP

Cemburu Lihat Tanda Merah di Leher, Suami Habisi Nyawa Istri Saat Main HP

Sulsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:32 WIB

×