Dituding Pendukung Iran, Remaja Israel Anti Perang: Kami Lebih Takut Fasis dibanding Rudal

Arief Apriadi | Suara.com

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:22 WIB
Dituding Pendukung Iran, Remaja Israel Anti Perang: Kami Lebih Takut Fasis dibanding Rudal
Aktivis anti perang dari Israel, Itamar Greenberg menjadi sasaran kebencian. [Dok. X/Itamar Greenberg]
  • Survei IDI menunjukkan 93% warga Yahudi-Israel mendukung serangan balasan terhadap Iran meskipun terjadi serangan balasan menghancurkan.
  • Aktivis anti-perang seperti Itamar Greenberg dan Ofer Cassif mengalami kebencian, serangan fisik, serta pengawasan polisi.
  • Netanyahu menggunakan retorika ekstrem, membandingkan Iran dengan Amalek, di tengah polarisasi masyarakat Israel terhadap perang.

Suara.com - Mayoritas warga Israel dilaporkan tetap mendukung perang terhadap Iran meski negara mereka menerima serangan balasan yang menghancurkan.

Survei dari Israel Democracy Institute (IDI) menunjukkan 93% responden Yahudi-Israel mendukung serangan ke Iran, sementara 74% mendukung Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Namun situasi ini membuat aktivis anti perang dari Israel, Itamar Greenberg menjadi sasaran kebencian.

Aktivis anti-perang berusia 19 tahun, menjadi sasaran kampanye kebencian dan serangan fisik.

“Tidak ada yang membicarakan oposisi terhadap perang,” kata Greenberg dilansir dari Aljazeera.

“Situasinya makin keras dan kekerasan terhadap kami meningkat.”

Ia menceritakan polisi menunggu saat protes dan melakukan penggeledahan paksa secara ilegal.

Hal sama juga dialami anggota partai oposisi dan aktivis anti-perang, Ofer Cassif dari Hadash.

"Ketika keluar rumah, saya lebih khawatir terhadap serangan fisik oleh fasis daripada rudal.”

Ia menambahkan bahwa oposisi terhadap perang ke Iran dianggap mendukung rezim Teheran padahal mereka menentang pemerintah Netanyahu, bukan Iran.

Analisis politik menyoroti polarisasi ekstrem di Israel usai perang melawnan Iran ini. Menurut analisi politik Ori Goldberg dari Tel Aviv, kondisi Israel saat ini berada tanpa jalan tengah dan harus menerima konsekuensi rudal-rudal balasan Iran.

“Israel telah menjadi masyarakat tanpa jalan tengah, tanpa kemampuan berdiskusi. Siapa pun yang menentang perang diperlakukan seolah-olah mustahil.”

Sementara itu, Netanyahu menggunakan retorika apokaliptik di lokasi serangan rudal Iran di Yerusalem Barat.

Apokaliptik merupakan paham atau keyakinan mengenai akhir zaman, kehancuran dunia, dan transisi menuju dunia baru yang sering kali dianggap lebih baik.

Ia membandingkan rakyat Iran dengan musuh umat Yahudi dalam Alkitab, Amalek. “Kami mengingat apa yang dilakukan Amalek terhadap kalian. Kami mengingat, dan kami bertindak,” ujarnya kepada wartawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjebak di Jalur Neraka Hormuz, Begini Nasib 2 Kapal Raksasa Pertamina

Terjebak di Jalur Neraka Hormuz, Begini Nasib 2 Kapal Raksasa Pertamina

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:17 WIB

Israel Porak-poranda Dibom Iran, Tunggu Waktu Kehancuran Zionis

Israel Porak-poranda Dibom Iran, Tunggu Waktu Kehancuran Zionis

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:12 WIB

Mengenal Pertahanan Mosaik: Taktik Perang Iran yang Bikin AS dan Israel Boncos

Mengenal Pertahanan Mosaik: Taktik Perang Iran yang Bikin AS dan Israel Boncos

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 15:59 WIB

Update Korban Perang: 1.332 Rakyat Iran Tewas Dibom Rudal AS-Israel

Update Korban Perang: 1.332 Rakyat Iran Tewas Dibom Rudal AS-Israel

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 15:46 WIB

Israel Ancam Incar Nyawa Pimpinan Baru Iran, 18 Aset Militer AS di Timur Tengah Terpetakan

Israel Ancam Incar Nyawa Pimpinan Baru Iran, 18 Aset Militer AS di Timur Tengah Terpetakan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 15:35 WIB

Terkini

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:21 WIB

Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?

Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:15 WIB

263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:11 WIB

Wacana Tarif Purbaya, Menhan Malaysia Tegas: Tak Ada Negara Bisa Kuasai Selat Malaka!

Wacana Tarif Purbaya, Menhan Malaysia Tegas: Tak Ada Negara Bisa Kuasai Selat Malaka!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 06:55 WIB

Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?

Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:26 WIB

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan

Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:58 WIB

Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!

Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:45 WIB

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:29 WIB